8 Cara Menabung yang Benar Bagi Pasangan Muda

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Saat Anda sudah masuk dalam sebuah pernikahan, itu artinya harus siap menjadi pasangan muda dan menjalani kehidupan baru dengan status berbeda dari sebelumnya. Dalam menjalankan kehidupan berumah tangga, ada beberapa poin penting yang harus dipahami satu sama lain, salah satunya adalah masalah keuangan. Karena, hal tersebut  bisa menjadi salah satu penyebab ketidak harmonisan dalam rumah tangga, untuk mengatasinya diperlukan Cara Menabung yang Benar agar rencana finansial matang dan tidak membingungkan.

Dengan menabung, finansial akan semakin terjamin karena bisa memanfaatkan uang tabungan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan dikemudian hari. Berikut beberapa Cara Menabung yang Benar bagi Anda yang masih berstatus pasangan muda.

Berdiskusi Tentang Rencana Keuangan


Hal pertama yang perlu dilakukan oleh pasangan muda jika ingin mengatur keuangan adalah, berdiskusi mengenai keadaan keuangan masing-masing. Dengan keterbukaan mengenai pemasukan, maka akan lebih mudah untuk mengaturnya. Jika sama-sama masih bekerja setelah menikah, artinya ada dua penghasilan yang bisa didapatkan. Untuk itu, pastikan, penghasilan tersebut bisa disisihkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan sisanya bisa ditabung untuk masa depan.

Jangan lupa untuk membuat rencana keuangan, caranya adalah dengan membuat daftar kebutuhan yang paling diperlukan seperti rumah, perabotan rumah tangga dan juga biaya untuk kebutuhan jika sudah memiliki anak nanti. Hal tersebut perlu dilakukan, agar nantinya tidak kebingungan tentang masalah finansial.

Menentukan Anggaran untuk Pengeluaran


Agar menabung bisa dilaksanakan dengan baik, jangan lupa untuk menentukan anggaran pengeluaran yang dibutuhkan setiap bulannya. Dengan membuat anggaran pengeluaran, Anda dan pasangan bisa menentukan jumlah uang yang bisa ditabung. Jangan sampai semua uang ditabung tanpa memperhatikan kebutuhan sehari-hari, karena hal itu akan membuat keinginan untuk menggunakan uang di dalam rekening tabungan semakin meningkat sehingga uang tidak akan terkumpul.

Adapun untuk pengeluaran sendiri tergantung dari jumlah orang di dalam keluarga dan kebutuhan sehari-hari yang diperlukan. Jika masih berstatus pasangan muda, tentunya konsumsi sehari-hari tidak akan menghabiskan anggaran yang terlalu banyak karena belum memiliki tanggungan anak. Sehingga, dana yang didapatkan dari penghasilan bisa dimanfaatkan dan direncanakan untuk tabungan masa depan.

Menyisihkan Pendapatan untuk Anggaran Darurat


Dana darurat juga merupakan hal yang wajib  diusahakan selain menabung untuk masa depan. Hal ini sebagai cara untuk mengatasi masalah yang kemungkinan terjadi dikemudian hari dan membutuhkan dana lebih dan keluar dari rencana anggaran yang sudah dibuat. Jika sudah mempunyai penghasilan tetap, Anda bisa menyisihkan dana darurat sebanyak 6 kali gaji agar bisa digunakan selama 6 bulan jika nantinya mengalami PHK atau masalah lainnya.

Apabila pendapatan yang Anda dapatkan tidak tetap setiap bulannya, cobalah untuk menyisihkan dana darurat sebanyak 20% dari pendapatan pada setiap bulannya.

Membuat Catatan Mengenai Pengeluaran


Dengan mencatat setiap pengeluaran, maka Anda bisa mengontrol keuangan dengan lebih mudah. Terbiasa membuat catatan pengeluaran bisa menunjang keberhasilan menabung untuk masa depan, karena jika ada pengeluaran yang sedikit berlebihan bisa segera terlihat dan diminimalisir agar bisa terkontrol kembali.

Hindari Menyimpan Uang Terlalu Banyak di Dalam Dompet


Menyimpan uang dengan jumlah yang terlalu banyak di dalam dompet kurang baik untuk Anda yang masih menabung untuk masa depan. Karena, hal tersebut bisa membuat keinginan untuk membelanjakannya dan biasa saja membuat pengeluaran bertambah besar.

Sebagian orang menyimpan uang dengan jumlah banyak di dalam dompet dengan dalih untuk kebutuhan tak terduga. Namun, hal tersebut bisa diatasi jika sudah membuat rencana anggaran dana darurat sebelumnya. Dengan adanya uang tunai yang lebih sedikit di dalam dompet, maka keinginan untuk membeli hal-hal yang kurang diperlukan bisa terkontrol sehingga bisa ditabung dengan aman.

Memperkuat Komitmen dan Memupuk Motivasi


Agar rencana menabung untuk masa depan bisa berhasil, buat komitmen untuk diri sendiri dan juga pasangan. Artinya terapkan perilaku disiplin terhadap dana yang ditabung, jangan sampai menggunakannya untuk memenuhi keinginan-keinginan yang kurang begitu diperlukan.

Buat aturan agar motivasi untuk bisa hidup secara hemat agar tujuan perencanaan keuangan bisa tercapai. Anda bisa memotivasi diri sendiri dengan cara membuat list atau mencetak foto yang menjadi sebab Anda ingin mengumpulkan uang, contohnya adalah rumah. Jika Anda belum mempunyai rumah sendiri dan sedang menabung untuk mendapatkannya, pasang foto rumah idaman di kamar atau tempat yang mudah terlihat sehingga hal tersebut akan membuat motivasi untuk menabung menjadi bertambah.

Menentukan Rekening Tabungan


Hal selanjutnya yang perlu dilakukan jika ingin menerapkan Cara Menabung yang Benar adalah, menentukan rekening tabungan yang akan digunakan. Jika Anda dan pasangan sudah mempunyai rekening tabungan masing-masing, ada baiknya untuk menentukan rekening siapa yang digunakan sebagai tabungan untuk rencana masa depan.

Jika ingin lebih aman, buka tabungan baru yang khusus untuk menabung sehingga uang akan terkumpul dan terhindar dari keinginan untuk menggunakannya sebelum tujuan tercapai.

Menambah Tabungan Jika Pendapatan Meningkat


Jika pendapatan yang di dapatkan mengalami peningkatan, jangan lupa untuk menambah nominal dana yang akan ditabung. Apabila sebelumnya menyisihkan 20% dari pendapatan, maka Anda bisa menambahnya menjadi 50% dari total pendapatan setiap bulannya. Hal tersebut merupakan cara yang efektif untuk menabung agar uang bisa terkumpul dan sesuai tujuan.

Yang terpenting pastikan dana yang disiapkan untuk menabung sudah dikurangi dengan anggaran konsumsi sehari-hari dan juga dana darurat.

Agar cara menabung yang benar bisa diterapkan dengan baik, butuh kerjasama dari kedua belah pihak. Serta utamakan sikap saling jujur dan terbuka satu sama lain, agar nantinya bisa menemukan solusi yang tepat bila menghadapi masalah yang tak terduga. Jangan lupa untuk mematuhi komitmen keuangan yang sudah dibuat, karena dengan keuangan yang sehat maka keharmonisan keluarga akan terjamin.

BACA JUGA!

Yuk Mulai Mengenal Asuransi Pendidikan untuk Buah Hati!

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA