4 Peristiwa Penting Sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
14920 Peristiwa Rengasdengklok Galamedia
Daftar Topik

Peristiwa Penting Sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia – Tanggal 17 Agustus 1945 adalah tanggal dimana Indonesia mulai merdeka. Merdekanya Negara Indonesia tak lepas dari para pahlawan yang telah memperjuangkannya. Kita sebagai bangsa  Indonesia harus bisa mengenang jasa-jasa mereka karena peran para tokoh-tokoh tersebut sangat besar dalam memerdekakan Indonesia.

Kita sebagai bangsa Indonesia harus mengetahui bagaimana sejarah Indonesia sebelum merdeka agar kita juga ikut merasakan bagaimana sulitnya meraih kemerdekaan Negara ini. Nah, kita-kira apa saja ya peristiwa penting sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia? Berikut ulasan lengkapnya versi Blog elevenia.

4 Peristiwa Penting Sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

1. Jepang Menyerah Kepada Sekutu dan Dibentuknya BPUPKI serta PPKI

peristiwa-penting-sebelum-proklamasi-kemerdekaan-indonesia-pembentukan-bpupki
Source: Kumparan

Pada saat itu Jepang telah mengalami kekalahan pada saat perang Dunia II. Diketahui Jepang kalah karena adanya bom  Nagasaki dan Hirosima yang dijatuhkan di tanggal 6 Agustus 1945.

Mendengar Jepang mengalami kekalahan bangsa Indonesia merasa bahagia dan pada saat itu bangsa Indonesia merasa bahwa Negara ini bisa segera untuk memproklamasikan kemerdekaan dengan bebas.

BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia didirikan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Organisasi BPUPKI ini diketuai oleh Radjiman Widyodinigrat. Karena ada kendala tertentu maka  BPUPKI diganti menjadi PPKI yaitu Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Organisasi ini dipimpin oleh presiden dan wakil presiden pertama yaitu Bung Karno dan Bung Hatta.

Di tanggal 12 Agustus 1945 di Dalat Vietnam, ada pertemuan antara Marsekal Terauchi yang merupakan perwakilan dari Jepang dengan ketua PPKI dan juga ketua BPUPKI yaitu Radjiman Widyodiningrat. Di pertemuan ini, Marsekal memberikan janji pada Indonesia untuk memberikan kemerdekaannya. Tetapi, pada saat itu Bung Karno dan Bung Hatta didesak oleh Sutan Syahrir agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Hal ini karena Sutan Syahrir berpendapat bahwa hadiah kemerdekaan dari Jepang hanya akal-akalannya saja.

2. Peristiwa Rengasdengklok

peristiwa-rengasdengklok
Source: Galamedia

Sebelum Indonesia merdeka, sempat terjadi peristiwa Rengasdengklok, yaitu tempat dimana Bung Karno dan Bung Hatta dibawa oleh para pemuda. Pemuda-pemuda itu berniat untuk meyakinkan Bung Karno dan Bung Hatta supaya segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dan tidak terpengaruh dari hadiah yang diberikan oleh Jepang.

Pada saat itu, Ahmad Subardjo datang ke tempat pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta tersebut juga untuk memberikan keyakinan pada mereka dan para pemuda. Beliau juga mengatakan bahwa proklamasi akan dilakukan dengan tidak tergesa-gesa, yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945 dan paling lambat untuk melakukan adalah jam 12 siang.

Baca Juga: Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia, Dari Bom Hiroshima Sampai Proklamasi

3. Perumusan Teks Proklamasi

peristiwa-penting-sebelum-proklamasi-kemerdekaan-indonesia-perumusan-proklamasi
Source: Sinar Harapan

Setelah peristiwa Rengasdengklok terjadi, akhirnya Bung Karno dan juga Bung Hatta merasa yakin. Mereka bersama para pemuda kembali ke Jakarta dan segera mengadakan pertemuan yang membahas terkait proklamasi kemerdekaan. Di kediaman Laksamana Maeda, pertemuan itu dilakukan dengan dihadiri oleh Bung karno, Bung Hatta, Ahmad Soebardjo, Sukarni, B.M Diah serta Mbah Diro.

Rapat tersebut membahas tentang isi dari teks proklamasi. Setelah teks tersebut sudah tersusun atas dasar kesepakatan bersama, teks tersebut ditandatangani oleh Bung Karno dan Bung Hatta. Pada saat itu, keduanya mengatasnamakan bangsa Indonesia. Kemudian Bung Karno menyuruh Sayuti Melik agar segera mengetik teks proklamasi tersebut. Setelah teks proklamasi diketik, teks itu pun dibacakan di hadapan masyarakat. Tepatnya, jam 10 pagi di Jalan Pegangsaan Timur.

4. Pembacaan Teks Proklamasi

pembacaan-teks-proklamasi
Source: Dream

Setelah teks proklamasi diketik oleh Sayuti Melik yang diselesaikan pada pukul 4 pagi. Selanjutnya teks tersebut dibacakan oleh Presiden Ir. Soekarno. Teks proklamasi tersebut baru dibacakan pada jam 10 pagi di Jalan Pegangsaan Timur no. 56 Jakarta. Peristiwa itu dihadiri oleh seluruh rakyat Indonesia dan juga para pejuang kemerdekaan Indonesia.

Setelah teks proklamasi dibacakan selanjutnya mereka juga menyaksikan pengibaran bendera merah putih. Bendera itu merupakan bendera yang dijahit langsung oleh istri dari Bung Karno, Ibu Fatmawati. Bendera merah putih dikibarkan oleh Latif Hendradinigrat dan juga Suhud. Pada saat bendera dikibarkan, semua rakyat yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh W.R. Supratman. Pada saat itu juga negara Indonesia pun telah dinyatakan merdeka.

Perjuangan panjang yang tak kenal lelah itu pun akhirnya terbayarkan dengan diproklamasikannya kemerdekaan. Peristiwa tersebut pun menjadi tonggak dari puncak perjuangan pahlawan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sekaligus menjadi gerbang baru bagi negara Indonesia untuk melanjutkan perjuangannya di kancah dunia.

Nah, itulah sedikit informasi tentang rangkaian peristiwa penting sebelum proklamasi kemerdekardekaan Indonesia. Semoga informasi diatas bisa dijadikan referensi dan bahan renungan untuk mengingat betapa besarnya jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

 

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP