Sports /Hobi /Otomotif

Cara Mengganti Oli Motor di Rumah yang Paling Tepat

Oli atau pelumas, merupakan salah satu elemen yang termasuk vital pada kendaraan, baik itu mobil atau sepeda motor. Jika pada mobil, kamu disarankan untuk mengganti oli pada mesin setiap 10.000 km. sementara itu, pada motor jaraknya lebih singkat, yakni 3.000 km atau dalam kurun 1 hingga 2 bulan.

Pelumas atau oli pada kendaraan berfungsi untuk mengurangi gesekan antar tiap komponen yang berbuat dari logam sebagai bahan utamanya. Selain itu, oli juga berfungsi untuk membersihkan serpihan logam yang diakibatkan oleh putaran mesin, serta menjaga keadaan mesin agar tetap stabil dari gejala panas yang berlebih atau yang biasa kita sebut dengan istilah overheat.

Jika kamu memiliki kendaraan, sebaiknya kamu tidak lalai untuk selalu mengganti oli atau pelumas pada kendaraan secara berkala atau sesuai jadwal. Hal ini dikarenakan pelumas atau oli mesin yang terlalu lama dipakai dan melewati batas kilometer yang ditentukan, akan berdampak fatal pada kinerja mesin kendaraan. Terutama pada bagian-bagian seperti piston, setang seher, blok silinder, serta komponen yang terbuat dari logam lainnya.

Bahkan pada kondisi yang ekstrem seperti oli yang terkuras habis pada mesin kendaraan akan mengakibatkan mesinnya bermasalah. Jika hal ini terjadi, maka kamu harus mengeluarkan biaya yang lebih besar pada saat servis kendaraanmu di bengkel resmi.

Jika kamu ingin mengganti oli dan merasa malas untuk pergi ke bengkel. Kamu bisa menggantinya sendiri di rumahmu. Dan jika kamu masih tidak mengetahui caranya, maka berikut ini merupakan langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengganti oli mesin pada kendaraan tanpa pergi ke bengkel.

Langkah-Langkah Mengganti Oli Motor di Rumah yang Paling Tepat

Pertama-tama, siapkanlah terlebih dahulu alat yang akan kamu pergunakan seperti wadah untung menampung oli, corong, tang, kunci ring yang digunakan untuk membuka baut tap oli yang biasanya berukuran 12, 14, 17 dan 19 karena pada tiap motor ukurannya berbeda-beda dan pastinya persiapkan oli yang baru. Selain itu, perhatikan volume oli mesin pada kendaraanmu sebelum kamu membeli oli yang baru.

Langkah kedua, pada saat akan mengganti oli, pastikanlah mesin dalam keadaan hangat. Hal ini bertujuan agar oli yang terjebak di dalam mesin menjadi encer, sehingga mudah untuk mengalir keluar.

Langkah ketiga, simpanlah wadah yang akan digunakan untuk menampung oli bekas di bawah baut tap, kemudian bukalah baut tap tersebut dan biarkan oli mengalir. Jangan lupa untuk membuka tutup oli di bagian atas juga.

Langkah keempat, gunakanlah angin yang bertekanan tinggi atau kompresor agar oli yang tersisa di dalam bisa ikut keluar. Jika kamu tidak memiliki kompresor, hidupkan mesin sekitar 15 hingga 25 detik agar sisa oli bekas yang ada di dalam mesin cepat keluar. Bagi kamu, cara ini mungkin agak sedikit ekstrem. Akan tetapi, hal ini masih termasuk aman untuk mesin kendaraan kamu asalkan kamu tidak menghidupkannya terlalu lama.

Langkah kelima, jika semua prosedur yang telah dijelaskan sebelumnya telah kamu lakukan, maka langkah selanjutnya adalah menutup kembali baut pada tap mesin. Pada tipe motor tertentu, biasanya terdapat saringan oli. Jika ada, bersihkanlah juga saringan oli tersebut jika terdapat kotorannya.

Langkah keenam, jika kamu sudah yakin bahwa baut tap oli sudah terpasang dengan baik dan rapat, tuangkan oli yang baru dan jangan lupa untuk menggunakan corong agar oli yang akan dimasukkan tidak akan berceceran. Jika kamu tidak memiliki corong, maka kamu bisa memakai alat yang seadanya yang dapat membantu memudahkanmu ketika memasukkan oli yang baru.

Langkah ketujuh, setelah oli yang baru selesai dimasukkan, pasangkan kembali tutup pengisian oli. Pastikan tutup tersebut terpasang dengan kencang dan motormu siap untuk kembali digunakan.

Nah, cara mengganti oli sendiri ini cukup mudah bukan? Asalkan kamu memiliki kemauan dan usaha untuk melakukannya, maka kamu pasti tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menggantinya di bengkel. Gantilah oli pada kendaraanmu secara berkala agar motor kamu menjadi lebih awet dan tahan lama. Jangan biarkan motor kamu rusak begitu saja hanya karena kamu telat untuk mengganti oli. Agar selalu dalam keadaan yang baik, maka selalu rawat dan jaga kendaraan yang kamu miliki.

Demikianlah tips mengenai cara mengganti oli pada kendaraan bermotor. Semoga bermanfaat bagi kamu yang membutuhkannya. (elevenia)

 

Leave a Reply