Beauty & Health

Kenapa Saat Berhubungan Intim Perut Bawah Terasa Sakit? Cari Tahu Di sini!

Kamu tentu saja sangat setuju jika seks adalah salah satu bumbu yang menunjang keharmonisan dalam kehidupan rumah tanggal. Jika pasangan suami istri tidak melakukan seks, maka bisa dipastikan pernikahan serasa hambar. Bisa dibilang hubungan seks merupakan kebutuhan yang sangat penting tiap pasangan suami istri. Tapi ternyata, ada sejumlah hal yang membuat hubungan seks menjadi menyakitkan, padahal seharusnya hubungan seks sangat menyenangkan bukan? Banyak dari pasangan, terutama wanita yang mengeluhkan sakit di bagian perut bawah, atau pun dibagian laginnya. Ternyata, sakit yang disarakan tersebut ada sejumlah penyebab yang mungkin menjadi alasan kenapa kamu merasakan sakit. Apa saja penyebabnya, simak ulasannya di bawah ini:

Penyebab Timbul Nyeri Usai Berhubungan Seks

Jarang Berhubungan Seks

Tidak jauh berbeda dengan otot lainnya, aktivitas seks yang dilakukan secara rutin dapat membuat vaginamu lebih sehat dan kuat. Hal ini pun diungkapkan oleh Dr. Raquel, beliau berkata bahwa rutin berhubungan seks, maka dinding vagina akan merenggang dan tentunya otot vagina akan lebih fleksibel.

Stres

Tanpa kamu dan pasangan sadari, ada banyak sekali penyebab yang bisa menimbulkan stres. Keadaan yang stress dapat menurunkan lubrikasi dan relaksasi otot pada vagina. Contohnya saja, kamu tengah bertengkar dengan pasangan, atau mungkin kamu stres karena masalah lainnya. berhubungan seks saat seks akan membuat sarat-saraf di vagina kamu akan terhubung dengan otot dinding rahim dan juga infeksi bakteri. Kedua hal inilah yang kerap jadi penyebab sakit saat kamu berhubungan seks.

Menopause

Menopause merupakan salah satu alasan kenapa kamu mengalami sakit saat berhubungan seks. Kamu harus tahu, perimonopause dan menopause merupakan 2 hal utama yang berhubungan erat dengan hasrat seksual. Sementara Atropic vaginitis yang akan lebih kering saat masa perubahan ini. Guna mengatasi masalah yang satu ini, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter supaya mendapatkan solusi dan penanganan yang tepat.

Efek Obat

Menopause seringkali dituding sebagai penyebab dari keringnya vagina. Padahal, ada sejumlah faktor lain yang bisa juga menyebabkan masalah ini. Saat kamu mengkonsumsi obat dan kamu merasa tidak terlalu bergairah, maka lubrikasi bisa menjadi solusi terbaik agar vagina tidak terluka. Tidak ada salahnya menggunakan lubrikasi. Namun kamu harus menghindari lubrikan yang berbahan minyak karena akan menyebabkan infeksi bakteri.

Infeksi Bakteri

Seringkali orang menyalahkan perubahan hormon saat gairah seks menurun atau merasakan sakit saat berhubungan seks. Tapi sebenarnya, seseorang yang sudah masuk usia menopause lebih rentan terinfeksi bakteri atau jamur. Masalah ini seringkali tidak disadari oleh wanita, padahal mereka sudah merasa tidak nyaman saat berhubungan seks. Untuk kamu yang mengalami masalah ini, segera hubungan dokter untuk penanganan terbaik.

Disfungsi Dinding Rahim

Masalah ini sebenarnya sering terjadi, namun sampai sekarang masih sulit didiagnosa. Bila kamu mengalami masalah yang satu ini, selama kamu berhubungan seks, maka kamu akan merasa sakit di daerah jaringan besar melon yang berisi otot, saraf pendukung rahim, vagina dan lainnya bisa terasa nyeri. Hal ini ditimbulkan oleh hormon saat masa menopause datang dan juga hilangnya massa otot yang akan terjadi seiring dengan bertambahnya usia kamu.

Masalah Pencernaan

Beberapa wanita ada yang mengalami iritable bowel syndrome (IBS) atau Crohn’s disease. Masalah tersebut merupakan masalah usus besar yang ada di sebelah uterus (rahim). Apabila rahim atau uterus tersebut sedikit aja bergerak, maka dapat memicur inflamasi dan juga iritasi pada usus besar.

Endometriosis

Endometriosis sendiri merupakan kondisi di mana jaringan endometrial tumbuh pada luar rahim. Penelitian di Italia menyebutkan mereka yang mengalami endometriosis akan merasa sakit saat hubungan intim. Tidak hanya itu, lokasi endomentriosis pun berkaitan erat dengan tingkat nyeri yang akan kamu rasakan. Contohnya bila endometriosis terletak di belakang vagina atau pun bagian bawah rahim, maka akan timbul nyeri ketika berhubungan intim.

Disfungsi Ereksi

Menurut penelitian 1 dari 5 pria yang sudah berusia 20 tahun ke atas, terbukti mengalami disfungsi ereksi. Bila pasangan kamu menjadi salah satu dari penderitanya, maka kamu akan merasa tidak nyaman saat berhubungan badan. Biasanya, penderita ini akan mengkonsumsi obat penguat, yang biasanya dapat menunda orgasme pada pria.

Mengabaikan Nyeri

Saat seks terasa menyakitkan untuk kamu, maka reaksi tubuh kamu akan menolaknya. Tubuh akan antisipasi atas rasa sakit yang kamu rasakan saat berhubungan seks. Untuk itu, sebelum kamu mengalaminya, lebih baik kamu konsultasikan masalah ini terlebih dulu kepada dokter. Jangan sampai kamu mengutamakan rasa malu dan mengabaikan kenikmatan kamu dan pasangan.

Bergitulah informasi seputar dengan rasa sakit yang timbul usai berhubungan intim. Mungkin rasa sakitnya akan berbeda-beda, namun di atas merupakan penyebab umum yang biasanya menyebabkan rasa sakit. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Leave a Reply