Cara Direct eMMC Tanpa Box

0

Bagi kamu para pengguna eMMC tentu sudah tidak asing lagi pada eMMC. eMMC yang biasa ada pada ponsel berbasis Android ini pada prakteknya cukup sulit untuk dilakukan setting. Salah satu faktornya adalah tools yang tidak mensupport seperti box untuk melakukan scanning.

embedded Multi Media Card atau yang selama ini kita mengenalnya sebagai eMMCmerupakan componen yang selalu dipasang di board handphone yang isinya adalah flash memory plus controller.

Kerusakaan eMMC


Penggunaan yang salah, tak jarang menyebabkan eMMC ini mengalami kerusakan. Kerusakan paling umum, diketahui dengan perangkat mengalami bootloop atau mati total. Cara lain untuk menemukan kerusakan dengan menggunakan power supply. Dimana nantinya hanya ditandai dengan getar tidaknya suatu perangkat. Tanda-tanda kerusakan eMMC lainnya juga dapat diketahui melalui:

  • Gagalnya factory reset

Nah, saat atau apabila terjadi bootlop biasanya kamu akan mencoba untuk melakukan factory reset. Hal ini umum dan pasti dilakukan untuk mengmbalikan perangkat ke pengaturan pabrik atau awal. Apabila saat kita melakukannya ternyata gagal, maka sudah dapat dipastikan eMMC bermasalah atau mengalami kerusakan.

  • Muncul notifikasi Unfortunately application has stop

Tanda berikutnya adalah muncul pesan atau notifikasi Unfortunately application has stop yang berarti ‘sayangnya aplikasi telah berhenti’. Ini menandakan controller yang terdapat pada eMMC sedang konslet.

  • Auto  restart dan hang

Berikutnya yang mengindikasikan eMMC bermasalah adalah perangkat yang kamu miliki seringkali restart sendiri dan tak jarang hang. Paling umum saat digunakan, control layar berjalan sendiri.

  • Setiap melakukan penginstalan aplikasi selalu gagal

Ini mungkin saja terjadi sebab aplikasi yang diinstal tidak dapat mendaftarkan programnya ke eMMC.

  • Corrupt pada Internal Memory

eMMC bermasalah juga ditandai dengan internal memory yang corrupt atau berkurang yang tidak sesuai dengan kapasitas seharusnya. Ini bisa dilihat ketika masuk ke setting/pengaturan, pada kolom bagan internal memory kapasitasnya turun jauh. Misal jika seharusnya 16 GB namun yang terdeteksi hanya 10 GB atau di bawahnya.

  • Kegagalan Upgrade

eMMC yang rusak juga ditandi dengan upgrade yang selalu gagal baik itu secara online maupun melalui external  memory.

  • Ketika dilakukan flash ulang muncul notifikasi ‘Brom Error

Terakhir ditandai dengan munculnya notifikasi ‘Brom Error’saat dilakukan flash ulang. Baik itu dilakukan dengan box maupun tanpa box sekalipun.

Cara Direct EMMC Tanpa Box


Umumnya jika eMMC menalami kerusakan maka perbaikannya adalah dengan menggunakan box flasher. Biasanya, box  flasher yang digunakan pun menggunakan UFI box atau dengan JTAG. Cara perbaikannya pun ada 2 cara utama yakni dengan melakukan direct dan melakukan penggantian eMMC baru.

Khusus penggantian eMMC baru, harus terlebih dahulu diisi file yang biasa disebut dengan dump file. Nah, berbeda dengan penggantian, direct eMMC merupakan cara perbaikan dengan melakukan flashing ulang. Flashing ini juga menggunakan dump file namun bedanya tanpa harus mengangkat IC e MMC dari board perangkat.

Direct eMMC merupakan opsi pertama yang sering dipakai oleh kebanyakan orang apabila IC eMMC yang dibutuhkan adalah langka dan sulit ditemukan, seperti halnya sudah lama tidak diproduksi. Sayangnya, melakukan direct atau flash ulang ini memiliki kelemahan yakni jika IC eMMC yang rusak utamanya pada bagian controller. Kendati dilakukan flash ulang, hanya akan bertahan beberapa hari selebihnya akan rusak kembali dan perlu flashing berulang.

Adapun cara direct eMMC tanpa menggunakan box bisa dengan langkah berikut. Namun yang pelu diketahui perbaikan tanpa box hanya dapat dilakukan pada chipset tertentu seperti Mediatek (MTK) dan Qualcom. Selain itu, kemungkinan pada beberapa soc tanpa boot partition yakni Spreadtrum juga smartphone produk China.

  1. Pertama download aplikasi booster yakni MTK Preloader eMMC Parser, SpFlashtool MTK, dan MAUI Meta. Selanjutnya jalankan terlebih dahulu MTK Preloader, pilih browser, masukkan file preloader yang disesuaikan dengan jenis dan type HP.
  2. Penggunaan MTK Preloader ini adalah untuk mengetahui jenis eMMC apa saja yang kiranya support dengan preloader tersebut. Biasanya akan muncul beberapa jenis eMMC pada kolom. Nah, kamu hanya tingga pilih salah satu yang support dan mudah untuk dilakukan flashing.
  3. Setalah tahu eMMC mana saja yang support, kamu tingga mengangkat eMMC dari board . Kemudian pasang eMMC sesuai dengan preloader tersebut. Jangan lupa untuk mengecek ulang dengan power supply, tekan tombol power pastikan konsumsi arus normal.
  4. Kemudian jalankan SpFlashtool, masuk pada file scatter, baru pilih tab format dan pilih erase whole flash. Setelah terformat, kembali pada tab download untuk melakukan flashing  dan pilih format all+download. Setelah tahapan selesai, coba cabut baterai dan pasang kembali dan nyalakan.

Nah, itulah pembahasan mengenai cara direct eMMC tanpa menggunakan box, sekian dan selamat mencobanya di rumah.

BACA JUGA!

Cara Menjalankan File APK di PC Tanpa Software