10 Efek Samping Jahe yang Harus Kamu Waspadai

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Daftar Topik

Jahe memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh. Tak hanya baik untuk paru-paru orang merokok, jahe pun sangat baik bagi mereka yang memiliki penyakit vertigo karena dapat menyembuhkan vertigo secara alami. Namun tahukah kamu di samping segudang manfaat dari jahe, ternyata jahe juga dapat menimbulkan efek samping yang mungkin belum pernah kamu pikirkan sebelumnya.

Gangguan Pencernaan

Rimpang jahe memang sangat bermanfaat untuk meredakan berbagai penyakit, namun efek samping jahe terhadap pencernaan pun patut kamu waspadai. Mengkonsumsi jahe secara berlebih tak akan baik untuk pencernaan kamu. Gejala yang biasa timbul karena efek samping jahe terhadap pencernaan adalah gejala gastrointestinal, seperti terlalu sering bersendawa atau pun perut yang terasa mulas.

Datang Bulan Lebih Berat

Saat menstruasi merupakan saat yang sangat cukup merepotkan bagi wanita, namun sebagian dari wanita mengaku akan merasa lebih baik bila saat menstruasi dirinya mengkonsumsi jahe. Hal ini karena, rasa sakit saat menstruasi memang kadang tidak dapat tertahankan dan jahe hadir untuk meredakan sakit tersebut. Namun kamu harus tahu ternyata bila jahe dikonsumsi secara berlebihan dapat membuat datang bulanmu semakin berat dibanding biasanya. Gejala yang timbul seperti ketidaknyamanan di perut.

Perut Kembung

Perut kembung merupakan kondisi di mana perut terasa seperti mengandung gas. Kondisi ini tentu membuat aktivitas menjadi tidak lancar karena sangat terhambat. Memang, jahe sangat baik untuk meredakan perut kembung jika dikonsumsi dalam takaran yang tepat. Misalnya saja, saat kita minum teh jahe, maka badan akan lebih nyaman.

Namun apabila konsumsi jahe melebihi tahap wajar, maka yang kamu dapatkan bukannya kesembuhan namun malah gangguan kesehatan yang bertambah parah. Perut kamu akan terasa penuh dengan gas, dan perut kembungmu akan semakin parah.

Iritasi Mulut

Mengkonsumsi jahe dengan takaran yang tepat seharusnya tidak lebih dari 5 gram setiap harinya. Bila kamu mengkonsumsi jahe lebih dari 5 gram, mak aitu tandanya sudah terlalu berlebihan. Hal ini akan meningkatkan bahaya dari jahe itu sendiri. Jika sudah begini, iritasi pun tak bisa dihindarkan terutama pada bagian mulut. Jahe memiliki sifat yang pedas. Sifatnya yang pedas itu bisa saja tidak sesuai dengan kondisi mulut hingga munculah iritasi.

Diare

Mengkonsumsi jahe dengan kadar atau porsi yang kurang tepat akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Salah satu kondisi yang akan ditimbulkan adalah diare. Diare ini sangatlah berhubungan dengan masalah pencernaan. Tentu saja, konsumsi jahe yang berlebihan akan berdampak pada timbulnya penyakit diare.

Memar

Jahe yang digunakan lebih dari dosis normal akan mengakibatkan memar. Memar erat kaitannya dengan pendarahan dari dalam, namun keadaan ini masih terbilang tahap ringan. Namun bila pendarahannya mulai serius, jangan tunggu lagi untuk segera membawanya ke dokter dan hentikan konsumsi jahenya.

Pendarahan

Meski hal ini cukup jarang, namun jika mengkonsumsi jahe secara berlebihan terus menerus, kondisi ini bisa saja terjadi. Untuk itu kamu harus tetap waspada dan perhatikan konsumsi jahe perharinya agar pendarahan tidak terjadi.

Iritasi Kulit

Jahe tak hanya digunakan untuk obat dalam saja, tapi juga sering digunakan untuk obat luar. Namun sayangnya, jahe ini tidak cocok untuk orang yang memiliki alergi, dan akan sangat berbahaya jika dipaksakan penggunaannya. Iritasi yang biasanya ditimbulkan adalah ruam merah pada kulit. Untuk itu, sebelum menggunakan jahe sebagai obat eksternal akan lebih baik pastikan kulit kamu tidak sensitif pada jahe.

Penyakit Kandung Kemih

Jenis penyakit yang satu ini dinilai sangat berbahaya dan harus diwaspadai. Biasanya penyakit ini akan muncul saat jahe dikonsumsi atau dikombinasikan dengan tanaman herbal yang lainnya. Bila kamu tidak terlalu tahu menahu manfaat dan juga efek samping dari kedua kombinasi obat herbal tersebut, alangkah baiknya tidak dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit kandung kemih.

Diabetes

Tidak semua tanaman herbal yang dikombinasikan dengan jahe dapat menimbulkan penyakit yang tidak diinginkan. Namun tampaknya kamu harus tetap waspada akan hal ini. Sebab, tidak jarang kombinasi tersebut justru menjadi boomerang bagi dirimu sendiri. Biasanya hal ini terjadi karena kombinasi zat yang terdapat pada jahe dan obat herbal yang lainnya tidak cocok. Tidak hanya kandung kemih saja, diabetes pun kemungkinan timbul akibat dari kombinasi obat herbal yang salah tersebut.

Tidak hanya obat herbal, kamu juga harus menghindari mengkombinasikan jahe dengan obat-obatan kimia. Obat yang dimaksud di sini adalah obat anti inflamasi non-steroit. Untuk itu, hindari segala jenis konsumsi jahe yang tidak tepat ini. Sebab hal itu hanya akan membahayakan diri kamu sendiri.

Itulah sejumlah efek samping yang mungkin saja ditimbulkan oleh jahe bila kamu menggunakannya secara berlebihan atau pun mengkombinasikan jahe dengan obat herbal maupun obat kimia yang tidak tepat. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Putri
Putri
SEO Content "Wherever life plants you, bloom with grace."

BAGIKAN:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARTIKEL LAINNYA