Babies /Kids

Inilah Cara Membuat Susu Formula yang Benar!

Jangan Lupa Share ya

Orangtua tentu harus mengetahui bagaimana cara yang benar dalam membuat susu bayi. Jangan sampai proses pembuatan yang salah berpengaruh pada pertumbuhan buah hati kamu. Membuat susu bayi sendiri merupakan sebuah kegiatan yang sangat sederhana. Namun tentunya memiliki banyak detail yang harus kamu perhatikan. Misalnya saja, soal suhu yang tepat saat membuat susu bayi, atau memasukkan air dulu atau susu dulu, sampai berapa lama susu formula yang sudah dibuat layak untuk bayi kita.

Ada pun sejumlah pertanyaan yang seringkali ditanyakan oleh orangtua, terutama bagi orangtua muda yang baru memiliki anak. Apa saja pertanyaannya, simak ulasannya di bawah ini:

Berapa Suhu yang Tepat Untuk Membuat Susu Bayi?

Bayi masih belum bisa bicara hingga saat dia menginginkan sesuatu selalu diawali dengan menangis, termasuk saat bayi merasa lapar. Untuk itulah saat bayi menangis ada baiknya kamu tidak usah panik terlebih dahulu, karena mungkin saja bayi lapar atau pun mengompol. Tapi kebanyakan dari orangtua akan cepat-cepat buat susu untuk meredakan tangis bayi tersebut. Untuk lebih mempercepat pembuatan susu, biasanya orang tua menggunakan air dengan suhu 40 derajat celcius saja, padahal hal tersebut akan memberikan risiko yang tidak baik bagi sang bayi, yaitu terserang kuman.

Kenapa kuman bisa menyerang bayi? Karena sebenarnya susu formula bayi tidak sepenuhnya steril. Susu bayi masih berkemungkinan untuk terkontaminasi kuman terutama saat prose pembuatannya, bahkan sekalipun itu di negara maju. Untuk menghindari hal tersebut akan lebih baik jika kamu membuat susu bayi dengan suhu 70 derajat celcius. Namun tentu saja susu setinggi itu jangan langsung diberikan kepada sekecil. Supaya suhunya cepat turun, kamu bisa meletakkan botol susu di bawah keran air dingin. Dengan begitu suhu susu pun lebih cepat turun.

Apa Boleh Membuat Susu Menggunakan Air Mineral?

Hal ini tentu saja dilarang. Seperti kalian tahu, namanya saja air mineral sudah pasti dalam air tersebut terkandung mineral yang mana si kecil belum bisa menerima mineral tersebut. Untuk itu akan lebih baik kamu menggunakan air putih biasa saja.

Saat Membuat Susu, Masukkan Air Dulu atau Susu Dulu?

Jawaban yang benar adalah masukkan air terlebih dahulu sebelum susu. Sebab, jika kamu memasukkan air terlebih dahulu maka bubuk susu tersebut akan lebih mudah larut di dalam air tanpa menghasilkan banyak gelombang udara, yang mungkin saja akan mengakibatkan si kecil mengalami kembung.

Misalnya saja, kamu memasukkan air sebanyak 30 ml ke dalam botol, kemudian masukkan satu sendok susu bubuk. Nantinya, susu yang akan dihasilkan bertambah menjadi 40ml. Ini merupakan cara pembuatan susu yang benar. Susu membuat volume meningkat dibanding saat dimasukkan air pertama tadi.

Bagaimana Cara Mengocok Susu yang Baik?

Hal ini tentu saja sangat penting untuk kamu ketahui, karena jika susu tidak larut dengan baik akan menyebabkan si kecil menjadi tidak nyaman. Cara mengocok yang baik adalah dengan diguncang ke kiri dan kanan, seperti kamu sedang membuat lingkaran. Namun kebanyakan dari orang tua justru mengocoknya dari atas ke bawah. Padahal gerakan tersebut akan menghasilkan gelembung udara, di mana gelembung udara tersebut dapat membuat si kecil lembung. Untuk itu disarankan untuk dikocok dari kiri ke kanan, bukan dari atas ke bawah.

Susu yang Telah Dibuat, Tanah Berapa Lama?

Jika si kecil makan dengan normal, maka hanya dalam waktu 50 sampai 1 jam, si kecil sudah berhasil menghabiskan satu porsi susu. Tentu saja, satu porsi di sini berbeda tiap anak karena memiliki nafsu makan yang berbeda pula. Apabila dalam satu jam si kecil masih belum menghabiskan susunya, kamu harus segera berkonsultasi ke dokter, mungkin saja si kecil kurang nafsu makan.

Lalu, jika susu tersebut tidak habis, sebaiknya disimpan untuk berapa lama? Jawabannya adalah jangan lebih dari 2 jam karena dikhawatirkan sudah terkontaminasi dengan kuman.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Mengganti Susu Formula Dengan Jenis Susu Lain?

Di pasaran kini sudah banyak beredar susu formula untuk berbagai umur. Namun sebenarnya dokter berpendapat bahwa anak tidak perlu mengganti-ganti jenis susu, kecuali jika hal tersebut disarankan oleh dokter demi kebutuhan khusus buah hati kamu. Susu formula yang dikategorikan dengan berbagai golongan umur sebenarnya hanya sebagai suatu strategi marketing saja, sebenarnya jika dilihat dari sisi medical, tidak ada bedanya dari susu tersebut sehingga tidak harus mengganti jenis susu. Selain itu, orang tua disarankan untuk memberikan ASI ekslusif setidaknya sampai bayi berumur 6 bulan.

Kapan Dianjurkan Bayi Minum Susu Untuk Pertumbuhannya?

Sebenarnya, tidak perlu karena sama seperti jawaban dipertanyaan sebelumnya. Saat anak sudah menginjak usia 1 tahun, sudah dibolehkan untuk mengkonsumsi soya milk atau pun susu sapi biasa, tidak perlu lagi mengandalkan susu formula.

Itulah sejumlah cara yang harus kamu tahu dalam membuat susu bayi dan juga informasi lainnya yang mungkin dapat menambah pengetahuan kamu. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply