Biaya dan Prosedur Balik Nama Mobil yang Harus Kamu Tahu

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
all-new-terios2_20180220_175325[1]
Daftar Topik

Banyak orang yang berbondong-bondong membeli mobil untuk merasakan nyamannya berkendara dengan menggunakan kendaraan yang satu ini. Bahkan, banyak pula yang berpikir bahwa tak masalah menggunakan mobil bekas asalkan memberikan kenyamanan terutama bagi orang yang disayangi.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat akan membeli mobil bekas, seperti biaya balik nama mobil. Ketika mobil sudah berpindah kepemilikan, maka ada suatu keharusan untuk membayar biaya balik nama mobil untuk kepemilikan mobil tersebut.

Biaya Balik Nama Mobil

Sebagian besar orang masih ada yang enggan untuk mengurus biaya balik nama mobil yang telah dibeli karena khawatir dengan tingginya biaya yang harus dikeluarkan. Perlu kamu tahu, bahwa ternyata jika dihitung-htung lagi, biaya balik nama mobil tidaklah terlalu tinggi. Biaya balik nama mobil ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu biaya pajak dan biaya di luar pajak.

Biaya Pajak

Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan (SWDKLLJ)

Sumbangan ini merupakan biaya yang sudah ditentukan oleh pemerintah, sehingga sumbangan ini bersifat wajib. Pada umumny, kamu hanya perlu membayar sekitar Rp143.000 untuk satu mobil penumpang non-angkutan.

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB)

Setelah sumbangan wajib dana kecelakaan lalu-lintas jalan (SWDKLLJ), ada lagi istilah salah satu komponen balik nama yaitu BBN-KB. Biaya ini adalah biaya yang harus dikeluarkan ketika kamu membeli kendaraan baru dan bekas. Biaya yang dlikeluarkan pun tentunya berbeda-beda sesuai dengan kebijakan setiap daerah. Selain itu, tarif BBN kendaraan yang baru dan yang bekas akan berbeda pula.

Misalnya, jika kamu membeli kendaraan yang baru (BBN1) di wilayah Jakarta, maka tarifnya sekitar 10% dari nilai kendaraan. Tetepi jika kamu membeli kendaraan bekas (BBN2), kamu hanya perlu membayar 1% dari nilai kendaraan. Sehingga, terkadang pemerintah daerah mengadakan program BBN gratis di akhir tahun. Sebaiknya kamu sering meng-update informasi mengenai BBN gratis yang terkadang ditawarkan oleh pemerintah daerah sekitar tempat tinggalmu.

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Salah satu komponen biaya balik nama mobil yang satu ini bisa kita lihat di STNK dengan patokan biaya yang biasanya tidak berubah dari pajak tahun yang lalu. Bahkan, biaya tersebut bisa saja turun seiring dengan bertambahnya usia mobil yang kamu miliki. Pajak progersif adalah pajak yang dibayarkan jika kamu memiliki lebih dari satu unit mobil. Tarif pajak ini nilainya akan terus naik sesuai dengan urutan kepemilikan mobil yang kamu miliki.

Biaya Di Luar Pajak

Selain biaya pajak, ada pula biaya yang harus kamu bayarkan di luar pajak. Berikut merupakan beberapan biaya di luar pajak:

  • Pemberian tip pada petugas cek fisik, nominalnya bebas namun biasanya Rp. 10.000
  • Pengesahan hasil cek fisik sebesar Rp. 30.000 (biaya ini tanpa kwitansi)
  • Pendaftaran balik nama STNK Rp 30.000 untuk mobil (biaya ini juga tanpa kwitansi)
  • Pendaftar balik nama BPKB Rp. 100.000 untuk mobil (ada blanko yang dikeluarkan oleh POLDA setelah pengurusan STNK selesai dan saat pengurusan BPKB yang dapat disetorkan di Bank Rakyat Indonesia).

Cara Mengurus Balik Nama Mobil

Setelah kamu mengetahui biaya balik nama mobil, selanjutnya kamu harus tahu bagaimana prosedur yang harus dilakukan untuk mengurus balik nama mobil yang akan menjadi milik kamu. Ada berbagai macam dokumen yang harus kamu persiapkan sebelum melakukan prosedur biaya balik nama mobilmu.

Menyiapkan dokumen yang dibutuhkan meliputi:

  • Fotokopi KTP pemilik baru
  • BPKB asli dan fotokopinya
  • STNK asli dan fotokopinya
  • Kuitansi jual beli kendaraan yang telah disertai materai Rp 6.000

Prosedur Mengurus Balik Nama Mobil

Berikut ini merupakan prosedur yang harus kamu lakukan jika kamu ingin balik nama mobil.

  1. cek fisik, jangan lupa untuk membawa mobil kamu, nantinya petugas akan mengarahkanmu ke tahap berikutnya.
  2. Setelah masuk ke lajur cek fisik, petugas membawa formulir dan melakukan pengecekan fisik mobil, meliputi nomor rangka dan nomor mesin mobil dengan cara menggosokkan stiker.
  3. Setelah mobil kamu selesai di cek fisik oleh petugas, kemudian kamu diberi formulir dan isilah data sesuai data mobil di STNK.
  4. Formulir yang sudah diisi data dengan lengkap diserahkan kepada petugas yang ada di loket beserta STNK asli. Setelah itu, tunggu nama kamu dipanggil petugas.
  5. Kemudian kamu akan diminta mengumpulkan berkas-berkas yang dibutuhkan ke Gedung Utama yang ada di Samsat.
  6. Berkas-berkas yang kamu serahkan tadi akan dicek oleh petugas. Setelah itu kamu akan diminta menyerahkan BPKB yang asli.
  7. Kemudian setelah kamu dipanggil ambil berkasnya kembali dan serahkan ke loket yang akan mengurusnya.
  8. Selanjutnya setelah kamu dipanggil oleh petugas, ambil berkasnya kembali, dan serahkan ke loket awal. Nantinya, kamu akan diberikan lembar tagihan yang harus dibayarkan untuk biaya balik nama.
  9. Bayarlah biaya tagihan sesuai dengan nominal yang tertera di lembar tagihan. Jika ternyata pajak mobil kamu belum dibayar, maka kamu akan diminta untuk membayarnya langsung saat itu juga. Kemudian, tunggu karena petugas yang akan memproses pembayaran balik nama mobil kamu.
  10. Kamu akan mendapatkan cap tanda lunas dan tanda terima dari berkas-berkas yang kamu kumpulkan tadi setelah melunasi tagihan. Kemudian STNK Asli dengan Nama Baru kamu selesai dibuat. Selanjutnya, kamu harus mengurus BPKB dengan nama baru ke Polda setempat.

Setelah menyelesaikan prosedur biaya balik nama mobil, simpanlah berkas dan cap pelunasan pembayar, untuk antisipasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Demikian pembahasan mengenai biaya dan prosedur balik nama mobil. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA