4 Syarat Mudah Donor Darah saat Puasa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Donor darah atau proses pengambilan darah dari sukarelawan untuk disimpan di bank darah yang nantinya akan diberikan kepada yang membutuhkan. Yang kemudian bisa dimanfaatkan sebagai transfusi darah. Tahukah Anda ternyata donor darah sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satu manfaat yang diperoleh adalah kebugaran tubuh.

Hal itu terjadi karena tubuh mengeluarkan darah yang sudah banyak bekerja. Maka dengan donor darah secara alami darah akan di ganti dengan darah yang baru. Lalu apakah donor darah pada saat puasa manfaat tersebut masih bisa dirasakan? Menurut Direktur PMI Dr. Salimar Salim donor darah saat puasa maupun tidak puasa manfaatnya sama saja. Yaitu bagus untuk kesehatan dan juga detokfsifikasi tubuh yang dilakukan secara natural. Racun-racun di dalam tubuh akan dikeluarkan secara lebih baik ketika terjadi regenerasi darah. Makanya jangan khawatir ketika Anda melakukan donor darah.

Donor Darah saat Puasa

Melaksanakan donor darah saat puasa juga bermanfaat menyehatkan jantung. Karena adanya kolestrol yang menumpuk di dalam jantung bisa saja menimbulkan flek. Bahkan, donor darah juga bermanfaat untuk psikologi manusia. Karena, ketika pendonor mendonorkan darahnya kepada orang lain tentunya kepuasan batin tidak bisa di gantikan oleh siapapun. Apalagi jika darah Anda digunakan untuk menyelamatkan nyawa orang lain. J Jadi, jangan khawatir bagi Anda yang melakukan donor darah ketika berpuasa. Selain bermanfaat untuk menyehatkan tubuh, donor darah juga bisa menjadi ladang sedekah yang tentunya bisa membuat hati lebih bahagia.

Donor Darah untuk Kesehatan

Seseorang yang melakukan donor darah tentu darahnya mengalami proses regenerasi. Kadar zat besi atau fe di dalam darah secara otomatis akan berkurang. Sehingga seseorang yang mendonorkan darahnya kandungan zat besi dalam darahnya akan lebih stabil. Yang jelas darah yang sudah di regenerasi sangat bagus untuk kesehatan. Pengambilan darah sebesar 450 cc bisa bermanfaat untuk pembakaran kalori sebanyak 600 kalori.

Siapa Saja yang Boleh Donor Darah?

Semua orang pasalnya boleh mendonorkan darahnya. Namun, terkait usia ada pembatasan. Yakni mulai dari umur 17 tahun hingga 65 tahun. Namun, bukan berarti seseorang yang berumur 17-65 lolos sebagai pendonor. Karena, semua orang yang ingin mendonorkan darahnya harus mengecek darahnya terlebih dahulu. Jika dikatakan layak dan sehat maka boleh mendonorkan darahnya. Untuk berat badan, pendonor harus memiliki berat badan tidak kurang dari 45 kilogram, sehat jasmani dan rohani, dan tekanan darah harus berada pada angka 100-700 (sistolik) serta 70-100 (diastolik). Untuk kadar hemoglobin darah saat pemeriksaan harus berkisar antara 12,5g%-17g%. Nah, untuk yang memiliki tato Anda boleh mendonorkan darah setelah satu tahun.

Jika Anda menderita penyakit seperti demam, flu, atau tekanan darah rendah Anda tidak bisa mendonorkan darah Anda. Begitu juga bagi pendonor yang mengidap atau berisiko HIV, malaria, penyakit jantung, penyakit paru-paru, kanker, diabetes, kelainan darah atau pendarahan abnormal, ketergantungan narkoba dan alkohol, hepatitis B dan C, sipilis, serta epilepsi atau kejang dilarang mendonorkan darahnya. Karena, hal jika seseorang yang mengidap penyakit tersebut bila mendonorkan darahnya akan menulari bagi yang memaki darahnya. Lalu bagaimana proses donor darah?

Proses Donor Darah yang Harus Anda Ketahui

Berikut langkah-langkah melakukan donor darah yang harus Anda ketahui…

Registrasi

Anda akan diminta untuk menunjukkan kartu identitas dan juga kartu donor ( jika Anda punya). Selain itu, Anda harus mengisi formulir pendaftaran seputar identitas diri termasuk nomor identitas donor ( jika Anda pendonor rutin).

Pemeriksaan Kesehatan

Pada tahap ini para petugas akan mewawancarai Anda seputar riwayat penyakit yang pernah Anda derita.

Donasi

Donor darah dilakukan dengan posisi berbaring atau duduk. Dan donor darah dilakukan oleh petugas yang profesional dan sudah terlatih. sebuah jarum steril akan dimasukkan dalam kulit di bagian siku selama 8-10 menit. Sementara beberapa tabung darah dan satu liter darah dikumpulkan. Setelah itu, petugas akan menutup bekas suntikan dengan perban pada pendonor.

Istirahat

Tahap terakhir Anda akan diberi waktu untuk memulihkan diri setelah kehilangan banyak volume cairan dengan menikmati makanan dan minuman yang disediakan oleh penyelenggara donor darah.

Setelah melakukan donor darah, Anda tidak akan merasakan apa-apa. Bahkan Anda bisa pulang dan melanjutkan aktivitas Anda. Bagaimana apakah Anda tertarik melakukan donor darah?

Nah, itulah seputar manfaat donor darah ketika puasa dan prosesnya. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA