5 Penderita Penyakit yang Tidak Boleh Naik Pesawat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Seperti yang kita ketahui, pesawat adalah salah satu kendaraan alternative yang menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin bepergian jauh. Hampir semua orang yang melakukan perjalanan udara lebih memilih menggunakan pesawat terbang. Naik pesawat memang memberikan kesan yang unik dan berbeda dibandingkan dengan naik kendaraan darat. Meskipun terbang di udara terdengar sangat asik dan menyenangkan tapi tidak semua orang boleh naik pesawat ini. Terdapat beberapa criteria yang harus dipahami terlebih dahulu.

Daftar 5 Penyakit yang Tidak Boleh Naik Pesawat

Dilarangnya seseorang untuk naik pesawat adalah karena mengindap beberapa penyakit yang dikhawatirkan akan membahayakan nyawa ketika masih jam landas. Apalagi bagi beberapa orang yang mungkin belum pernah naik pesawat terbang, bisa saja akan merasakan mabuk perjalanan. Karena itulah beberapa maskapai memasang keamanan yang ketat sebelum melakukan penerbangan. Untuk mengetahui mengenai penyakit apa saja yang tidak diperbolehkan untuk naik pesawat berikut kami memiliki daftar 5 penderita penyakit yang tidak boleh naik pesawat

Penyakit Kardiovaskular

Pernahkah Anda mendengar penyakit Kardiovaskular? Kardiovaskular merupakan penyakit yang ditandai oleh penurunan oksigen jenuh selama perjalanan udara dan mampu mempengaruhi orang-orang yang mendeirta penyakit jantung. Karena sangat membahayakan, pasien yang menderita penyakit ini dilarang untuk melakukan penerbangan. Beberapa gejala yang dirasakan diantaranya adalah komplikasi myocardial infarction, dekompensasi gagal jantung kongestif, hipertensi tak terkontrol, angina tidak stabil, dan lain sebagainya.

Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir

Sebelum kami jelaskan, Anda pasti sudah tahu bahwa ibu hamil dan bayi baru lahir sangat membutuhkan istirahat dan tidak sampai merasa tegang. Untuk ibu hamil sendiri tidak diperbolehkan naik pesawat karena dikhawatirkan jika kebetulan bersalin ketika penerbangan. Jadi yang dimaksud ibu hamil disini adalah usia kehamilan yang sudah tua sekitar 32- 36 minggu. Sedangkan untuk bayi yang baru lahir, boleh diajak melakukan penerbangan jika usianya sudah diatas seminggu, lain hal nya untuk bayi prematur yaitu boleh melakukan penerbangan jika usianya sudah genap 6 bulan.

Asma atau Gangguan Pernapasan

Asma adalah salah satu penyakit yang sering kambuh tanpa sebab dan sering membuat penderita tidak kuat. Ini merupakan salah satu penyakit kronis yang cukup berbahaya jika pengidapnya kambuh terutama di waktu terbang. Karena itulah bagi Anda yang mengidap penyakit asma, sangat dianjurkan untuk tidak melakukan penerbangan. Hal tersebut juga berhubungan bahwa tidak jarang ketika sudah terbang terjadi kehambatan oksigen yang pasti sangat berbahaya bagi penderita asma. Namun terdapat catatan diizinkan untuk terbang jika asma yang diderita tidak parah dan masih bisa diminimalisir. Nah, ada 5 asma yang pengidapnya tidak diperbolehkan untuk terbang diantaranya adalah Asma Nocturnal, Asma Alergi, Exercise incuded asma, Occupational Asma, dan Cough Varian Asma.

Anemia

Tahukah Anda apa itu anemia? anemia adalah kurang darah atau hemoglobin seseorang memiliki resiko glukosa yang tinggi sehingga penilaian kebugaran sangatlah dibutuhkan. Anemia bisa terjadi jika sel-sel darah merah tidak mengandung cukup banyak hemoglobin. Hemoglobin sendiri merupakan protein kaya zat besi yang memberikan warna merah pada darah. Karena dikhawatirkan tidak kuat di area udara penderita anemia akut tidak diperbolehkan untuk terbang, Namun jika terpaksa harus melakukan penerbangan pasien dengan penyakit sel habit ini harus mengurus akses oksigen selama penerbangan. Jika ternyata pasien anemia baru saja krisis di rumah sakit, maka tidak boleh melakukan penerbangan sebelum menunggu 2 minggu atau 10 hari.

Masalah THT

Selanjutnya adalah pasien yang memiliki masalah pada bagian indera seperti bagian telinga, hidung, tenggorokan (THT). untuk di hidung penyakit THT yang paling sering terjadi adalah polip sedangkan di bagian tenggorokan adalah sinusitis akut. Untuk masalah telinga yang tidak diperbolehkan adalah jika pasien menderita infeksi pada bagian telinga tengah. Telinga, hidung, dan tenggorokan merupakan system pernapasan atas atau yang mengatur masuknya oksigen ke tubuh. Jika ternyata mengalami masalah maka tidak diperbolehkan untuk melakukan terbang.

Itulah 5 penderita penyakit yang tidak boleh naik pesawat yang dapat kami informasikan kepada Anda pada kesempatan kali ini. Bagi Anda yang menderita salah satu dari 5 penyakit diatas, diharapkan untuk tidak nekat untuk terbang karena pasti tida diizinkan oleh petugas pesawat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, Semoga bermanfaat!

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA