Sports /Hobi /Otomotif

Ketahuilah 6 Perbedaan antara Mesin 2 Tak dan Mesin 4 Tak

Jangan Lupa Share ya

Ternyata mesin yang sering kali digunakan pada kendaraan itu terdiri dari beberapa jenis. Mesin yang digunakan pada motor RX-King, Fiz R atau Ninja RR memiliki suara yang lebih nyaring dan knalpotnya pun selalu mengeluarkan asap atau ngebul.

Sementara itu, pada motor matic atau motor bebek yang sedang banyak diproduksi sekarang ini memiliki suara yang lebih halus dan lebih ngebas. Selain itu, asap yang dikeluarkannya pun lebih bersih.

Hal ini disebabkan karena mesin yang digunakan pada kedua jenis kendaraan tersebut berbeda. Jenis kendaraan yang pertama yang memiliki suara nyaring merupakan motor yang menggunakan mesin 2 tak. Sementara itu, kendaraan yang kedua menggunakan mesin berjenis 4 tak.

Ternyata kedua jenis motor tersebut memiliki jenis yang berbeda. Jenis motor pertama merupakan jenis motor 2 tak. Sementara itu, motor yang sering diproduksi sekarang dengan asap bersih masuk ke jenis motor 4 tak.

Pada dasarnya, dua jenis mesin tersebut memiliki kesamaan yaitu sama-sama tipe International Combustion Engine dan menggunakan bahan bakar yang sama. Akan tetapi, kedua mesin tersebut memiliki lebih banyak perbedaan dibandingkan dengan persamaannya. Berikut ini merupakan perbedaan antara mesin 2 tak dan mesin 4 tak.

6 Perbedaan Mesin 2 Tak dan 4 Tak yang Harus Kamu Tahu

Perbedaan prinsip kerja

Mesin 2 tak dan mesin 4 tak memiliki prinsip kerja yang sangat berbeda. Mesin 2 tak hanya memiliki 2 langkah dalam satu siklus kerja, yang mana tiap langkah tersebut membutuhkan setengah putaran engkol. Oleh karena itu, prinsip dari mesin 2 tak ini adalah menghasilkan pembakaran pada setiap putaran engkol. (1 siklus = 1 putaran engkol)

Sedangkan mesin 4 tak mempunyai 4 langkah kerja dalam satu siklusnya, yang mana tiap siklus membutuhkan setengah putaran engkol. Oleh karenanya, prinsip kerja dari mesin 4 tak adalah menghasilkan pembakaran dari dua kali putaran engkol. (1 siklus = 2 putaran engkol)

Perbedaan tenaga output

Seperti yang dijelaskan pada perbedaan yang sebelumnya bahwa mesin 2 tak akan menghasilkan putaran dalam setiap kali putaran engkol. Sehingga, jika mesin berputar dalam 1.000 RPM makan akan terjadi 1.000 kali pembakaran dalam satu menitnya.

Sementara itu, mesin 4 tak hanya akan menghasilkan pembakaran setiap 2 kali putaran engkol. Maka, jika mesin berputar dalam kecepatan 1.000 RPM maka hanya akan terjadi 500 kali pembakaran dalam satu menitnya.

Bisa kita lihat bahwa jumlah pembakaran pada mesin 2 tak lebih banyak meskipun jumlah RPM nya sama. Hal tersebut menyebabkan tenaga mesin 2 tak jauh lebih tinggi dari pada mesin 4 tak.

Perbedaan emisi yang dikeluarkan

Emisi merupakan kandungan gas yang dihasilkan dari sisa pembakaran mesin. Walaupun mesin 2 tak memiliki tenaga yang lebih besar, tetapi perbandingan tenaga outputnya tidak lebih besar dari mesin 4 tak. Hal ini terjadi karena proses pembakaran pada mesin 2 tak tidak berlangsung secara efektif. Hal inilah yang menyebabkan emisi yang dihasilkan juga masih mengandung bensin yang dapat memperburuk emisi sebuah mesin.

Sementara itu, karena langkah yang dijalankan pada mesin 4 tak berlangsung secara teratur dan tanpa tumpang tindih. Maka, proses pembakarannya bisa berlangsung secara lebih sempurna. Sehingga, walaupun jumlah pembakarannya tidak intens seperti mesin 2 tak, namun tenaganya masih cukup baik dan emisi yang dihasilkannya pun hanya berupa CO tanpa mengandung bensin.

Konsumsi oli mesin

Pada mesin 2 tak, kamu pasti mengenal istilah oli samping. Pada dasarnya, oli samping ini sama seperti jenis oli pada mesin lainnya. Akan tetapi, disini oli samping akan cepat habis jika mesin dihidupkan secara terus menerus. Hal ini terjadi karena oli ini digunakan untuk melumasi pergerakan piston untuk melewati ruang bakar. Hal ini menyebabkan oli berpotensi untuk ikut terbakar di dalam ruang bakar. Itulah yang menyebabkan motor 2 tak mengeluarkan asap berwarna putih dan emisi yang lebih buruk.

Sementara itu, mesin 4 tak tidak memerlukan pelumasan oli samping karena pelumasan piston dan komponen mesin lainnya akan ditunjang oleh oli mesin yang tertampung dalam bak engkol. Konstruksi pada mesin 4 tak tidak memungkinkan oli untuk memasuki ruang bakar. Oleh karenanya, bisa kita katakan bahwa mesin 4 tak yang normal memiliki konsumsi oli sebanyak 0 liter.

Konstruksi mesin

Jika kita lihat dari segi konstruksi, mesin 2 tak memiliki bentuk dan konstruksi yang sederhana. Mesin ini hanya terdiri dari dar blok silinder, kepala silinder, piston dan connecting rod, poros engkol, tanpa katup dan timming chain.

Sementara pada mesin 4 tak lebih rumit karena di dalamnya terdapat mekanisme katup yang digerakkan oleh poros engkol melalui timming chain.

Konsumsi bahan bakar

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa mesin 2 tak akan menghasilkan 1.000 kali pembakaran dalam satu menit jika kecepatan mesin 1.000 RPM. Sementara itu, pada mesin 4 tak hanya akan menghasilkan 500 pembakaran dalam satu menit meskipun dengan kecepatan yang sama.

Oleh karena itu, bisa kita simpulkan bahwa mesin 2 tak memiliki konsumsi bahan bakar yang dua kali lebih banyak dibandingkan dengan mesin 4 tak.

Demikianlah pembahasan mengenai perbedaan mesin 4 tak dan 2 tak. Semoga bisa menambah wawasan kita semua. (elevenia)

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply