Culinary

Pecinta Steak Harus Tahu Perbedaan Sirloin dan Tenderloin

Jangan Lupa Share ya

Berbicara mengenai kuliner memang tidak akan pernah ada habisnya. Seseorang tentu saja memiliki favorit makanannya masing-masing. Dalam hal ini, tentu saja Anda tidak asing dengan steak, atau bahkan Anda salah satu penggemarnya. Steak memang merupakan salah satu makanan yang sangat menarik dan lezat. Apalagi jika di makan pada saat-saat tertentu. Oleh karena itu tidak heran jika banyak sekali yang menggandrungi makanan yang satu ini.

Lebih dalam lagi tenang steak, mungkin Anda pernah mendengar istilah Sirloin dan Tanderloin. Namun, meskipun banyak di singgung dalam pembahasan tentang steak, Anda masih bingung sebenarnya apa sih kedua istilah tersebut. Nah, sirloin dan tanderloin ini merupakan dua nama daging. Namun, perlu Anda ketahui bahwa ada perbedaan antara keduanya.

Nah, jika Anda seorang pecinta staek, maka paling tidak Anda harus mengenal kedua jenis daging ini. Dengan begitu Anda bisa lebih paham terhadap jenis makanan kesukaan Anda sendiri. Lalu, sebenarnya apa sih perbedaan sirloin dan tanderloin yang perlu di ketahui? Jika Anda penasaran, jangan khawatir karena jawabannya ada di sini. Sedangkan untuk lebih jelasnya langsung saja Anda simak ulasannya berikut.

Letak Sirloin Dan Tanderloin

Hal pertama yang membedakan antara sirloin dan tanderloin ini tidak lain adalah letaknya dalam tubuh sapi. Sebelum lebih jauh ke sana, perlu Anda ketahui terlebih dahulu bahwasanya sirloin dan tanderloin ini merupakan dua hal berbeda yang merupakan sebutan bagi daging sapi sesuai letaknya di tubuh sapi sendiri.

Yang pertama, di sini akan di bahas terlebih dahulu tentang tanderloin. Tanderloin ini di Indonesia sering di sebut dengan daging sapi khas dalam. Alasannya adalah karena tanderloin letaknya memang di bagian yang dalam-dalam. Jadi, biasanya ada di bagian tengah sapi. Sedangkan sirloin merupakan daging sapi khas luar, sebaliknya dari tanderloin. Letak daging ini berada diluar tanderloin. Sedangkan untuk tempat khususnya adalah di bawah iga sapi.

Harga Daging Dan Penyajian Steak Sirloin Dan Tanderloin

Selanjutnya, ternyata harga juga membedakan antara tanderloin dan sirloin. Dalam hal ini daging yang berjenis tanderloin lebih mahal harganya dari pada yang sirloin. Hal ini karena tingkat keempukannya pun tidak sama. Tanderloin ini berada di dalam sehingga jarang terkena gerakan. Hal ini membuatnya lebih empuk di bandingkan sirloin.

Sirloin sendiri karena berada di bagian luar, tentu saja akan banyak di gerakkan oleh si sapi. Oleh karena itulah daging sirloin pun cenderung lebih keras di bandingkan dengan tanderloin. Sedangkan dalam penyajiannya, kedua daging ini juga berbeda. Biasanya, ketika di jadikan steak, maka tanderloin akan di hidangkan lebih kecil di bandingkan dengan jenis lain. Hal ini mungkin mengingat harganya yang lebih mahal juga.

Kandungan Lemak Yang Berbeda

Sebenarnya harga daging yang telah di bahas sebelumnya itu juga dipengaruhi oleh perbedaan lemak antara sirloin dan tanderloin. Perbedaan sirloin dan tanderloin dari sisi lemaknya ini di akibatkan oleh tingkat pergerakan daging pula selama sapi hidup. Dalam hal ini karena sirloin lebih sering di gerakkan, maka tidak heran jika kandungan lemaknya pun memang lebih banyak. Namun hal ini lah yang istimewa dari Sirloin sehingga membuat banyak orang yang menyukainya. Lain halnya dengan tanderloin, karena tingkat gerak daging ini lebih sedikit, maka lemaknya pun juga tidak banyak terkandung.

Citarasa Antara Keduanya

Nah, yang banyak menjadi pertanyaan inti dari kedua daging ini tentu saja adalah masalah rasa. Namanya juga untuk steak, tentu saja yang di cari adalah citarasa yang paling lezat. Namun, saat membahas soal rasa, keduanya pun sama-sama memiliki rasa daging sapi yang kental. Sedangkan untuk perbandingan kelezatan, tidak dapat di pungkiri bahwa hal tersebut akan di kembalikan pada selera masing-masing.

Bagi orang yang suka daging normal dan memang langsung dagingnya, tentu saja akan menyukai tanderloin. Namun bagi orang yang suka lemak dan rasa yang aneh-aneh, tentu saja favoritnya akan lebih jatuh ke sirloin. Apalagi mengingat sirloin ini memiliki khas gurih tersendiri sehingga membuatnya semakin lezat saja.

Demikianlah ulasan mengenai perbedaan sirloin dan tanderloin yang biasa di gunakan untuk membuat steak. Nah, jika Anda penggemar steak tentu saja sudah memiliki kegemaran tersendiri bukan. Sebenarnya kedua jenis daging ini sama-sama lezat ketika sudah berwujud steak. Hanya saja tidak dapat di pungkiri jika kesannya pun memang berbeda. (elevenia)

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply