5 Cara Setting Meteran Listrik Pulsa Agar Hemat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Cara-Setting-Meteran-Listrik-Pulsa-Agar-Hemat[1]
Daftar Topik

Dewasa ini perusahaan listrik negara atau PLN memang sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi listrik prabayar. Itu dikarenakan bahwa penggunaan listrik prabayar telah dinilai lebih efisien yang disebabkan penggunanya bisa mengontrol sendiri penggunaan listrik sehari-harinya. Akan tetapi, masih banyak juga masyarakat yang masih belum siap beralih ke listrik prabayar yang mereka anggap lebih boros. Namun benarkah bahwa listrik prabayar tersebut lebih boros jika dibandingkan dengan listrik pascabayar,

Bagi pengguna listrik pascabayar maupun prabayar sebenarnya sama-sama bisa diakali supaya pengeluarannya lebih hemat. Tidak perlu memakai cara-cara yang ilegal karena pada artikel kali ini akan dibahas trik mudah cara setting meteran listrik pulsa agar hemat. Jangan begitu, maka anda tidak perlu secara terus-menerus untuk membeli pulsa listrik.

Pengeluaran membayar listrik memang menjadi salah satu hal yang terkadang di luar perkiraan kita. Apalagi bagi pengguna listrik pascabayar. Untuk mengatasi hal tersebut, maka kamu bisa mencoba untuk mulai memakai listrik prabayar supaya lebih terkendali. Akan tetapi, di dalam penggunaannya, listrik prabayar juga terkadang tidak bisa terkontrol sehingga mengharuskan kita untuk membeli pulsa listrik berkali kali dalam sebulan.

Selain bertujuan membatasi penggunaan listrik juga untuk membatasi pulsa listrik yang selalu cepat habis. Maka dari itu kamu perlu melakukan cara setting meteran listrik pulsa hemat. Caranya adalah dengan mencari tahu kode rahasia meteran listrik tersebut berdasarkan dari merknya. Hal tersebut disebabkan jika beda merk maka beda juga kodenya.

Untuk bisa melakukan setting terhadap meteran listrik yang ada di rumah dengan berdasarkan merk masing-masing, maka tentu saja kamu bisa memakai kumpulan beberapa beserta dengan fungsinya.

Berikut ini adalah cara setting meteran listrik berdasarkan merknya.

Meteran Listrik Merk Conlog


#1# – untuk mengetahui rata-rata penggunaan daya

#2# – untuk mengetahui Jumlah kWH atau kilowatt hour yang telah terpakai

#6# – untuk mengetahui jumlah kWH yang sudah ditambahkan

#11# – untuk melihat token terakhir

Meteran Listrik Merk Hexing


800 – untuk restart meter

851 – untuk melihat total kWH listrik yang telah terpakai

807 – untuk mengetahui Voltase listrik

808 – untuk mengetahui Ampere terpakai

814 – untuk mengetahui daya yang terpakai

852 – untuk mengetahui kode token terakhir

817 – untuk mengetahui jumlah kWH pengisian terakhir

809 – untuk menghitung jumlah berapa kali listrik mati

804 – untuk mengecek ID meter PLN prabayar

812 – untuk mematikan alarm batas kWH

801 – untuk mengecek sisa kWH

815 – untuk mengetahui tanggal pengisian terakhir

Meteran Listrik Merk Itron


00 – untuk restart meter

03 – untuk mengetahui total kWH listrik terpakai

07 – untuk mengetahui batas kWH listrik

09 – untuk mengetahui daya yang digunakan

41 – untuk mengetahui voltase listrik

44 – untuk mengetahui Ampere terpakai

47 – untuk mengetahui daya terpakai

54 – untuk mengetahui kode token terakhir

59 – untuk mengetahui jumlah kWH pengisian terakhir

69 – untuk menghitung jumlah berapa kali mati

75 – untuk mengecek ID meter PLN prabayar

79 – untuk mengecek batas minimal alarm

456xx – untuk merubah batas minimal alarm

78 – untuk mengecek delay alarm di dalam menit

123xx – untuk merubah delay alarm misalnya seperti 12310 untuk 10 menit

90 – untuk mematikan lampu LED di meteran

Meteran Listrik Merk Glomet


37 – untuk mengecek sisa kWH

38 – untuk mengetahui total kWH listrik yang terpakai

41 – untuk mengetahui Voltase listrik

47 – untuk mengetahui biaya terpakai

54 – Kode untuk pengisian token terakhir

59 – untuk mengetahui jumlah kWH pengisian terakhir

75 – untuk mengecek ID meter PLN prabayar

79 – untuk mengecek batas minimal alarm

Meteran Listrik Merk Star


07 – untuk mengecek sisa kWH

12 – untuk mengecek batas minimal alarm

65 – untuk mengecek ID meter listrik prabayar

76 – untuk mengetahui jumlah kWH pengisian terakhir

Nah, itulah tadi kode-kode penting beserta dengan fungsinya di masing-masing merk meteran listrik yang paling banyak dipakai di Indonesia. Kamu bisa memakai kode-kode di atas untuk melakukan pengaturan dengan sedemikian rupa supaya pemakaian listrik rumah tangga sehari-hari bisa terkontrol. Dengan begitu, kamu juga bisa mengira-ngira sendiri berapa pengeluaran perbulan untuk membeli pulsa listrik.

Tentunya, selain melakukan pengaturan tersebut, kamu juga harus melakukan penghematan terhadap energi listrik dan juga melakukan beberapa cara. Misalnya seperti menggunakan kabel SNI, mengecek sisa pulsa listrik secara berkala, bijak dalam menggunakan AC dan lain sebagainya. Semoga mudah cara setting meteran listrik pulsa agar hemat tersebut bisa membantu anda untuk mengurangi jumlah pengeluaran perbulan untuk membeli pulsa listrik.

 

 

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP