6 Makanan Pantangan Asam Urat yang Harus Dihindari

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
048b0b6f1b442b0a916fd7e5022b1905-768x384[1]
Daftar Topik

Apakah kamu merasa gejala asam uratmu tak kunjung sembuh? Mungkin saja ada sejumlah pantangan asam urat yang justru kamu tidak patuhi selama masa penyembuhan. Hal ini mengakibatkan rasa nyeri akibat penyakit asam uratmu semakin parah, bahkan sampai timbul bengkak serta radang di jempol kaki.

Sebenarnya, apa saja pantangan penderita asam urat? Yang pasti, salah satu pemicu asam urat paling cepat adalah makanan. Untuk itu mengubah gaya hidup merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Lalu, makanan apa saja yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

Makanan Pantangan Asam Urat yang Harus Dihindari

Sementara Waktu Hindari Kopi

Kopi memang akan terasa nikmat bila diminum dalam keadaan hangat. Tapi dibalik kelezatan kopi tersebut, terselip kafein yang patut diwaspadai. Kafein tak hanya dapat menimbulkan dampak positif, tapi juga dampak negatif. Utamanya bagi penderita asam urat.

Jika kamu mengkonsumsi satu cangkir kopi saja, terdapat 85 mg kafein yang masuk ke tubuhmu. Kandungan tersebut akan menurun atau pun meningkat sesuai dengan jenis kopi yang kamu minum. Seperti diketahui, kafein dapat mempertebal asam urat, sehingga asam urat yang kamu derita tidak cepat sembuh. Proses tersebut terjadi lebih cepat dari biasanya, sehingga menyebabkan zat purina mengendap di ginjal. Jika sudah begini, maka fungsi ginjal menjad ternganggu dan dapat memicu penyakit chronic kidney disease (CKD).

Stop Alkohol

Purina yang terdapat dalam alkohol sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh terutama bagi penderita asam urat. Terlebih kadar purina dalam alkohol sangatlah tinggi, bisa menyebabkan menumpuknya asam urat dalam tubuh. Bahkan bisa menyebabkan produksi asam urat di level yang membuat komplikasi penyakit.

Dilihat dari rieset yang sudah diterbitkan dalam Jurnal The Lancet di tahun 2004 menyebutkan, sejumlah pria yang meminum bir (mengandung alkohol) terbukti lebih rentan terkena asam urat. Penelitian ini dilakukan selama 12 tahun dengan objek sebanyak 47.000 laki-laki. Studi ini pun membuktikan bahwa alkohol sangat tidak baik bagi kesehatan.

Jauhi Sayuran yang Mengandung Purina

Purina merupakan senyawa yang dipecah menjadi asam urat. Purina ini tak hanya terdapat pada kafein atau alkohol tapi juga terdapat pada sayuran dan berbagai jenis makanan lain. Saat zat yang satu ini dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, maka produksi asam urat pun akan meningkat.

Salah satu jenis sayuran yang harus dihindari oleh penderita asam urat adalah bayam. Ternyata tiap 100 gram bayam setidaknya terdapat 57 gram purina. Meski jumlahnya tergolong sedikit dibandingkan dengan daging merah, namun tetap saja lama kelamaan dapat menaikkan kadar kolesterol.

Salah satu jenis sayur yang harus dihindari adalah bayam. Berdasarkan tabel makanan AcuMedico, setiap 100 gram bayam mengandung 57 gram purina. Jumlahnya memang lebih sedikit dibanding daging merah, tapi tetap saja jika dibiarkan akan berbahaya.

Hindari Beberapa Jenis Seafood

Makanan laut atau seafood menjadi favorit banyak orang karena memiliki rasa yang sangat lezat. Salah satu negara dengan konsumsi siput terbanyak adalah Jepang. Di negara ini, rata-rata tiap harinya menyantap berbagai macam ikan mentan, curstacea, molusca dan sebagainya.

Meski seafood memiliki dampak yang baik bagi tubuh, tapi tetap saja bagi penderita hiperurisemia, ada beberapa makanan laut yang harus dihindari. Makanan laut yang tidak boleh dimakan seperti, kepiting, cumi-cumi dan udang. Studi American College of Reumatology pun menunjukkan bahwa 730 kasus asam urat disebabkan oleh kegemaran penderita mengkonsumsi seafood dalam jumlah banyak.

Mengurangi Konsumsi Daging Merah

Tidak jarang, daging merah dikaitkan dengan kondisi kesehatan seseorang. Hal ini telah ditunjukkan dari hasil riset National Institutes of Health-AARP yang membuktikan bahwa, orang yang gemar makan daging merah, akan meninggal 10 tahun lebih cepat. Untuk itu, setiap orang siapapun itu harus dapat mengontrol konsumsi daging merah.

Tak hanya mengandung kolesterol yang sangat tinggi, daging merah pun mengandung zat purina. Oleh sebab itu, penderita hiperurisemia, mau tak mau harus mengurangi intensitas konsumsi daging merahnya. Daging merah yang dimaksud sdi sini, seperti kambing, domba, sapi, kelinci dan kuda.

Batasi Konsumsi Telur

Apakah kamu suka mengonsumsi telur? Telur memang sangat baik bagi tubuh karena mengandung protein hewani yang cukup besar. Namun ternyata, telur mengandung purina juga yaitu 7 gram per 100 gram telur. Meski tidak terlalu tinggi tetap saja penderita hiperurisemia harus membatasi konsumsi telur karena jika dibiarkan akan terjadi gagal ginjal.

Itulah sejumlah pantangan asam urat yang harus kamu hindari. Agar asam uratmu cepat sembuh, tidak ada salahnya untuk merubah gaya hidup. Terlebih ini demi kebaikanmu terbebas dari asam urat. Lengkapi juga dengan olahraga secara rutin, supaya penyakit asam uratmu lebih cepat sembuh. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA