4 Gerakan Senam Lansia yang Bikin Tubuh Lebih Sehat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Gerakan-Senam-Lansia[1]
Daftar Topik

Jika sudah memasuki masa-masa lansia tubuh tentu tidak seaktif pada waktu muda. Akan tetapi, pada usia senja tubuh masih bisa dirawat agar tetap sehat dan bugar. Selain menjaga pola makan, olahraga ringan secara rutin juga dapat membuat lansia tetap sehat dan bugar. Dalam hal ini, olahraga ringan tersebut dapat dilakukan dengan cara senam lansia.

Senam merupakan salah satu jenis olahraga yang memerlukan kelincahan, daya tahan, keseimbangan, kelenturan, kekuatan, hingga koordinasi tubuh. Oleh karena itu, senam dapat memberikan manfaat bagi tubuh seperti membuat tubuh menjadi lebih kuat, meringankan penyakit kronis, hingga mampu meningkatkan suasana hati. Berdasarkan hal ini, senam menjadi olahraga ringan yang direkomendasikan untuk semua kalangan, tidak terkecuali bagi lansia.

Senam Lansia Mengangkat Lengan


Senam lansia dapat dilakukan dengan beberapa gerakan ringan, salah satunya adalah mengangkat lengan. Gerakan ini dapat membuat otot bisep lengan atas bagian depan akan terlatih sehingga menjadi kuat. Sebelum melakukannya siapkan terlebih dahulu benda ringan untuk melengkapi gerakan ini.

Misalkan saja barbel ringan atau juga bisa menggunakan dua botol berisi air. Gerakan ini dapat dilakukan dengan cara berdiri tegak dimana kaki dibuka selebar bahu. Kemudian pegang alat ringan yang sudah disiapkan dengan posisi telapak tangan menghadap ke arah depan. Setelah itu dilanjutkan dengan mengambil nafas dengan cara pelan-pelan.

Langkah selanjutnya adalah dengan menekuk kedua siku serta beban pada tangan diangkat ke arah dada. Lakukan hal ini secara perlahan disertai dengan hembusan nafas serta dengan menahannya selama satu detik.

Kemudian pada saat melakukan penurunan juga secara perlahan dan disertai dengan tarikan nafas. Lakukanlah gerakan ini secara berulang-ulang hingga mencapai 10 sampai 15 kali dalam satu kali latihan.

Mengangkat Kaki ke Belakang


Gerakan selanjutnya pada senam lansia adalah mengangkat kaki ke belakang. Adapun terdapat benda lain yang dibutuhkan dalam melakukan gerakan ini yaitu sebuah kursi. Setelah itu, posisikan tubuh berdiri di belakang kursi dengan memegang sandarannya pada bagian atas.

Langkah selanjutnya adalah mengambil nafas secara perlahan kemudian dihembuskan. Lakukan hal ini disertai dengan gerakan mengangkat salah satu kaki ke arah belakang. Usahakan pengangkatan kaki tersebut dilakukan dengan tidak menekuk lutut.

Setelah melakukannya dengan benar, tahanlah posisi tersebut kira-kira sampai satu detik. Saat menurunkan kaki, lakukan juga dengan menarik nafas kembali. Sama seperti gerakan sebelumnya, lakukan gerakan mengangkat kaki ke belakang ini berulang kali sebanyak 10 hingga 15 kali.

Tujuan dari melakukan gerakan ini adalah berguna untuk meregangkan serta melatih kekuatan kaki. Namun jangan lupa untuk melakukan hal yang sama pada kaki lainnya agar mendapatkan kekuatan seimbang.

Berdiri dengan Satu Kaki


Selanjutnya adalah melakukan gerakan berdiri menggunakan satu kaki. Langkah pertama yang dilakukan dalam hal ini adalah merentangkan kedua tangan ke depan. Selanjutnya kaki kanan diangkat hingga posisi sejajar dengan pinggul dan tahanlah posisi ini selama tiga sampai lima detik.

Setelah itu, turunkan kaki dari posisi tersebut secara perlahan. Ulangi kembali untuk melakukan gerakan ini sebanyak tiga kali untuk setiap latihan. Selain itu juga lakukan hal yang sama pada kaki yang lainnya agar dapat melatih keseimbangan tubuh.

Meregangkan Pergelangan Kaki


Gerakan selanjutnya dari senam lansia adalah meregangkan pergelangan kaki. Gerakan ini dilakukan dengan tujuan agar tubuh mampu menjaga kelenturan dan juga kekuatan dari otot-otot pada kaki. Terdapat dua gerakan yang bisa diterapkan yaitu dengan duduk atau berdiri.

Apabila melakukan gerakan ini sambil berdiri, langkah pertama adalah mengangkat salah satu telapak kaki. Lakukan hal ini dengan hanya ujung jarinya yang menyentuh lantai. Setelah itu angkat kaki sedikit saja hingga tidak menyentuh tanah.

Selanjutnya tetaplah  pada posisi ini hingga sekitar 10 sampai 30 menit. Setelah itu kembali pada posisi semula dan dilanjutkan dengan melakukan hal yang sama pada kaki satunya. Gerakan ini dapat dilakukan berulang kali sekitar tiga sampai lima kali.

Sementara itu, jika dilakukan dengan duduk maka langkah awal yang dilakukan yaitu mengangkat kedua telapak kaki. Sama seperti pada posisi berdiri, pastikan yang menyentuh tanah hanya ujung jari.

Setelah itu, angkatlah sedikit kaki hingga tidak menyentuh tanah dan tahan selama 10 sampai 30 detik. Setelah itu letakkan kaki seperti posisi awal dan ulangi gerakan ini sebanyak 3 hingga 5 kali.

Itulah gerakan senam lansia yang dapat dilakukan secara rutin setiap hari. Dengan demikian, tubuh akan dapat menjadi lebih sehat dan bugar meskipun usia sudah tidak lagi muda.

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP