MEDIA ROOM

CFO elevenia: “Kami berharap jika ada peraturan baru, tidak akan membatasi ruang gerak bisnis e-commerce di Indonesia”

CFO elevenia - Lila Nirmandari (1)
Jakarta, 15 Juni 2015 – Desas desus mengenai peraturan yang juga terkait pajak untuk industri e-commerce dalam negeri memang sudah lama terdengar. Namun kejelasannya mengenai angka dan detil lainnya, masih menjadi misteri ilahi yang belum terungkap. Rumor berkata bahwa di bulan Agustus 2015, peraturan tersebut akan diresmikan. Lalu apa yang sebenarnya dipikirkan oleh para pemain e-commerce dari peraturan tersebut, mengingat industri ini masih dalam tahap bertumbuh ini? 
 
Belumlah tegap langkah industri e-commerce di tanah air, kehadirannya ternyata mengundang intrik di banyak pihak, terutama pemerintah. Sudah hampir enam bulan terakhir, dunia e-commerce ramai diberitakan mengenai peraturan baru yang akan mengatur kerja dunia e-commerce seharusnya. Angin berlalu juga mengatakan bahwa akan ada pajak baru yang dikenakan kepada para pemain e-commerce. Tak hanya itu, desakan publik terhadap pemerintah untuk membuat peraturan mengenai e-commerce ini juga didasarkan pada aturan perlindungan konsumen. Namun para pemain e-commerce di tanah air masih belum memikirkan akan bagaimana peraturan yang kabarnya akan diresmikan bulan Agustus 2015 nanti. 
 
“Kami berharap nantinya peraturan baru yang nantinya hadir akan mendukung kegiatan kami sebagai pemain e-commerce,” ujar Lila Nirmandari, Chief Financial Officer elevenia. Lebih lanjut lagi Lila menambahkan jika mengenai masalah pembayaran pajak, selama ini, dari mulai berdiri, elevenia terus melaksanakan kewajiban tersebut. “Kami berusaha menjadi perusahaan yang bukan hanya berbicara mencari laba, namun juga taat pada peraturan yang berlaku,” papar Lila. 
 
Melihat pada banyaknya kabar yang mengatakan bahwa Direktorat Jenderal Pajak nantinya akan ada pemberlakuan Pajak Pertambahan Nilai (PPn) 10% dari nilai jual setiap transaksi yang terjadi, yang diperuntukkan pada e-commerce yang memiliki nilai omset minimal Rp400 juta sebulan. Sebenarnya ini bukan peraturan baru. Aturan ini sudah lama ada. Terkait hal ini, Lila menambahkan bahwa apapun aturan baru yang nantinya akan diterapkan, elevenia sebagai salah satu pemain e-commerce akan tetap mengikutinya. “Kami percaya bahwa aturan itu dibuat untuk kebaikan bersama. Namun yang perlu diawasi adalah proses eksekusinya yang seringnya tidak seragam,” papar Lila menambahkan . 
 
Ketika ditanya bagaimana harusnya dukungan pemerintah pada  industri e-commerce di Indonesia, Lila menambahkan dengan lugas bahwa Industri e-commerce ini masih sangat hijau di Indonesia. “Kami semua para pemain masih dalam tahap berjibaku untuk membangun ekosistemnya. Kami percaya bahwa pemerintah akan mendukung para pemain e-commerce dengan atau tanpa aturan baru tersebut. Kami berharap aturan baru tersebut tidak akan membatasi ruang gerak untuk bisnis e-commerce ini bertumbuh di Indonesia ” ujar Lila menutup pembicaraan. 
Share

Leave a Reply