Biaya Hidup di Jakarta Tahun 2020

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
4620-JKT
Daftar Topik

Jakarta adalah kota metropolitan yang lengkap dengan hingar bingar yang mampu menghipnotis banyak orang. Ibukota negara Indonesia ini merupakan kota yang menjadi impian bagi banyak orang untuk merubah nasib, karena Jakarta kota dengan aneka ragam pusat industri dan upah minimum untuk pekerja paling tinggi dari daerah lainnya. Namun, Anda harus mengetahui terlebih dahulu Biaya Hidup Di Jakarta jika ingin tinggal atau merantau disana.

Selain terkenal dengan kota metropolitan, Jakarta juga dikenal sebagai kota dengan kehidupan yang lumayan keras. Untuk itu, pastikan Anda mempunyai mental yang kuat dan juga berkeahlian dalam bidang tertentu. Jangan sampai memutuskan datang ke kota Jakarta hanya bermodalkan tekad saja, karena mencari pekerjaan di sana tergolong susah jika tidak ada kenalan atau relasi.

Agar lebih jelas mengenai berapa Biaya Hidup Di Jakarta, cermati beberapa ulasan berikut ini.

Pembiayaan untuk Tempat Tinggal


Apabila Anda ingin tinggal di kota Jakarta, tentunya harus memperhatikan biaya yang harus dikeluarkan untuk tempat tinggal. Karena, di kota ini harga sewa untuk rumah yang bisa dijadikan tempat tinggal tergolong mahal. Untuk harga kontrakan biasa, ditawarkan mulai kisaran 1 sampai 5 juta. Harga tersebut belum termasuk tagihan listrik dan juga air.

Jika Anda ingin tinggal di wilayah Jakarta Pusat atau Jakarta selatan, harga sewa rumah kontrakan akan lebih mahal. Hal ini karena di dua wilayah tersebut banyak berdiri gedung perkantoran, sehingga menyebabkan harga bangunan maupun tanah menjadi lebih mahal.  Apabila belum memiliki pasangan, tentunya bisa menyewa tempat kos atau kontrakan dengan harga 1 jutaan.

Namun, jika sudah berkeluarga dan mengajak serta untuk tinggal di Jakarta, Anda harus siap dengan pengeluaran yang cukup besar  hanya untuk tempat tinggal saja.

Pembiayaan untuk Makan Sehari-hari


Kebutuhan konsumsi sehari-hari, apalagi di kota besar seperti Jakarta membutuhkan pengeluaran yang cukup besar. Hal tersebut bisa terjadi karena harga bahan pokok seperti sayuran dan bumbu tergolong lebih mahal, bahkan banyak warga Jakarta yang memilih membeli masakan jadi di warteg atau restoran agar lebih praktis.

Di dalam satu bulan, total pengeluaran untuk kebutuhan makan sehari-hari bisa mencapai kisaran 1 hingga 2 juta. Hal ini karena, pengeluaran dalam sehari bisa mencapai 45 ribu apabila dihitung makan 3 kali dengan harga per porsi minimal 15 ribu rupiah.  Pengeluaran untuk makan sehari-hari sebesar 1 jutaan tersebut dihitung secara perorangan, jika Anda sudah mempunyai keluarga maka nominalnya akan bertambah.

Pembiayaan untuk Transportasi


Hal selanjutnya yang membutuhkan biaya cukup banyak adalah tentang transportasi, manusia di jaman sekarang pasti akan sangat kesusahan menjalankan aktivitas jika tidak menggunakan mode transportasi. Bahkan, alat transportasi saat ini sudah menjadi gaya hidup dari masyarakat dan menjadi kebutuhan yang wajib untuk dipenuhi.

Jika Anda ingin tinggal di Jakarta dan belum mempunyai kendaraan pribadi, maka harus siap mengeluarkan anggaran untuk naik transportasi umum. Adapun total anggaran per harinya sekitar 15 sampai 25 ribu sekali jalan, namun jumlah tersebut jauh lebih murah dibandingkan dengan anggaran yang harus dikeluarkan jika menggunakan kendaraan pribadi untuk transportasi sehari-hari. Total biaya untuk kendaraan pribadi setiap bulannya adalah sekitar 400 sampai 700 ribu, dihitung berdasarkan uang bensin, uang parkir dan juga servis.

Anggaran untuk Pulsa


Gadget atau smartphone menjadi kebutuhan primer bagi setiap orang, tanpa gadget banyak yang bilang hidup menjadi kurang sempurna. Hal tersebut bisa terjadi karena saat ini gadget atau hp bisa membuat komunikasi menjadi lebih mudah, sehingga aktivitas sehari-hari bahkan penjualan dan pembelian bisa dilakukan secara daring sehingga lebih mudah.

Agar gadget bisa selalu digunakan, tentunya membutuhkan pulsa. Adapun anggaran pulsa telepon per bulannya bisa mencapai 50 sampai 200 ribu perbulannya. Jika ditambah dengan pulsa untuk kuota data atau internet lebih mahal lagi, yaitu sekitar 300 ribu di setiap bulannya.

Yang perlu dipahami adalah, sebagian besar masyarakat Jakarta mempunyai gaya hidup menggunakan pulsa pasca bayar sehingga hal tersebut menyebabkan pengeluaran untuk pulsa menjadi tidak terkontrol dan semakin besar.

Pembiayaan yang Diperlukan untuk Lifestyle


Seperti yang diketahui oleh banyak orang, Jakarta dikenal sebagai kota dengan kehidupan yang lumayan keras dengan tekanan kerja terbilang tinggi. Belum lagi jika Anda tinggal di kota ini, akan menghadapi kemacetan setiap harinya dan menguji kesabaran. Tentunya agar pikiran tidak penat dan bisa maksimal saat bekerja, sekali-kali perlu meluangkan waktu untuk sekedar jalan-jalan atau bahkan berbelanja dan nongkrong bersama rekan.

Namun, jangan sampai Anda tidak bisa mengontrolnya. Karena di Jakarta merupakan pusat terlengkap untuk memenuhi kebutuhan lahiriah seperti baju, makanan bakan hiburan. Semakin sering Anda berbelanja atau nongkrong di kafe-kafe, maka pengeluaran akan semakin besar dan menurut beberapa survei sebagian warga Jakarta menghabiskan sekitar 200 hingga 500 ribu perbulan hanya untuk memenuhi lifestyle yang terbilang tinggi.

Setelah mengetahui Berapa Biaya Hidup di Jakarta yang sudah diulas secara singkat di atas, Anda bisa menimbang kemampuan diri sendiri. Jangan sampai datang ke Jakarta tanpa persiapan, walaupun biaya hidup disana terbilang tinggi, masih ada acara untuk berhemat yaitu menghindari terlalu sering nongkrong dan membeli makan di warung, menggunakan wifi public agar biaya untuk pulsa menjadi hemat, dan naik kendaraan umum.

BACA JUGA!

Berikut 5 Mall yang Wajib Kamu Kunjungi Ketika di Jakarta

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP