Candi Peninggalan Hindu di Indonesia Terbesar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Candi-Peninggalan-Hindu-di-Indonesia-Terbesar[1]
Daftar Topik

Agama Hindu di negara Indonesia merupakan agama yang dibawa dari Tiongkok dan India oleh para musafir. Dari beberapa musafir yang membawa agama Hindu yang terkenal yaitu Maha Resi Agastya. Dia terkenal sebagai musafir dari India dan dikenal dengan sebutan Batara Guru atau juga Dwipayana. Agama Hindu ini tersebar mulai abad ke-4, dibuktikan dengan berdirinya kerajaan Tarumanegara serta kerajaan Mataram.

Terdapat beberapa teori tentang awal masuknya agama Hindu ke Indonesia. Teori pertama yaitu teori Vaishya yang berpendapat bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia karena dibawa oleh para pedagang dari Hindustan. Mereka menyebarkan agamanya dengan cara menikah dengan penduduk lokal. Ada juga ada teori Kshatrya dengan pendapatnya bahwa prajurit Hindustan pergi ke Nusantara untuk berlibur setelah melakukan peperangan.

Sedangkan teori Brahmana menggunakan sudut pandang tradisional yakni misionaris Hindu menyebarkan Hindu kepada para penduduk asli Indonesia. Teori Brahmana ini merupakan teori nasionalis dengan pernyataan bahwa para bangsawan kerajaan setelah melakukan perjalanan di Hindustan telah menganut agama Hindu.

Seiring dengan berkembangnya agama Hindu maka didirikanlah candi-candi yang mereka gunakan sebagai tempat ibadah. Selain itu, candi juga memiliki fungsi untuk upacara ritual serta pemujaan kepada dewa. Sedangkan di Agama Hindu ada 3 dewa yaitu sang pencipta dewa Brahma, sang pelebur dewa Siwa serta sang pemelihara dewa Wisnu.

Candi peninggalan Hindu di Indonesia tersebar di pulau Jawa yakni Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Candi-candi tersebut pada dasarnya mempunyai arsitektur yang sama persis. akan tetapi yang membedakan antara candi yaitu pada akson serta ornamen yang ada di dalamnya.

Nah, kali ini kami akan membahas tentang candi peninggalan Hindu di Indonesia terbesar. Kamu bisa mengunjungi candi-candi tersebut untuk mengulang sejarah maupun untuk berwisata.

Candi Prambanan – Yogyakarta

Candi peninggalan Hindu di Indonesia terbesar yaitu candi Prambanan yang ada di Yogyakarta. Candi Prambanan juga terkenal dengan sebutan candi Roro Jonggrang. Sebab adanya legenda tengang Roro Jonggrang dipersunting Bandung Bondowoso. Karena ratu Roro Jonggrang tersebut tidak memiliki niatan untuk menikah dengan Bandung Bondowoso, maka Roro Jonggrang memberikan isyarat kepada Bandung Bondowoso untuk membuat candi sebanyak 1000 hanya dalam satu malam.

Bandung Bondowoso pun mengerahkan seluruh kesaktiannya dan meminta bantuan juga kepada para jin. Pada akhirnya, semua candi tersebut hampir selesai sebelum waktu fajar tiba. Akan tetapi Roro Jonggrang tidak mau kalah Untuk membatalkan terselesaikannya candi tersebut. Berakhirnya Bandung Bondowoso tahu bahwa Roro Jonggrang telah berbuat curang dan pada akhirnya Bandung Bondowoso mengutuk Roro Jonggrang menjadi patung sebagai pelengkap sandi yang kurang.

Candi Prambanan ini dibangun pada masa kerajaan Mataram sekitar abad ke-9 menurut para arkeolog. Candi Prambanan di bangun guna menghormati dewa Siwa dan diperkuat pula dengan tulisan yang ada di dalam prasasti Siwagraha dengan menggunakan bahasa Sansekerta yang memiliki arti Rumah Siwa. Di dalam candi Prambanan juga ada 1 patung yaitu patung Dewa Siwa dengan tinggi 3 m. Patung tersebut juga diyakini sebagai patung Roro Jonggrang.

Baca Juga: 9 GEREJA TERTUA DI INDONESIA YANG PALING TERKENAL

Candi Arca Gupolo – Yogyakarta

Candi peninggalan Hindu di Indonesia yang berikutnya adalah candi Arca Gupolo. Letaknya berada di kelurahan Sambirejo, Yogyakarta dengan mempunyai 7 arca. Seperti Arca Agastya yang ukurannya bisa sampai 2 meter. Arca tersebut sangat identik dengan trisula yakni simbol dari Dewa Siwa.

Candi arca gupolo memiliki ciri khasnya yaitu terdapat sumur abadi di dalam kompleks candi arca gupolo. Sumur abadi tersebut banyak dimanfaatkan oleh para penduduk pada saat masuk musim kemarau panjang. Mereka memanfaatkan sumur di kompleks Candi arca gupolo tersebut karena umurnya tidak pernah kering.

Konon Candi arca gupolo ini masih punya hubungan yang erat dengan Candi Prambanan. Gupolo sendiri merupakan nama dari Patih raja ratu Boko yang mempunyai candi ratu boko. Sedangkan ratu Boko tersebut merupakan nama dari ayah Roro Jonggrang. Maka dari itu kedua Candi tersebut masih mempunyai hubungan yang erat.

Candi Cetho – Jawa Tengah

Candi peninggalan Hindu yang terakhir adalah Candi Ceto yang ada di Jawa tengah. Contoh tersebut dibangun sekitar abad ke-15 di masa kerajaan Majapahit akhir. Candi Ceto ini ditemukan oleh pemerintah Hindia Belanda yang telah terkubur di dalam tanah reruntuhan.

Nah, ikan ada di candi peninggalan Hindu di Indonesia terbesar dan merupakan candi candi dengan sejarah yang sangat penting. maka dari itu jika kamu ingin mencari tahu tentang candi peninggalan Hindu maka artikel ini bisa kamu jadikan sebagai referensi untuk menjawab pertanyaan kamu.

Jihan Ariya
Jihan Ariya
Honestly gak gitu lincah dalam menulis sih, tapi tak apa, yang penting heppy :D
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP