Gadget /Komputer

Sejarah Singkat Perusahaan Raksasa Dell

Jangan Lupa Share ya

Michael Dell adalah orang dibalik kisah sukses Dell ini. Berawal pada tahun 1984 ketika Michael Dell masih kuliah di University of Texas, dan mendirikan PC’s Limited dengan modal awal $1000. PC’s Limited saat itu menjual komputer IBM yang merupakan hasil rakitan sendiri dan spesifikasi sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Interaksi langsung dengan konsumen ternyata merupakan satu langkah yang efektif. PC’s Limited bisa mengetahui keinginan dari konsumen secara langsung dan bisa memangkas biaya distribusi. Ternyata usaha PC’s Limited ini mendapatkan sambutan bagus dari masyarakat.

Michael Dell kewalahan dalam membagi waktu antara bisnis dan kuliah. Akhirnya Michael Dell memutuskan untuk berhenti kuliah dan lebih fokus terhadap usaha yang sedang dirintisnya tersebut.

Michael Dell melebarkan sayap perusahaannya dengan memproduksi komputer pertamanya dengan nama Turbo PC. Pemasaran dilakukan melalui majalah-majalah komputer dengan menyediakan berbagai spesifikasi yang bisa dipilih oleh konsumen.

PC’s Limited mampu meraup pendapatan kotor di tahun pertama mereka sebesar $73juta dan menempatkan diri sebagai perusahaan pertama yang sukses dengan cara pemasaran seperti itu.

Perusahaan Penggerak Terbesar di Dunia Komputer


PC’s Limited semakin menanjaki puncak kejayaan. Pada tahun 1988, PC’s Limited mengganti nama menjadi Dell Computer Corporation dan menjual produk mereka dengan sistem layanan di tempat untuk pertama kalinya. Inovasi-inovasi baru terus dikembangkan oleh Dell demi mewujudkan kepuasan bagi konsumen.

Tak heran jika Dell termasuk di dalam daftar 500 perusahaan yang paling disegani di dunia yang diterbitkan oleh majalah Fortune pada tahun 1992. Dan pada tahun 2003, Dell Computer Corporation berganti nama menjadi Dell Inc, sesuai dengan keputusan rapat tahunan pemegang saham. Peningkatan kapasitas produksi juga dilakukan dengan membangun pusat perakitan di daerah Winston-Salem pada tahun 2004.

Dell semakin menempatkan diri sebagai perusahaan yang paling disegani pada tahun 2005, yang juga diterbitkan oleh majalah Fortune. Penjualan Dell juga sudah merambah ke internet. Dell menggandeng beberapa perusahaan besar untuk bekerjasama menciptakan komputer berkualitas dengan harga murah.

Pada tahun 2006, Dell menggandeng AMD untuk menyediakan processor, yang dipasang di komputer Server buatan Dell. Hal ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para pengguna Dell. Notebook-notebook Dell juga mulai menggunakan processor buatan AMD yang terkenal dengan kecepatannya dan juga dengan harga yang murah.

Selain itu, Dell juga menggunakan sistem operasi Linux yang akan semakin menekan harga produk komputer ataupun Notebook keluaran Dell.

Sempat Tersandung Namun Kembali Bangkit


Di balik kekuatannya yang begitu besar, ternyata Dell juga sempat terpuruk. Hal ini akibat gagalnya produk Oltiplex yang diluncurkan di pasaran. Selain itu pendapatan perusahaan juga terus menurun.

Sebagian berpendapat bahwa hal ini disebabkan karena kurangnya kecakapan CEO yang baru yaitu Kevin Rollins, yang mulai menjabat sejak tahun 2004, dalam mengelola perusahaan. Michael Dell kembali menjadi CEO menggantikan Kevin Rolling pada tahun 2007 dan segera mengambil kebijakan-kebijakan untuk menyelamatkan perusahaan.

Diantaranya adalah mengganti beberapa petinggi Dell dan efisiensi tenaga kerja. Hal ini cukup efektif untuk meningkatkan pendapatan bersih perusahaan.

Michael Dell kembali menerapkan strategi bisnisnya seperti yang pernah dilakukan saat pertama kali Dell berdiri. Efisiensi produksi adalah sasaran utamanya. Tentunya juga untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi para konsumennya. Produk-produk Dell juga semakin inovatif demi menunjang kebangkitan Dell.

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply