Beauty & Health

Mitos Minum Air Dingin

Mitos Minum Air Dingin

Jangan Lupa Share ya

Dewasa ini, banyak penyebar informasi yang tidak bertanggung jawab yang telah mengedarkan pesan bahwa jika mengkonsumsi air dingin atau minuman dingin akan menyebabkan penyakit atau rumor lainnya. Tapi, apakah itu benar secara medis?

Mari kita kupas rumor mengenai minum air dingin:

1. Minum Air Dingin Menyebabkan Kanker

Rumor mengatakan setelah kita makan dan langsung mengkonsumsi atau minum air dingin, maka lemak yang kita makan akan mengeras dan melapisi dinding usus. Dan akhirnya, lama- kelamaan menjadi tebal dan menyebabkan kanker.

Hal itu adalah mitos.

Faktanya adalah minuman yang kita minum dalam kondisi dingin sekalipun, ketika masuk ke dalam tubuh, maka tubuh akan berusaha untuk menetralkan suhunya. Jika kita meminumnya dalam jumlah banyak, mungkin dapat mengganggu pencernaan kita atau merusak gigi apabila makanannya panas. Tetapi kalau sampai menyebabkan kanker atau lemaknya melapisi usus, hal itu tidak benar. Dan sampai sekarang juga belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa mengkonsumsi air dingin dapat menyebabkan kanker.

2. Minum Air Dingin Menyebabkan Kegemukan

Rumor berikutnya mengatakan minum air dingin dapat menyebabkan mudah gemuk. Air yang masuk ke dalam tubuh memang memiliki massa dan dapat terlihat seperti kenaikan berat badan, tetapi massa air akan berkurang dengan cepat.

Jadi, hal itu adalah mitos.

Selama minuman dingin yang anda konsumsi itu hanya air, air itu kalorinya adalah 0. Entah itu air panas, air mendidih, air hangat, air biasa atau air dingin. Semua itu kalorinya 0. Kecuali anda tambahkan gula, tambahkan sirup, atau bahan makanan yang lain. Anda minum air sebanyak apapun, kalorinya akan tetap 0. Tetapi anda justru kembung, bukan menumpuk menjadi lemak.

3. Minum Air Dingin Tidak Baik untuk Ibu Hamil

Rumor ini menyatakan jika seorang ibu menyusui mengkonsumsi atau meminum air dingin, maka dapat membuat anak yang disusui menjadi pilek atau flu.

Hal itu adalah mitos.

Jika seseorang mengkonsumsi air dingin atau air es, atau makanan dingin apapun lainnya, maka ketika masuk ke dalam tubuh manusia, suhunya akan mendekati suhu tubuh kita. Tubuh kita akan berusaha menghangatkan agar suhu minuman tadi bisa mendekati suhu tubuh kita, apalagi ibu yang menyusui anaknya. ASI yang keluar suhunya tidak akan terpengaruh oleh dingin atau panasnya makanan atau minuman yang ibu konsumsi. Lain halnya bila sang Ibu sedang pilek, lalu menyusui anaknya, maka anaknya memiliki kemungkinan terkena penyakit yang sama.

4. Minum Air Dingin Setelah Olahraga Menguruskan Badan

Rumor ini menyatakan setelah meminum air es setelah olahraga dapat membuat kita kurus, dengan anggapan bahwa saat tubuh menetralkan atau membuat suhu air yang dingin tadi menjadi lebih hangat itu membutuhkan energi.

Hal itu adalah mitos.

Karena air yang diminum memiliki kalori 0, dalam suhu apapun, seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Tubuh memang menggunakan energi untuk menghangatkan makanan atau minuman yang dingin, akan tetapi energi yang digunakan sangat tidak signifikan, sehingga tidak akan membuat cepat kurus. Jika anda ingin kurus, berolahragalah lebih keras dan kurangi porsi makan anda.

5. Air Es Tidak Berkuman

Rumor ini menyatakan bahwa air yang didinginkan atau air es tidak memiliki kuman atau kuman akan mati. Apakah hal ini benar?

Hal itu adalah mitos.

Kuman tersebut tidak akan mati jika didinginkan, justru kuman akan mati apabila dimasak atau dipanaskan. Ketika didinginkan, ada beberapa kuman yang mati, namun sebagian besar dari kuman tidak akan mati.

Untuk semua pesan atau rumor yang beredar tentang kesehatan atau apapun, sebaiknya dibaca terlebih dahulu lalu pastikan kebenarannya sebelum dibagikan kepada teman lainnya ya.

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply