Mother & Baby

Cara Merawat Jahitan Setelah Melahirkan yang Benar

Jangan Lupa Share ya

Anak adalah karunia terbesar Allah yang diberikan di dunia. Setiap pasangan yang telah menikah tentu saja ia sangat mendambakan kehadiran seorang buah hati sebagai pelengkap di tengah – tengah keluarganya. Anak adalah suatu rezeki yang tak terkira bahkan tak ternilai walau harus meregang nyawa bertaruh antara hidup dan mati. Seorang wanita yang telah menikah tentunya ingin merasakan menjadi wanita yang sesungguhnya, yakni pada kodratnya untuk memiliki seorang anak, mengandung hingga melahirkan seorang anak.

Dalam suatu hikayat pernah ada sebuah kutipan bahwa seorang wanita akan menjadi wanita yang sempurna ketika ia telah mengandung dan melahirkan serta menjadi ibu seutuhnya. Menjadi wanita bukanlah hal yang mudah, karena agar memiliki seorang anak, ia harus mempertaruhkan nyawanya demi melahirkan sang buah hati untuk melengkapi keluarga kecilnya. Setiap pasangan yang mempunyai kabar bahwa sang istrinya sedang mengandung pasti perasaannya sangatlah bahagia, namun meskipun begitu tak jarang pada detik – detik akan melakukan kelahiran ia akan merasa cemas bahkan ketakutan karena memang proses melahirkan tiap orang yang beraneka ragam dengan bertaruh nyawa antara hidup dan mati.

Konon, menjadi wanita seutuhnya adalah dengan melahirkan sang buah hati dengan proses yang normal, padahal pendapat ini tidaklah sepenuhnya benar. Pasalnya pada saat melahirkan kondisi sang ibu tentu berbeda – beda. Apabila seorang ibu melahirkan namun terdapat permasalahan serius pada kandungannya atau kandungan yang tidak berkontraksi pada saat detik – detik waktu yang telah diperkirakan dan memaksakan lahir dengan normal maka yang menjadi taruhan bukan harga diri dari seorang ibu melainkan nyawanya. Maka dari itu, tidak semua pepatah – pepatah harus sepenuhnya dilakukan dan diresapi dalam – dalam. Setiap wanita pastinya memiliki impian untuk melahirkan dengan normal namun apa daya jika kondisi tidak memungkinkan. Wanita adalah peranan yang sangat penting dalam keluarga, sehingga untuk masalah melahirkan ini sebaiknya melakukan anjuran dokter agar tidak sampai terjadi hal – hal yang tidak di inginkan.

Melahirkan secara normal adalah dengan mengeluarkan sang buah hati melewati perineum yakni antara vagina dan anus. Pada saat melahirkan secara normal sekalipun perineumnya elastis pada saat merenggang tidak menutup kemungkinan akan robek sehingga membutuhkan jahitan untuk menutup robekannya kembali. Setelah melahirkan seorang wanita yang telah menjadi seorang ibu selain harus mengurusi buah hatinya, ia juga harus berhati – hati pada jahitan yang ada pada vaginanya agar lekas sembuh dan tidak sampai menimbulkan infeksi. Bagi Anda yang baru saja melahirkan, Anda haruslah memperbanyak informasi Anda perihal Cara Merawat Jahitan Setelah Melahirkan Yang Benar. Agar kondisi jahitan Anda lekas mongering dan sembuh.

Cara Merawat Jahitan Setelah Melahirkan

Bagi Anda yang baru saja memiliki buah hati, Anda harus mengetahui tips berikut ini Cara Merawat Jahitan Setelah Melahirkan Yang Benar.

  • Lakukan rutinitas mandi hanya sekali dalam satu hari.
  • Rutinlah mengganti pembalut Anda, jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum dan setelah menggantinya.
  • Cobalah untuk melakukan senam kegel. Anda tidak harus pergi ke tempat fitness, Anda bisa melakukannya di rumah.
  • Angin – anginkan jahitan pada vagina Anda, yakni dengan tidak memakai apapun kecuali penutup kain atau rok. Lakukanlah 2 kali dalam sehari.
  • Perbanyaklah mengonsumsi air putih. Air putih memang menjadi andalan dalam segala suasana, baik sehat ataupun sakit. Dengan mengonsumsi air yang cukup maka akan membantu dalam proses pengeringan.
  • Makanlah – makanan yang berserat, makanan yang berserat ini gunanya untuk menghindarkan Anda pada masalah sembelit. Anda bisa mengonsumsi sayuran, gandum – ganduman dan nasi merah.

Cara Mengurangi Rasa Nyeri pada Jahitan di Vagina

Setiap jahitan yang ada pada tubuh umumnya akan menimbulkan rasa nyeri, bagi Anda yang sudah paham Cara Merawat Jahitan Setelah Melahirkan Yang Benar, Anda juga perlu menyimak Cara mengurangi rasa nyeri pada jahitan di vagina berikut ini.

  • Kompreslah bagian luka jahitan dengan es, lakukanlah tidak lebih dari 30 menit. Dan untuk mengulanginya, Anda harus memberikan jeda minimal satu jam.
  • Gunakan air hagat pada saat Anda membilas vagina Anda, baik setelah buang air atau mandi.
  • Hindari menggunakan hairdryer pada saat mengeringkan luka pada vagina.
  • Jangan coba – coba menggunakan tampon jika belum sembuh total.
  • Agar duduk terasa lebih nyaman, maka duduklah dengan beralaskan bantal.

Nah, itulah beberapa Cara mengurangi rasa nyeri pada jahitan di vagina dan cara mengurangi rasa nyeri pada jahitan di vagina. Bagi Anda yang sedang mengalami luka pada jahitan vagina, maka jangan bersedih hati. Anda sepatutnya bersyukur karena diluar sana mash banyak para wanita yang tidak bisa memiliki anak dan tidak pernah merasakan bagaimana rasanya melahirkan. (elevenia)

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply