9 Gereja Tertua di Indonesia yang Ikonis dan Unik

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
9-Gereja-Tertua-Di-Indonesia-yang-Paling-Terkenal[1]
Daftar Topik

9 Gereja Tertua Di Indonesia – Indonesia memiliki berbagai macam agama dan kepercayaan. Salah satunya adalah kristen atau nasrani. Seiring perkembangan zaman, ajaran nasrani pun ikut andil dalam sejarah-sejarah di Indonesia. Bukti-buktinya ada pada gereja-gereja yang masih berdiri kokoh di berbagai pelosok di Indonesia.

Tidak hanya nilai sejarah, gereja-gereja yang berusia cukup tua ini juga memiliki arsitektur yang khas. Banyak bangunan gereja yang masih kokoh berdiri dan memancarkan pesona keindahannya. Gereja mana sajakah itu? Ini dia 9 gereja tertua di Indonesia yang paling terkenal versi Blog elevenia.

9 Gereja Tertua di Indonesia Nan Ikonis dan Unik

1. Gereja Katedral Santo Petrus

gereja-katedral-santo-petrus

Gereja ini dikenal dengan nama Gereja Katedral yang berada di Bandung. Gereja ini mempunyai gaya arsitektur neo-gothic yang mengesankan. Gereja ini juga termasuk gereja yang tua di Indonesia, yaitu dibangun pada tahun 1895.

Di awal pembangunannya, gereja ini memiliki nama yang berbeda dengan sekarang, loh. Yaitu Geraja St. Franciscus Regis. Pada tahun 1921, Ir. Charles Prosper Wolff selaku pendiri gereja ini memerintahkan untuk memperluas area gereja.

2. Gereja Santo Fidelis

gereja-santo-fidelis

Gereja ini terletak di Seberuang, provinsi Kalimantan Barat. Gereja ini tidak kalah tua dengan Gereja Katedral Bandung, hanya berselisih 3 tahun, yaitu sejak 1892.

Gereja ini juga dikenal dengan nama Gereja Sejiram. Konon, tempat ibadah ini menjadi saksi bisu Pastor Looymans yang menyebarkan ajaran nasrani kepada masyarakat di Kalimantan Barat. Ciri khas yang ada pada gereja ini adalah adanya patung ayam di atas gereja.

3. Gereja Blenduk

gereja-blenduk

Jika kamu orang Jawa, kamu pasti tahu arti dari blenduk. Kata itu berarti melembung. Itu digambarkan oleh masyarakat yang melihat bentuk arsitektur dari gereja ini. Gereja ini terletak di Semarang, Jawa Tengah. Dibangun pada tahun 1753 oleh masyarakat Belanda, gereja ini masih berdiri kokoh hingga sekarang.

Gereja Blenduk memiliki kubahnya besar berlapis perunggu yang di dalamnya terdapat sebuah orgel Barok. Gereja ini sempat direnovasi pada 1894 oleh W. Westmaas dan H.P.A. de Wilde, yang menambahkan kedua menara di depan gedung gereja ini. Hingga saat ini gereja Blenduk masih beroperasi sebagai gereja.

4. Gereja Tua Sikka

gereja-tua-sikka

Sekarang waktunya berkunjung ke Maumere, Nusa Tenggara Timur. Di sana, ada gereja tua yang gak kalah unik, nih. Namanya, Gereja Tua Sikka. Hal yang menarik dari gereja ini ialah bentuk bangunannya yang khas Eropa.

Awalnya, gereja ini dibangun pada tahun 1890. Namun baru kembali dimulai pada 1897 berkat bantuan Antonius Djikman SJ yang merupakan arsitek Gereja Katedral di Batavia. Kamu juga dapat menemukan ragam hias berupa motif tenun ikat khas NTT di gereja ini.

Baca juga: 8 Masjid Terbesar di Indonesia, Megah dan Cantik!

5. Gereja Katedral Jakarta

gereja-katedral-jakarta

Gereja ini dibangun pada 1901 oleh para kolonial Belanda. Uniknya, gereja ini pernah digunakan untuk tempat berkumpul para pemuda yang berunding tentang Sumpah Pemuda di tahun 1928. Gaya arsitekturnya menganut neo gotik dan bernuansa Eropa. Jadi, selain menjadi tempat ibadah, gereja ini termasuk salah bangunan bersejarah yang ada di Jakarta. Unik, ya.

6. Gereja Sentrum

gereja-sentrum-manado

Gereja yang satu ini terletak di Sulawesi, tepatnya di Kota Manado, Sulawesi Utara. Gereja Sentrum juga memiliki nama lain, loh. Yaitu Gereja Masehi Injil. Dibangun pada 1677 menjadikannya gereja tertua di Manado.

Uniknya, gereja ini dibangun bersama Benteng Forth Nieuw Amsterdam dengan nama awal Gereja Besar (Oude Kerk) Manado. Tempat ibadah ini juga cocok untuk kamu yang ingin berwisata religi sekaligus wisata sejarah di Manado, nih.

7. Gereja Katolik St. Fransiskus Asisi Berastagi

gereja-katolik-st-fransiskus-asisi-berastagi

Gereja ini memiliki nama panjang Gereja Katolik Inkulturatif Karo Santo Fransiskus Asisi. Gereja ini gereja yang luhur dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan suku. Gereja ini unik karena dibangun dengan memadu padankan budaya di kota Berastagi. Gereja Berastagi dibangun berdasarkan arsitektur khas Karo yang unik, artistik, religius dan kokoh.

8. Gereja Merah Kediri

gereja-merah-kediri

Gereja ini terletak di salah satu kota yang terkenal di Jawa Timur, yaitu Kediri. Gereja yang mempunyai nama asli Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat Immanuel ini didirikan pada tahun 1904 oleh kolonial Belanda. Lantas mengapa disebut dengan gereja merah? Jawabannya terletak pada warnanya yang merah karena di cat ulang pada tahun 2005.

9. Gereja Ayam Jakarta

gereja-ayam-jakarta

Tadi gereja merah, sekarang gereja ayam. Gereja ini adalah salah satu gereja yang terkenal di Jakarta. Disebut dengan gereja ayam karena di atas gereja terdapat alat penunjuk arah angin yang berbentuk ayam.

Berlokasi di kawasan Pasar Baru, Gereja yang dibangun antara 1913 – 1915 oleh Ed Cuypers dan Hulswit ini merupakan salah satu peninggalan pemerintahan kolonial Belanda. Melihat bangunan gereja ini, terasa kental perpaduan arsitektur Italia dan juga Portugis.

Itulah 9 gereja tertua di Indonesia yang paling terkenal. Sebenarnya masih banyak bangunan gereja tua yang bersejarah dan masih berdiri kokoh, namun 9 gereja di atas adalah yang paling menonjol. Gereja-gereja ini bisa kamu kunjungi sebagai tempat wisata religi yang tidak kalah keren dengan tempat-tempat wisata lainnya.

William
William
Seorang penulis dan pemain kartu Tarot. Suka hilang di antara lamunan dan keanehan yang jamak.
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP