Beauty & Health

Fogging Demam Berdarah, Efektif Atau Berbahaya?

Fogging Demam Berdarah, Efektif Atau Berbahaya

Jangan Lupa Share ya

Seperti yang kita tahu semua, Indonesia pada saat ini sedang mengalami musim hujan. Dan dimana musim hujan tiba, maka salah satu pengunjung yang jarang absen adalah penyakit demam berdarah. Demam berdarah sendiri bukan penyakit baru dan telah memakan korban begitu banyak di Indonesia. Demam berdarah dengue (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

Salah satu cara untuk mencegah penyebaran DBD adalah dengan teknik fogging/pengasapan. Namun, jadi muncul banyak pertanyaan, apakah fogging berbahaya untuk kesehatan? Mari kita jawab 5 pertanyaan mengenai fogging berikut:

1. Apakah fogging berbahaya bagi bayi?

Perlu diketahui, gas asap fogging nyamuk ini termasuk dalam insektisida berjenis zat pyrethroid sintetis. Jenis bahan kimia tersebut bisa dengan mudah didapatkan di toko bahan kimia dan memang diperuntukkan untuk membunuh serangga. Karena memiliki zat kimia, maka bayi di bawah 1 tahun tidak boleh terpapar asap fogging karena efek sampingnya akan jauh lebih berbahaya.

Pindahkan bayi ke tempat yang tidak terpapar asap fogging langsung ketika fogging dilakukan, selimuti atau tutup perlengkapan dan peralatan untuk bayi ketika dilakukan fogging agar zat kimia tidak melekat. Perhatikan gejala bayi apabila telah terpapar, bila efek samping seperti muntah terjadi, maka periksakan ke dokter terdekat.

2. Apakah fogging dapat berbahaya untuk hewan peliharaan?

Fogging sendiri jika dalam dosis yang normal, yang biasanya dilakukan, maka hal itu tidak akan membahayakan binatang peliharaan anda. Akan tetapi, sebaiknya pada saat fogging, anda juga mengamankan binatang peliharaan anda. Jangan biarkan binatang peliharaan anda berada di kandang, lalu terpapar langsung dengan asap fogging terlalu lama. Jika binatang peliharaan anda menghirup asapnya terlalu banyak, maka hal itu juga dapat membahayakan binatang peliharaan anda.

3. Apakah fogging berbahaya bagi manusia?

Sama halnya dengan hewan peliharaan, dengan dosis yang normal dan dengan takaran yang pas, fogging tersebut hanya efektif untuk membunuh nyamuk. Tetap waspada untuk beberapa orang yang sensitif atau apabila dosis yang diberikan terlalu banyak, atau terlalu banyak menghirup asap fogging langsung. Ingat, fogging juga dilakukan dengan pembakaran.

Apabila terlalu banyak menghirup asap fogging tersebut, maka juga dapat membahayakan tubuh kita. Bagi mereka yang sensitif, mereka akan mengalami sakit kepala, kemudian mata mulai berair, hidung gatal, dan juga gangguan pada pencernaan dan mungkin bisa terjadi mual dan muntah. Jika terjadi hal-hal demikian, sebaiknya anda harus ke Rumah Sakit atau dokter terdekat untuk diperiksakan.

4. Apakah fogging berbahaya bagi ibu hamil?

Sampai sekarang, belum ada penelitian spesifik yang menyatakan fogging ini berbahaya atau tidak untuk ibu hamil. Tetapi sekali lagi, apabila saran bagi anda yang tidak hamil untuk jangan menghirup asapnya terlalu banyak, bisa dipastikan ibu hamil memiliki kondisi yang lebih rentan bila terpapar asap fogging langsung. Sebaiknya pada saat penyemprotan atau pengasapan fogging, ibu yang sedang hamil segera meninggalkan tempat tersebut.

5. Apakah fogging benar-benar efektif untuk membunuh nyamuk?

Fogging sendiri dapat membunuh nyamuk Aedes Aegypti atau jenis nyamuk lainnya. Tetapi, khusus jenis nyamuk yang sudah dewasa yang sudah bisa terbang. Lalu, bagaimana dengan jentik nyamuk atau nyamuk yang belum menjadi nyamuk dewasa atau nyamuk tersebut masih dalam bentuk larva?

Untuk memberantas larva tersebut, tidak ada cara lain selain dengan cara 3M: Menutup, Menguras, Mengubur objek-objek yang mendukung siklus hidup nyamuk. Jadi menguras bak mandi, menguras tempat penampungan air, kemudian mengubur benda-benda yang dapat menampung air, serta menutup tempat penampungan air.

Dan untuk anda yang hobi memelihara ikan. Sebaiknya, jangan biarkan kolam anda kosong tanpa ikan, karena kolam akan menjadi sarang jentik-jentik nyamuk. Sebaiknya anda memelihara ikan untuk memakan jentik nyamuk tersebut.

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply