Hobby

Pilihan Burung Terbaik dengan Suara Merdu untuk Dipelihara

Jangan Lupa Share ya

Burung adalah hewan yang sangat menarik. Ada berbagai jenis burung yang ada di dunia ini. Walaupun pada dasarnya dikenal sebagai hewan yang dapat terbang, namun ada juga burung yang tidak dapat terbang. Hewan yang masuk di dalam kategori unggas ini banyak pula yang dipelihara dan dibudidayakan untuk berbagai tujuan.

Mengapa Burung Menjadi Pilihan Tepat untuk Dipelihara?


Mungkin kamu bertanya mengapa memelihara burung padahal banyak hewan lain yang lebih menarik. Ada banyak alasan seseorang memelihara hewan ini. Salah satunya adalah kemudahannya untuk dipelihara. Kamu hanya perlu sebuah sangkar untuk menempatkan si burung dan tempat makan minumnya. Tentu diperlukan ketekunan di dalam mengisi tempat makan dan minum, termasuk membersihkan sangkarnya. Namun banyak hal yang dinikmati dari hewan yang satu ini.

Selain mudah dipelihara, hewan ini juga memiliki keunikan tersendiri. Kecantikan dari burung dengan berbagai warna yang tersebar di tubuh dan sayapnya membuat hewan ini bisa memberikan kepuasan tersendiri. Setiap jenis burung memiliki kecantikan dan keunikannya masing-masing. Kamu tinggal memilih jenis mana yang memikat hati mu.

Selain tampilan yang cantik, ada beberapa jenis burung yang suaranya sangat merdu. Hewan-hewan bersuara merdu ini sering diikutsertakan di dalam berbagai perlombaan berkicau. Ada burung-burung tertentu yang memiliki kicauan yang khas. Di dalam perlombaan berkicau, setiap burung menunjukkan kebolehannya dalam mempersembahkan suara kicauan yang merdu dan menarik.

Ada beberapa jenis burung yang cukup unik seperti beo dan kakatua memiliki kemampuan untuk mengikuti suara manusia. Jika kamu dapat melatih jenis burung ini dengan baik, mereka bahkan bisa diajak bicara dan menyanyi berbagai lagu yang bisa dipahami oleh manusia.

Macam-Macam Burung Peliharaan


Banyak sekali jenis burung yang dapat dipelihara baik yang berukuran kecil maupun besar. Tak sedikit pula yang langka dan dilindungi oleh pemerintah seperti kasuari dan cendrawasih. Untuk memelihara jenis burung yang dilindungi ini, kamu membutuhkan izin dari pemerintah.

Jenis burung yang sering dipelihara adalah jenis dengan tampilan menarik dan kicauan merdu. Banyak orang memelihara nuri, beo, kakatua dan pipit. Hewan-hewan jenis ini sangat menarik baik itu suara maupun bentuknya yang unik. Selain itu, ada juga burung-burung unik yang juga sering dipelihara oleh para penggemar seperti kacer, murai, kenari dan lain sebagainya. Hewan-hewan ini pun sering diikutsertakan di dalam berbagai lomba berkicau.

Hobi memelihara burung semakin banyak digemari di mana-mana. Namun terkadang hobi ini bisa menelan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu, pertimbangkan pula isi kantong dengan jenis yang akan kamu pelihara. Jangan lupa, ketekunan diperlukan untuk hobi yang satu ini.

Mengenal Burung Kicauan atau Burung Berkicau


Jenis-jenis burung itu sangatlah bervariasi seperti burung kolibri yang cukup mungil sampai burung unta yang tingginya lebih dari manusia. Di dunia ini, diperkirakan ada sekitar 8.800 sampai 10.200 spesies burung dan sekitar 1.500 spesies hidup di Indonesia. Sementara itu, beberapa jenis burung digolongkan secara ilmiah ke dalam kelas Aves. Secara garis besar, burung itu terbagi ke dalam dua jenis, yakni burung hias dan burung kicauan (burung berkicau).

Nah, di Indonesia, jenis kicauan lebih banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat. Hal ini terlihat dari banyaknya perlombaan burung berkicau yang banyak juga diikuti oleh kontestan dari dalam dan dari luar kota. Selain itu, pecinta burung kicauan di Indonesia juga banyak yang mendirikan komunitas pecinta burung dan pada umumnya mewakili daerah masing-masing.

Para kontestan burung kicauan di Indonesia tidak tanggung-tanggung mengeluarkan rupiah sebanyak puluhan juta atau mungkin ratusan juta untuk dijadikan mahar seekor burung kicauan juara ataupun yang mempunyai bakat bagus.

Tidak hanya itu, kandang untuk jawara juga bukan kandang sembarangan. Ada kandang yang terbuat dari kayu cendana, kayu jati, dan bahkan ada juga dari gading gajah. Harga satu sangkar yang dibuat dari kayu cendana dapat mencapai sekitar 45 jutaan. Harga sangkar yang terbuat dari gading gajah tentu akan jauh lebih mahal dari harga tersebut.

Lalu, apa saja jenis burung yang banyak dikonteskan dalam perlombaan burung berkicau? Ini dia jenis-jenis burung yang banyak dikonteskan.

Murai Batu


Murai batu atau nama Latinnya Copychus malabarcius merupakan anggota famili dari Turdidae. Jenis ini memang dikenal mempunyai kemampuan berkicau sangat bagus dengan suara merdu, bermelodi, dan juga sangat bervariasi. Murai batu tak hanya terkenal dengan kemerduan suaranya, tetapi juga gaya bertarungnya sangat atraktif dan penampilan fisiknya yang sangat indah.

Ciri umum dari seluruh jenis murai batu yaitu panjang ekornya melebihi ukuran badannya. Bagian kepala, leher, dada atas, serta paruhnya berwarna hitam berkilau. Sementara itu, badan bagian bawahnya berwarna coklat kemerahan. Lalu, panjang badan untuk murai betina adalah 22 cm, sedangkan murai jantan bisa mencapai 28cm.

Jalak Suren


Jalak suren dikenal sebagai nama burung pengicau dari famili Sturnidae. Jalak suren ini sebagian besar berukuran sedang antara 20 sampai 25 cm. Tubuhnya terlihat gagah dengan paruh yang sangat kuat, tajam, dan bentuknya lurus, sedangkan panjang kakinya sebanding dengan tubuhnya. Sementara itu, suara dari jalak suren ini cukup ribut, celotehannya keras, dan terkadang suka meniru suara burung yang lain.

Di alam bebas, jalak suren ini sebagian besar bersarang di lubang-lubang pohon. Sebagai informasi tambahan, jalak suren ini cukup mudah untuk dijinakkan, sangat aktif bergerak dalam kandang, dan sering juga berkicau di dalam kandang. Oleh sebab itulah, para penggemar burung kicauan banyak yang memelihara jalak suren untuk dimanfaatkan melatih jenis burung kicauan lainnya.

Tledekan


Tledekan memiliki panjang tubuh sekitar 8 sampai 20 cm. Cara membedakan jenis kelamin pada tledekan yaitu dengan memperhatikan pola warna yang kontras antara jantan dan betina. Misalnya, spesies tledekan gunung warna. Pejantannya memiliki warna biru tua di bagian belakang tubuh, warna biru cerah di kepala, sedangkan betina berwarna cokelat cerah dan agak keputih-putihan.

Cendet


Cendet dikenal juga dengan sebutan bentet, pentet, atau toet untuk orang Sunda. Cendet adalah burung petengger sekaligus burung pemangsa yang cukup agresif dan tergolong dalam keluarga Laniidae. Cendet sering dijumpai di pohon-pohon sekitar persawahan, ladang, tempat-tempat terbuka, dan di tepi hutan.

Di Indonesia, cendet ditemukan di sekitar Pulau Jawa, Pulau Bali, Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, dan Maluku. Tak hanya di Indonesia, di luar negeri pun cendet banyak ditemukan seperti di Papua Nugini, Filipina, dataran Cina, dan India.

Blackthroat


Blackthroated (Serinus Atrogularis) yang di Indonesia dikenal dengan nama blackthroat berasal dari Benua Afrika. Pada umumnya, blackthroat yang ada di Indonesia dahulu diperkenalkan dan dibawa oleh bangsa Belanda. Sejarah penamaan hewan ini tak terlepaskan dari dari ciri fisiknya, yaitu bagian kerongkongannya ada warna hitam pekat sehingga burung ini terlihat seperti sedang mengenakan dasi.

Anis Merah


Anis merah atau dikenal juga dengan nama anis cacing mempunyai suara sangat merdu dan “cretetan” yang sangat tajam. Dengan ditunjang gaya teler yang memukau, membuat anis merah ini menjadi burung kicauan terfavorit di Indonesia. Sesuai dengan namanya, anis cacing, makanan utama burung ini yaitu cacing tanah.

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply