Religi

Inilah 8 Macam Doa Iftitah yang Disunnahkan

Bacaan doa iftitah merupakan salah satu doa yang dibacakan ketika mengerjakan shalat, baik shalat wajib lima waktu maupun shalat Sunnah. Karena dalam menunaikan shalat, seorang muslim diharapkan untuk tidak mengerjakan kewajiban-kewajibannya saja seperti syarat wajib dan sah shalat, tapi dianjurkan pula untuk mengerjakan Sunnah-sunnah yang ada dalam shalat. Salah satunya yaitu mambaca doa iftitah yang benar sebagai salah satu Sunnah dalam shalat.

Dalil hukum membaca doa iftitah dalam shalat ini bisa kalian baca dalam hadis sahih dari Abi Hurairah yang mengatakan bahwa: “Biasanya Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wa sallam setelah bertakbir setika shalat (takbiratul ihram), beliau diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka, aku pu bertanya kepada Rasulullah sallallahu ‘alalihi wa sallam, “Wahai Rasullullah, kutebus Engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam di antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang Engkau bacakan itu adalah …. (Nabi menyebutkan bahwa itu adalah doa iftitah). Selain itu, di dalam kitab Al Adzkar, Imam An Nawawi berkata bahwa: “Ketahuilah bahwa semua doa-doa ini hukumnya Sunnah mustahabbah baik saat mengerjakan shalat wajib maupun shalat Sunnah”.

Dengan adanya dalil-dalil tersebut, maka sudah tentu sangat dianjurkan bagi setiap muslim untuk membaca doa iftitah di dalam shalatnya, baik saat mengerjakan shalat wajib maupun shalat Sunnah. Karena selain akan mendapatkan pahala Sunnah, pasti juga akan mendapatkan keutamaan bacaan doa iftitah yang lainnya.

Ada beberapa macam doa iftitah yang Nabi sallallhu ‘alalihi wa sallam ajarkan. Akan tetapi, perbedaan tersebut tidak perlu menjadi sebuah persoalan. Karena, semuanya tu bersumber dari dalil hadis yang sahih sehingga bisa kita amalakan. Berdasarkan dalil hadis, ada delapan macam doa iftitah yang bisa kita amalkan dalam shalat.

Berikut ini adalah doa-doa iftitah yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad Salallahu ‘alaihi wa sallam:

Doa Pertama

“Allah humma baa ‘id bai nii wa bai na kha thas yaa ya kamaa baa ‘ad ta bai nal masy riqi wal magh rib. Allaah humma naqqi nii min khathaa yaa kamaa yunaq qats tsaubul ab ya dlu minad danas. Allah hummagh sil khata yaa ya bil maa I wats tsalji wal barad.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Kedua

“subhaana kallah humma wa biham dikan wa tabaa rakas muka wa ta ‘aa laa jadduka wa laa ilaaha ghai ruk.” (HR. Abu Daud dan disahihkan Al Albani)

Doa Ketiga

Doa iftitah yang ketiga sama seperti doa iftitah yang kedua. Akan tetapi dengan tambahan bacaan berikut ini:

“Laa ilaaha illallah dan Allaaahu akbar kabii raa.” (3 kali)

Doa iftitah ini dibaca oleh Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melaksanakan shalat malam. (HR. Abu Daud dan disahihkan oleh Al Albani)

Doa Keempat

“Allahu akbar kabiiraa wal hamdu lillahi katsiiraa wa subhaa nallaa hi buk rataw wa ashii laa.” (HR. Muslim)

Doa iftitah ke empat ini dibacakan oleh seorang sahabat ketika melaksanakan shalat bersama Rasulullah sallallah ‘alaihi wa sallam, kemudian Rasul bersabda, “Aku kagum dengan doa ini. Pintu-pintu langit telah dibuka karena doa ini.” Kata Ibn Umar, “Sejak Rasullullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda seperti itu, saya tidak pernah meninggalkan doa ini.” (HR. Muslim)

Doa Kelima

“Al hamdu lillaahi hamdan katsii ran thayyi ban mubaa rakan fiih.” (HR. Muslim)

Doa iftitah ini dibaca salah seorang sahabat ketika shalat berjamah, kemudian Rasullullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku melihat 12 malaikat berlomba siapakah di antara mereka yang mengantarkannya (kepada Allah).” (HR. Muslim)

Selain itu, ada pula doa iftitah yang dibaca Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melaksanakan shalat malam.

Doa Keenam

“allah humma rabba jib rilla wa mii kaa iil wa israafiil. Faa thiras samaa waati wal ardl. ‘aali mal ghai bi was syaha dah. Anta tahkumu bai na ‘iba dik fii maa kaa nuu fiihi yakh tali fuun. Ihdi nii limakh tulifa fiihi minal haqqi bi idznik. Innaka tahdii man tasyaa u ilaa shiraa tim musataqiim.”

Doa Ketujuh

“Alh hamdu lillah.” (10x) dilanjutkan dengan “Allahu akbar.” (10x), kemudian “Laa-ilaaha illallaah.” (10x), lalu “Subhaa nallah.” (10x), dan “As tagh firullaah.” (10x) dan ditutup dengan bacaan “Allah hummagh fir lii wah dinii war zuqnii wa ‘aa finii.” (10x) serta Allah humma innii ‘a ‘uudzu bika minad dhii qi yaumal hisaab (10x).” (HR. Ahmad & Abu Daud dan disahihkan oleh Al Albani)

Doa Kedelapan

“Allaahu akbar.” (3x) dilanjutkan dengan bacaan “Dzul malaakut wal jaba ruut wal kib triyaa’ wal ‘a dza mah.” (HR. Abu Daud dan disahihkan oleh Al Albani)

Demikian pembahasan mengenai delapan macam doa iftitah yang disunnahkan dan perlu kalian ketahui. Kalian bisa memilih doa mana yang akan kalian baca ketika mengerjakan shalat, baik shalat wajib maupun shalat sunnah karena semuanya bersumber dari dalil yang jelas sehingga kalian tidak perlu ragu untuk memilihnya. (elevenia)

Leave a Reply