Culinary

Ternyata Beda Loh! Inilah Perbedaan Butter dan Margarin yang Wajib Kamu Tahu

Kebanyakan dari orang Indonesia menganggap jika margarin dan mentega merupakan dua hal yang sama, terutama bagi mereka yang jarang berkutat di area dapur. Mereka akan kebingungan saat membedakan keduanya, bahkan mungkin mereka tidak tahu jika keduanya adalah dua hal yang berbeda. Padahal jelas, kedua bahan ini merupakan dua bahan yang berbeda, dari mulai bahan dasarnya, teksturnya hinga penggunaannya. Lalu, apa saja perbedaan yang paling mencolok di antara kedua bahan tersebut. Agar kamu tidak bingung, berikut ini perbedaannya;

Perbedaan Butter (Mentega) dan Margarin

Bahan Dasar

Mentega atau yang juga dikenal dengan butter merupakan olahan dari lemak hewani yang dikenal dengan butterfat, yaitu lemak susu atau krim susu dengan kandungan lemak jenuh cukup tinggi. Krim susu sendiri diperoleh ketika susu dibiarkan selama beberapa hari di dalam suhu dingin. Nantinya agar terbentuk suatu gumpalah setengah padat (krim), gumpalan tersebut terpisah dari bagian yang cairnya (skim).

Sementara itu untuk margarin dibuat dari minyak nabai, pengemulisi, air dan juga sejumlah bahan pendukung lainnya sehingga dapat membentuk krim padat. Dikarenakan bahan margarin hampir seluruhnya terbuat dari minyak nabati, maka margarin memiliki kadar kolesterol dan lemak yang lebih rendah dari menega.

Tekstur

Mentega punya tekstur yang lebih lunak. Hal ini membuat mentega lebih baik disimpan di lemari es. Dengan begitu, tekstur dari mentega agar bertahan lebih lama dan tidak mencair. Sementara untuk margarin punya tekstur yang lebih stabil sehingga tidak perlu disimpan di lemari pendingin. Meski teksturnya sama-sama lunak, namun margarin tidak akan meleleh di suhu ruangan.

Warna

Biasanya, mentega punya warna yang lebih pucat dan juga lebih putih dibandingkan dengan margarin. Sementara itu, margarin punya warna yang cenderung lebih terang dan juga lebih kuning dibandingkan dengan mentega. Perbedaan warna memang tidak selalu benar, sebab ada beberapa jenis mentega yang memiliki warna lebih kuning dibandingkan margarin.

Rasa

Biasanya, mentega punya rasa yang lebih tawar dibandingkan margarin. Hal ini tidak pada margarin yang justru terasa lebih asin dibanding mentega. Namun seperti warna, rasa keduanya pun tidak selalu menjadi patokan. Sebab mentega ada yang berasa asin seperti salted butter maupun unsalted butter. Hal ini pun berlaku untuk margarin. Tidak selamanya margarin memiliki rasa asin.

Aroma

Dikarenakan mentega atau butter terbuat dari krim susu, maka aroma yang dimiliki oleh mentega sangat harum dan menggugah selera. Aromanya tentu tidak jauh berbeda dengan aroma susu pada umumnya. Hal ini berbeda dengan margarin yang memiliki aroma lebih kecut dibandingkan dengan mentega, terutama saat margarin dilelehkan atau dipanaskan.

Penggunaan

Mentega sangat cocok digunakan untuk kue kering seperti cookies. Hal ini karena mentega memiliki tekstur yang lembek sehingga sangat cocok untuk kue-kue kering. Mentega akan menghasilkan tekstur kue yang lebih lembut dan ringan sehingga tidak akan cocok digunakan untuk kue basah seperti cake atau pun bolu.

Sementara margarin sebaliknya. Margarin ini akan sangat cocok digunakan untuk membuat kue basah. Namun akan tidak cocok jika digunakan dalam pembuatan kue kering. Margarin dapat membuat kue basah menjadi kokoh namun tetap bertekstur lembut, sehingga cake lebih mudah dibentuk dengan hiasan berbagai topping yang tak mudah hancur.

Namun ada juga makanan yang mengharuskan pencampuran antara keduanya. Biasanya margarin dan mentega dipadukan dengan perbandingan yang sudah ditentukan. Dengan begitu, hasil dari kue yang dihasilkan akan lebih baik. Kue akan memiliki aroma yang lebih wangi, tekstur lebih lembut namun tak mudah hancur.

Akhir-akhir ini pun ada sejumlah produk yang berasal dari campuran antara mentega dan margarin. Produk tersebut sudah siap pakai sehingga kamu tak perlu pusing lagi memperkirakan perbandingannya. Mentega atau butter memiliki aroma yang wangi dan lembut, namun sayang terlalu lembut sehingga tidak akan kuat menopang struktur kue, sehingga harus dicampur dengan margarin untuk membantu agar kue tetap kokoh.

Margarin atau mentega pun dapat menggantikan minyak sayur dalam suatu resep kue. Namun saat hasil akhir didapatkan, pasti akan terdapat perbedaan rasa dan juga tekstur. Margarin pada umumnya bertekstur asin atau bahkan lebih asin dibandingkan mentega. Sedangkan minyak sayur seperti yang kita tahu, tidak memiliki rasa sama sekali. Sehingga apabila margarin atau mentega menggantikan minyak sayur, akan terjadi perubahan rasa.

Itulah sejumlah perbedaan dari mentega atau butter dengan margarin. Semoga dengan informasi di atas kamu bisa lebih paham perbedaan antara keduanya. Semoga dengan informasi tersebut pun kamu tidak akan salah pilih saat akan membuat suatu kue. Dengan begitu, kue yang dihasilkan akan lebih memuaskan hasilnya. Selamat mencoba. (elevenia)

Leave a Reply