Antibiotik Ikan Cupang dari Bahan Alami

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
ikan cupang
Daftar Topik

Pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan ikan hias berukuran kecil dengan penuh warna. Ikan ini disebut dengan ikan cupang. Asal dari ikan cupang ini yaitu di asia. Seringkali ikan cupang rentan terhadap beberapa penyakit berbahaya, sehingga jika kamu memiliki ikan cupang sebagai ikan hias, perlu mengetahui pengobatan dan perawatan yang tepat untuk ikan cupang. Agar tidak berbahaya untuk ikan tersebut, bisa memberikan antibiotik dari bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai antibiotik alami dan cara mengenali penyakit ikan cupang, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Mengenali Penyakit Ikan Cupang


Sebelum membahas mengenai antibiotik ikan cupang dari bahan alami alangkah baiknya jika kita mengenali penyakit ikan cupang itu sendiri. Selengkapnya berikut ini cara mengenali penyakit ikan cupang:

1. Infeksi Jamur

Ikan cupang juga rentan terhadap infeksi jamur. Hal ini bisa diketahui jika warna ikan lebih pucat dari biasanya serta terdapat kapas di tubuhnya. Untuk menghindari jamur tumbuh di akuarium, sebaiknya setelah diisi air beri garam. Meski awalnya hanya satu ikan yang terinfeksi jamur, lama-lama akan terinfeksi ke ikan lainnya.

2. Infeksi Popeye

Untuk melihat salah satu mata ikan menonjol dari kepalanya, periksa mata ikan cupang. Jika hal tersebut terjadi, itu tandanya gejala infeksi yang disebut popeye menyerang ikan. Air akuarium yang kotor inilah yang membuat bakteri ini muncul.

3. Infeksi Bakteri

Untuk mengenali penyakit ikan cupang yang lainnya, periksa apakah ikan tersebut memiliki tubuh yang mengembang atau membengkak. Jika hal tersebut terjadi ikan cupang terinfeksi bakteri di dalam ginjalnya. Kondisi ini disebabkan karena kondisi air yang buruk. Selain itu ikan yang mengkonsumsi pakan yang terkontaminasi juga bisa menyebabkan munculnya penyakit.

4. Penyakit Ich

Perhatikan sisik ikan cupang, jika terdapat bintik putih seperti garam atau pasir itu merupakan tanda penyakit ich. Penyakit ini bisa menyebabkan masalah pernapasan pada ikan. Penyakit ini disebabkan karena temperatur air yang tidak beraturan.

5. Infeksi Pada Ekor dan Sirip

Perhatikan ekor atau sirip ikan cupang, jika sirip dan ekornya terlihat memudar ini tandanya ikan terinfeksi bakteri. Bakteri ini bisa menimbulkan pembusukan pada sirip, ekor dan mulut ikan. Penyebab pembusukan ini yaitu ikan yang diserang oleh ikan lain di dalam aquarium. Pembusukan pada ikan ini semakin buruk jika lingkungan aquarium juga kotor.

6. Gejala Velvet atau Parasit

Cobalah menyorotkan senter ke sisik ikan cupang. Jika tubuhnya terlihat berwarna keemasan, itu tandanya gejala velvet atau parasit yang sangat menular. Selain itu tanda-tanda gejala ini seperti nafsu makan berkurang dan menggaruk tubuhnya ke sisi aquarium.

Antibiotik dari Bahan Alami


Setelah mengetahui tanda-tanda penyakit ikan cupang, ada beberapa jenis tumbuhan yang bisa dimanfaatkan sebagai antibiotik. Diantaranya berikut ini antibiotik ikan cupang dari bahan alami.

1. Bawang Putih (Allium Sativum)

Bawang putih ini berguna untuk mengatasi penyakit KHV, bakteri dan parasit pada ikan cupang. Selain itu, bawang putih ini juga berguna menghilangkan bakteri pada ikan patin dan menghilangkan virus pada ikan maa.

Bawang putih mengandung minyak atsiri, allicin 50 g/100 ml. Cara penggunaan bawang putih yaitu haluskan 25 mg bawang putih, lalu campurkan air 1 liter. Lalu rendam ikan didalamnya.

2. Ciplukan (Physalis Angulata L)

Ciplukan berguna untuk menghilangkan bakteri penyebab radang, bengkak, kemarahan pada ikan. Kandungan yang terdapat pada ciplukan ini diantaranya yaitu asam  klorogenat, elaidic acid dan physalin. Cara penggunaan ciplukan ini untuk merendam ikan. Langkah-langkahnya yaitu rebus daun dan buahnya sebanyak 15-30 g. Lalu tambahkan air 100 ml.

3. Eceng Gondok (Eichornia Crassipes)

Eceng gondok ini berguna untuk menjaga kualitas air akuarium, karena bisa menyerap polutan. Selain itu, eceng gondok ini juga sebagai tempat menempel ikan telur. Kandungan aktif dalam eceng gondok ini seperti kalsium, Si02, kalium, klorida, copper, zat besi, saponin, magnesium, saponin, karoten, polifenol, delphinidin 3-diglucosida. Cara penggunaan tanaman ini yaitu masukkan pada 20-25% dari bagian kolam

4. Gamal, Liridiyah (Glyriceridia Sephium)

Gamal merupakan daun segar yang bisa membasmi hama dan predator seperti ikan liar, burung, ular, kepiting dan katak. Daun ini diremas dsn dicampur air. Lalu yang dimasukkan ke dalam kolam yaitu hasil saringannya. Daun gamal ini memiliki kandungan saponin, flavonoid dan polifenol.

Cara penggunaan gamal ini sangat mudah. Siapkan 6 kg daun yang dicacah, lalu dicampur dengan air. Masukkan hasil saringan ke dalam kolam yang luasnya 100 m2. Tunggu 2 hari kemudian agar bangkai predator ini mengapung. Agar air tidak terasa pahit, air dibuang dan diganti 2-3 kali.

Itulah ulasan mengenai antibiotik ikan cupang dari bahan alami serta cara mengenali penyakit ikan cupang. Agar tidak ada penyakit yang menyerang ikan cupang, alangkah baiknya jika selalu menjaga kebersihan air dan aquarium serta berikan makanan yang tepat. Semoga tulisan ini bermanfaat.

BACA JUGA! HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT MEMELIHARA IKAN CUPANG HALFMOON

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA