15 Ragam Batik Indonesia Beserta Daerah Asalnya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
ragam-batik-indonesia-beserta-asal-daerahnya
Daftar Topik

Ragam Batik Indonesia Beserta Daerah Asalnya – Batik, harta pusaka kebanggaan Indonesia yang telah mendunia. Tahukah kamu bahwa batik berasal dari singkatan “banyak titik”? Kata batik juga diambil dari kata “ambatik” yang berarti kain dengan titik kecil. Maka dari itu, tidak heran kan, jika corak Batik Indonesia memiliki banyak titik?

Sebagai warisan dunia yang telah diakui oleh UNESCO pada 2009, sudah sepantasnya batik dilestarikan dan bahkan dikembangkan oleh anak bangsa. Keunikan Batik sendiri bisa dilihat dari bahan, warna serta coraknya. Batik di seluruh Indonesia memiliki keunikan dan kekhasannya masing-masing, loh.

Dalam rangka memeriahkan HUT RI Indonesia yang ke-77 tahun ini, Blog elevenia ingin memperkenalkan ragam jenis batik beserta asal daerahnya. Tentunya, semuanya patut dilestarikan dan sangat membanggakan, nih. Ini dia info selengkapnya!

15 Ragam Batik Indonesia Beserta Daerah Asalnya

1. Batik Motif Pintu (Aceh)

batik-motif-pintu-aceh

Ciri khas yang bisa dilihat dari batik Aceh adalah warnanya yang cenderung cerah seperti warna merah muda, merah, kuning, hijau dan lain sebagainya. Untuk corak, batik Aceh memiliki ciri khas menggunakan perpaduan unsur alam dan budaya serta masyarakat Aceh.

Dalam lukisan corak mereka, Batik Aceh seakan seperti ‘bercerita’ melalui simbol. Corak batik Aceh yang paling terkenal adalah motif pintu Aceh. Namun ada juga beberapa motif lainnya. Seperti motif tolak angin, awan berarak, bunga jeumpa, awan meucanek, gayo, rencong dan pucok reubong.

2. Batik Motif Jali Jali (Betawi)

batik-jali-jali-betawi

Siapa bilang suku Betawi gak punya corak motif batik yang khas? Motif batik suku Betawi punya karakter tersendiri loh. Motifnya banyak terinspirasi dari beragam simbol kebudayaannya.

Mulai dari ondel-ondel, pasangan pengantin betawi, tugu Monas, sampai tokoh terkenalnya, Si Pitung. Salah satu motif yang terkenal adalah motif tumbuhan jali jali. Umumnya, batik Betawi punya warna yang beragam, mulai dari yang gelap sampai yang terang. Kamu bisa pilih yang paling cocok dengan gayamu, nih.

3. Batik Parang Kusumo (Solo)

batik-parang-kusumo

Ciri khas batik Solo terletak pada coraknya yang memiliki perpaduan dari bentuk-bentuk geometris yang berukuran kecil-kecil. Motif batiknya sendiri dipengaruhi oleh makna simbolis Kebudayaan Hindu. Ciri khas batik Solo terletak di warnanya yang lebih cenderung coklat dan hitam.

Hal yang membedakan motif parang kusumo dan motif batik Solo lainnya ialah bentuknya  yang menyerupai gelombang ombak yang menerpa karang. Filosofi juga tak kalah menarik, loh. Yaitu gambaran kehidupan yang dilandasi perjuangan dan usaha untuk mencapai kemakmuran lahir batin. Keren banget, ya.

4. Batik Kawung (Yogyakarta)

batik-kawung

Corak batik ini mungkin adalah corak batik yang paling dikenal di masyarakat. Batik dari Yogyakarta mempunyai kain dasar putih atau hitam. Batik Yogyakarta sangat terkenal sejak kerajaan Mataram 1.

Pada waktu itu, Batik adalah pakaian untuk keluarga kerajaan. Untuk corak pada batik Jogja, dipengarui oleh budaya Hindu-Jawa. Corak yang paling terkenal adalah parang, sido asih, kawung, sekar jagad dan truntum.

5. Batik Jlamprang (Pekalongan)

batik-jlamprang

Batik Pekalongan mempunyai motif yang mirip dengan batik Yogyakarta ataupun Solo. Bedanya, batik Pekalongan lebih bebas memodifikasi warna sehingga menarik mata. Mungkin, ini adalah sebabnya kenapa batik di Pekalongan begitu terkenal dan beragam.

Corak Batik Pekalongan yang paling terkenal adalah Batik Jlamprang. Saking terkenalnya, nama Jlamrang dijadikan nama sebuah jalan di Pekalongan.

6. Batik Peksi Naga Liman (Cirebon)

batik-peksi-naga-liman

Berbicara mengenai Cirebong, tentu saja Anda akan ingat batik. Mungkin sebagian dari kita akan langsung mengingat Desa Trusmi. Tempat pembuatan Batik paling terkenal di Cirebon. Ciri khas dari Batik Cirebon terletak pada warnanya yang yang cerah.

Batik ini dipengaruhi oleh pedagang Cina, India dan Arab. Corak Batik Cirebon yang khas adalah flaura dan fauna. Yang paling terkenal adalah corak peksi naga liman, singa barong, putri cina dan mega mendung.

7. Batik Garutan (Garut)

batik-garutan

Selain Cirebon, Garut pun tidak mau kalah dalam memproduksi motif batik khas daerahnya, nih. Batik ini diberi nama sesuai nama daerahnya, Garutan.

Untuk motifnya sendiri, batik Garutan punya beragam motif geometris yang cantik. Warnanya pun terbilang unik. Yaitu perpaduan warna krem dan juga warna cerah lainnya.

8. Batik Priangan (Tasikmalaya)

batik-priangan

Satu lagi daerah di Jawa Barat yang punya motif batik yang khas, Tasikmalaya. Untuk coraknya sendiri, batik priangan punya motif yang lebih rapat ketimbang batik asal Cirebon dan juga Garut.

Warnanya pun terkesan lebih cerah namun tetap kalem. Konon, warna-warna tersebut menggambarkan filosofi unik di baliknya, loh. Seperti kesederhanaan, keterbukaan, dan juga keberagaman.

9. Batik Lasem (Rembang)

batik-lasem

Kalau daerah satu ini terkenal sebagai tempai kelahiran salah satu pahlawan wanita Indonesia, R.A Kartini. Siapa sangka, Rembang juga punya beragam corak batik khasnya. Salah satunya ialah batik lasem.

Batik yang satu ini ternyata punya sedikit kemiripan dengan batik yang berasal dari Pekalongan. Baik dari segi warna maupun motif. Hal ini karena batik ini juga dipengaruhi oleh beberapa kebudayaan dari luar.

10. Batik Sedapur (Magetan)

batik-sedapur

Buat kamu orang Jawa Timur, mungkin sudah gak asing lagi dengan batik yang satu ini. Motif barik sedapur merupakan salah satu yang paling terkenal dari Magetan, nih.

Dalam penggunaan motifnya, batik ini banyak menggambarkan kesederhanaan. Namun tetap menampilkan kombinasi yang menarik tentunya. Seperti motif bambu dan juga burung. Keduanya juga punya filosofi yang unik, loh. Yang gak lain gak bukan ialah sebagai simbol kerukunan dan ketentraman hidup.

11. Batik Sasirangan (Kalimantan) 

Foto diambil dari www.batik-sasirangan.com

Batik Kalimantan memiliki corak yang yang variatif dan ramai. Wanrna yang digunakan dalam batik Kalimantan pun cenderung ramai dan senada namun beraneka. Corak yang paliing terkenal di Kalimantan Selatan adalah motif Sasirangan.

“Sa” memiliki arti satu dan “sirang” artinya “jelujur”. Sesuai dengan proses pembuatannya, yaitu dijelujur atau disimpul jelujurnya. Setelah itu batik kemudian dicelup untuk proses pewarnaannya.

12. Kain Sarita/Batik Toraja (Sulawesi Selatan)

kain-sarita-toraja

Sekarang waktunya bertolak ke wilayah Sulawesi, yuk. Banyak orang yang tidak tahu kalau Sulawesi juga punya batik khas daerahnya. Seperti kain sarita dari Sulawesi Selatan. Batik ini merupakan warisan kerajinan tangan asli suku Toraja, loh.

Motifnya terdiri dari beberapa jenis garis dasar dalam beragam bentuk. Keindahnya membuatnya sering digunakan sebagai dekorasi Tongkonan. Konon, kain ini wajib ada di berbagai upacara khas adat Toraja, seperti upacara Rambu Solo’. Selain itu, kain sarita juga dipercaya dapat mendatangkan berkah.

13. Batik Ulamsari Mas (Bali)

batik-ulamsari-mas

Kalau dilihat dari budayanya, suku Bali punya budaya yang sedikit mirip dengan suku Jawa. Tak heran jika Bali juga memiliki batiknya sendiri. Batik ulamsari mas namanya.

Uniknya, batik ini melambangkan salah satu mata pencaharian di Bali, loh. Yaitu nelayan. Hal ini bisa dilihat dari motif udang dan ikan di dalamnya. Batik ulamsari mas juga bermakna kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat pesisir pantai Bali.

14. Batik Tubo (Ternate)

batik-tubo

Bergeser sedikit, waktunya mengunjungi Maluku Utara. Tepatnya, di Kota Ternate. Jika berwisata di daerah ini, kamu bisa menemukan kain batik tubo yang khas.

Motif batik ini banyak didasari dengan beragam unsur kebudayaan sampai sumber daya alam Ternate. Mulai dari cengkeh, pala, kelapa, karan, ikan sampai peta Maluku Utara. Semuanya melambangkan unsur kehidupan orang Timur Indonesia.

15. Batik Motif Cenderawasih (Papua)

batik-motif-cenderawasih-papua

Terakhir, yuk intip keunikan batik khas Papua ini. Sama seperti batik asal Ternate, batik Papua punya corak yang terinspirasi dari sumber daya dan juga kebudayaannya. Salah satu motif yang paling terkenal dari batik ini ialah burung cenderawasih.

Bentuk dan warna bulunya yang cantik membuat gambar bird of paradise ini sangat cocok dipadukan dengan warna-warni batik Papua. Warnanya yang semarak namun tetap kalem membuat jenis batik ini cocok untuk dipakai di beragam acara.

Nah, itu dia tadi informasi seputar 15 ragam batik Indonesia beserta daerah asalnya. Semuanya punya motif dan warna yang unik bukan? Semoga artikel ini bermanfaat dan membuat kita semakin cinta dengan warisan kerajinan tangan Indonesia, ya.

blogelevenia
blogelevenia
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

ARTIKEL LAINNYA

PEMESANAN:

Beras Organik RICE ME UP