Fashion, Gadget & Photography

Ollie: Srikandi Digital Indonesia

Ollie

Dunia digital masih sering diidentikkan dengan laki-laki. Padahal, tidak sedikit perempuan yang berkecimpung di ranah digital. Salah satunya adalah Aulia Halimatussadiah, yang lebih akrab disapa Ollie. Bersama Iriel Parmato, srikandi digital Indonesia ini membagi pemikirannya mengenai kontribusi perempuan di ranah digital.

“Sejak kecil saya hobi bermain internet,” begitulah jawaban singkat Ollie ketika ditanya awal mula ketertarikannya di dunia digital. Dari ketertarikan dan rasa ingin tahu yang cukup besar itulah, kemudian Ia memutuskan untuk mengambil jurusan Teknik Informatika saat kuliah di sebuah universitas di Depok. “Setelah lulus, saya bekerja sebagai web developer selama 2,5 tahun,” ujar perempuan kelahiran 17 Juni ini. Ketertarikannya pada dunia digital mengantarkannya untuk membuat sebuah website sendiri, sebuah toko buku online: kutubuku.com pada tahun 2006 dan online self-publishing platform, nulisbuku.com pada tahun 2010.

Sejak membuka kutubuku.com, Ollie mulai dikenal sebagai salah satu Srikandi Digital Indonesia. Saat itu, memang masih belum banyak perempuan yang terjun ke dunia digital. Dominasi patriarki membuat dunia digital dipandang sebagai dunia laki-laki. Tak ayal, Ollie sukses menuai spotlight di ranah digital. Dalam pandangannya, Ollie mengungkapkan bahwa yang paling penting dari perempuan adalah bagaimana mengasah ketertarikan, mengembangkan rasa ingin tahu dan banyak melihat hasil perkembangan teknologi. “Gak hanya itu, kita juga harus tahu impact-nya pada komunitas,” ujar Chief Marketing Officer Nulisbuku.com ini. “Kalau perempuan bisa melihat hasil positif dari teknologi, maka ia akan terinpirasi untuk berkarya di bidang digital,” ungkapnya.

Perempuan yang dikenal di lini masa twitter dengan akun @salsabeela ini mengakui bahwa terjunnya ke dunia digital melalui menulis. “Tepat ketika saya mulai nge-blog, ketika itu pula karir saya sedang berkembang di dunia teknologi,” ujarnya. Profesi penulis memang belum menjadi profesi yang menjanjikan di negeri ini. Bagi Ollie, menulis artinya menggabungkan antara pengalaman dan pengetahuan hidup yang kita punya. Ketika menulis disandingkan dengan teknologi, maka blogging lah yang akan menjadi jawaban paling pertama. Sebuah karya akan identik dengan apresiasi. Tak ayal, begitupun dengan sebuah tulisan di dunia digital. “Untuk mengapresiasi sebuah tulisan di ranah digital, tentu saja dengan membaca secara menyeluruh, mengambil informasi dan rasa yang dihasilkan, kemudian memberikan komentar membangun melalui halaman tersebut atau ikut membantu mempromosikan melalui social media,” tambah perempuan berhijab ini.

Ollie menyebutkan bahwa variabel Perempuan, Menulis dan Dunia digital merupakan sebuah kombinasi yang powerful. “Di satu sisi, blogging dan menulis buku sangat membantu dalam membangun branding diri saya sebagai expert dan di sisi lain membuat saya ingin terus banyak belajar serta melihat perkembangan tren yang terjadi di dunia digital,” tambah pemilik website salsabeela.com ini.

Berbicara ranah digital, dalam perkembangannya, e-commerce menjadi salah satu lahan digital yang bertumbuh dengan pesat. “Perkembangan e-commerce di Indonesia bisa dilihat dari semakin banyak penduduk kelas menengah yang terkoneksi ke internet. Hal ini akan berpengaruh pada kebutuhan mereka untuk berbelanja produk berkualitas dengan harga bagus tanpa harus repot berbelanja keluar rumah,” ujarnya. Ollie sendiri mengakui bahwa dirinya termasuk pembelanja online. “Untuk urusan yang satu ini, saya lebih memilih berbelanja di situs e-commerce yang sudah terpercaya, dengan variasi metode pembayaran,” tambahnya.

Jika berbicara e-commerce, maka bukan hanya seputar pembelanja online, namun juga bagaimana memasarkan produk secara online. Salah satu platform e-commerce yang sedang bertumbuh adalah Marketplace. Di platform ini mengizinkan publik untuk ikut memasarkan produk mereka secara online dengan menjadi penjual di dalam marketplace tersebut. Hampir seluruh marketplace menyasar para pelaku UKM dan wirausaha untuk terjun ke ranah digital.

“Sudah saatnya para entrepreneur dan teman-teman UKM masuk ke ranah digital, agar produk mereka segera cepat ditemukan oleh market. Teman-teman UKM bisa mulai mengunggah produk terpilih dengan kualitas baik secara online, memberikan diskon khusus untuk pasar online, mempromosikan kemudian mengukur keberhasilan penjualan. Coba saja langkah awal ini dulu sebelum mulai menunggah seluruh produk Anda ke online. UKM harus terjun ke dunia online. Tidak ada kompromi soal hal ini,” ujar Ollie menjelaskan panjang lebar.

Bagi Ollie, perempuan Indonesia harus bisa menunjukkan aksinya dalam bidang apapun, termasuk dunia digital. Dalam pandangannya, perempuan Indonesia harus mulai bisa untuk menentukan karya apa yang disenangi dan ingin ditunjukkan pada dunia. Lalu setelahnya, cari mentor yang terbaik untuk diikuti jejak langkahnya dalam berkiprah. “Buatlah visi yang besar namun mulailah dengan aksi kecil yang bisa segera dijalankan. Create small victories, starting now!” ujar Ollie menutup pembicaraan. (IRL) 

Share

Leave a Reply