Elektronik

Ketahuilah Cara Tarik Tunai Kartu Kredit Secara Lengkap

Pada saat ini, penggunaan kartu kredit di negara kita sudah cukup tinggi. Penggunaan kartu kredit ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat transaksi pembayaran secara elektronik. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi dapat berkembang dengan pesat karena majunya sistem transaksi secara elektronik, khususnya dengan penggunaan kartu kredit.

Akan tetapi, kartu kredit tidak dapat digunakan untuk mendukung seluruh jenis transaksi yang ada. Hal ini disebabkan karena terbatasnya penggunaan kartu kredit pada transaksi online serta alat EDC atau Electronic Data Capture yang hanya dapat ditemukan pada unit-unit usaha seperti supermarket, pertokoan besar atau unit usaha yang bermodal besar lainnya. Jika yang kamu butuhkan adalah uang tunai, maka kamu perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan tarik tunai dan perbedaannya dengan gesek tunai.

Perbedaan Tarik Tunai dan Gesek Tunai

Tarik tunai dan gesek tunai adalah fasilitas kartu kredit yang bisa kamu gunakan jika kamu sedang membutuhkan uang tunai. Akan tetapi, kedua fasilitas tersebut memiliki beberapa perbedaan, sehingga kamu harus menyikapinya dengan bijak apakah harus dengan tarik tunai atau gesek tunai pada setiap transaksi yang kamu lakukan. Pada dasarnya, tarik tunai merupakan aktivitas yang mengacu pada penarikan uang tunai dari kartu kredit dengan menggunakan ATM atau Automatic Teller Machine. Penarikan uang tunai melalui ATM ini dikenakan biaya yang akan diakumulasikan dengan tagihan kartu kredit yang kamu gunakan. Sementara itu, gesek tunai adalah salah satu cara untuk mengambil uang dari kartu kredit tanpa menggunakan mesin ATM melainkan melalui toko-toko atau unit usaha yang telah menyediakan jasa gesek tunai. Toko-toko atau unit yang dimaksud merupakan toko yang telah menyediakan mesin EDC atau telah menerima pembayaran yang dilakukan melalui kartu kredit.

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa terdapat dua acara untuk mencairkan uang tunai dari kartu kredit, yaitu dengan cara tarik tunai dan gesek tunai. Akan tetapi yang akan kita bahas lebih lanjut adalah mengenai tarik tunai. Kamu tidak disarankan untuk memanfaatkan fitur tarik tunai jika tidak dalam keadaan terdesak. Yang artinya, kamu disarankan untuk menarik uang tunai dari kartu kredit hanya pada saat kamu sedang dalam keadaan darurat saja. Hal ini dikarenakan, setiap aktivitas tarik tunai akan dikenakan biaya sebesar 4% dari besarnya nominal rupiah yang kamu ambil. Sebagai contoh, jika kamu akan mengambil uang secara tarik tunai dari kartu kredit kamu sebesar Rp 5.000.000, maka biaya yang harus kamu keluarkan untuk penarikan tersebut adalah Rp 200.000.

Tahapan dalam Melakukan Tarik Tunai

Jika kamu penasaran bagaimana cara melakukan tarik tunai, maka caranya sangatlah mudah. Cara penarikan tunai ini sama persis seperti pengambilan uang tunai melalui mesin ATM. Berikut merupakan langkah-langkah melakukan penarikan tunai:

  • Pergi ke mesin ATM terdekat. Proses tarik tunai membutuhkan mesin ATM. Sebagaimana pengambilan uang melalui ATM kamu juga perlu menjalankan cara yang sama.
  • Masukkan kartu kredit ke dalam lubang kartu ATM. Kartu ATM dan kartu kredit memiliki ukuran yang sama dalam hal panjang, lebar dan ketebalannya. Kamu dapat memasukkan kartu kredit Anda dengan memulainya dari bagian ujung kartu.
  • Masukkan PIN kartu kredit. Tak lama setelah kartu dimasukkan, kamu diharuskan untuk memasukkan sejumlah angka. Angka tersebut merupakan nomor PIN yang fungsinya sebagai kunci masuk ke dalam menu transaksi yang ada di dalamnya.
  • Pilih bahasa. Ada dua opsi bahasa yang bisa kamu pilih, apakah itu bahasa Indonesia ata bahasa Inggris. Pilihan bahasa ini akan menentukan bahasa petunjuk serta menu transaksi kartu kredit yang akan kamu lakukan.
  • Pilih nominal uang yang akan ditarik. Disini kamu akan di hadapkan pada besaran nominal uang yang bisa kamu pilih. Yang terdapat pada display biasanya jumlah nominal yang umum, seperti Rp 100.000,00, Rp 200.000,00, 300.000,00, Rp 400.000,00 dan Rp 500.000,00. Adapun besaran bilangan tersebut bisa saja berbeda antara satu mesin ATM dan mesin ATM lainnya. Jika nominal yang akan kamu tarik tidak terdapat dalam pilihan tersebut, kamu bisa pilih Lainnya lalu pilih Penarikan.
  • Pilih KARTU KREDIT. Setelah kamu memilih salah satu nominal yang tersedia, misalnya Rp 500.000,00, maka kamu akan masuk pada pilihan GIRO, TABUNGAN dan KARTU KREDIT. Pilih yang KARTU KREDIT karena kamu melakukan tarik tunai dari kartu kredit yang kamu miliki.
  • Pilih YA pada tawaran cetak struk. Sebagai bukti penarikan kamu memiliki opsi untuk mencetak struk transaksi tarik tunai. Pilih opsi YA jika ingin mendapatkan struk tersebut dan pilih TIDAK jika tidak ingin mendapat struk.
  • Ambil uang, tarik struk dan kartu kredit. Transaksi tarik tunai telah selesai. Kamu bisa mengambil uang yang kamu tarik, kemudian struk transaksi dan kartu kredit Anda dari mesin ATM.

Itulah langkah-langkah yang perlu kamu lakukan jika akan mengambil uang tunai pada kartu kredit melalui tarik tunai. Proses penarikan tunai ini sama seperti ketika kita akan mengambil uang menggunakan mesin ATM. Demikianlah pembahasan mengenai cara tarik tunai melalui kartu kredit ini. Semoga bermanfaat. (elevenia)

 

Leave a Reply