Beauty & Health

Berbagai Jenis Batuk dan Cara Mengobatinya

Jangan Lupa Share ya

Batuk itu terdiri atas bermacam-macam jenis. Masing-masing jenis cirinya berbeda satu sama lain. Untuk mengetahui macam-macam batuk, bahasannya ada di bawah ini.

Batuk Rejan


Batuk rejan adalah salah satu penyakit yang menular. Penyakit ini disebabkan oleh bacterium Bordetella maupun B. Parapertussis. Batuk ini bisa menyebabkan kematian, menurut data WHO ada sekitar 300.000 kasus kematian karena batuk ini. Di dunia setiap tahun ada sekitar 50 juta kasus.

Batuk rejan biasanya menyerang balita yang berusia di bawah 1 tahun. Batuk ini akan terlihat gejalanya setelah 3 sampai 12 hari. Gejala tersebut dimulai dengan gejala ISPA seperti batuk biasa, bersin serta keluar cairan di hidung. Lalu, selama waktu 1 hingga 2 minggu batuk akan terus menerus terjadi. Namun, ada kalanya batuk berhenti sementara waktu.

Penularan penyakit ini dapat disebabkan ketika si penderita batuk kemudian orang sehat menghirupnya. Orang sehat yang tubuhnya memiliki kekebalan yang rendah bisa tertular. Untuk mengurangi terjadinya infeksi, perlu diberikan antibiotik kepada penderita. Bisa juga diberikan kepada orang sehat disekitarnya agar kemungkinan tertular semakin kecil.

Apabila penderita mengalami sakit berat maka harus dirawat di rumah sakit. Tempatkan mereka di kamar yang tidak terlalu terang serta harus tenang. Oleh karena suasana yang ribut atau berisik bisa membuat penderita batuk. Jika penyakit itu sangat berat bisa jadi si pasien harus diberikan selang yang dimasukkan ke trakea agar menuju langsung ke paru-paru.

Untuk mencegah anak mu tidak terjangkit batuk rejan ini, mereka harus diberi imunisasi. Imunisasi dilakukan pada usia 2, 4, 6, 18 bulan, dan 4 sampai 6 tahun. Dengan begitu kemungkinan anak mu terjangkit batuk rejan semakin sedikit.

Batuk Berdahak


Batuk ini memiliki ciri yang sangat khas, yaitu keluarnya suara yang berat dan “serak” akibat lendir di tenggorokan. Penyebab batuk ini ada banyak seperti udara yang dingin, alergi terhadap debu, asap, bulu, hewan, dan lain sebagainya. Bisa juga karena penderita memiliki penyakit yang parah seperti asma, pembekuan darah di paru-paru, gagal jantung, serta pneumonia.

Sebab lainnya karena merokok, karena hal ini dahak penderita berwarna hijau, kuning, sampai berdarah dan bau yang tidak enak.

Cara pengobatan batuk ini ada beberapa cara, tidak melulu harus dengan obat. Dengan cara yang alami, kamu bisa menyembuhkan batuk ini dengan mudah. Ikuti saja tips-tips di bawah ini.

  • Pertama, kamu bisa menghirup uap dari air yang mendidih. Lebih baik jika kamu mandi dengan air hangat untuk membantu mengeluarkan lendir dari tenggorokan.
  • Kedua, dengan sering minum air putih untuk menghilangkan dahak. Akan lebih bagus jika minum dengan air hangat.
  • Ketiga, hindari makan-makanan yang berminyak, dan daging-dagingan. Kedua makanan itu malah akan membuat produksi lendir mu semakin meningkat.
  • Keempat, cobalah berhenti merokok bagi kamu yang pecandu rokok. Asap rokok bisa memperburuk pernapasan mu.
  • Kelima, kumurlah dengan air garam campur kunyit bila mau. Dengan cara ini, saluran pernapasan dan tenggorokan mu akan tenang.

Mudah kan mengobati batuk ini?

Batuk Kering


Batuk kering atau yang disebut batuk non produktif tidak mengeluarkan dahak, makanya disebut batuk kering. Gejala terjadinya batuk ini umumnya karena flu atau alergi dengan debu serta asap rokok. Salah satu jenis batuk kering adalah Bronkospasme. Artinya batuk kering yang terjadi secara tiba-tiba pada malam hari karena adanya penyempitan pada saluran bronchus.

Batuk kering bisa disebabkan oleh beberapa gejala, mungkin ada yang kamu sadari, ada pula yang tidak. Mau tahu apa saja penyebabnya? Jawabannya ada di bawah ini.

  • Infeksi virus.
  • Alergi. Apabila penyebabnya ini gejala batuk akan disertai dengan bersin-bersin.
  • Pengaruh obat-obatan. Salah satu obat yang menyebabkan adanya batuk kering adalah ACE inhibitor atau obat darah tinggi.
  • Asma. Gejala asma salah satunya adalah batuk ini.
  • Bisa karena saluran pernapasan tertutupi oleh benda asing, misalnya makanan.

Dari semua penyebab yang sudah disebutkan, yang paling berpengaruh adalah infeksi virus dan konsumsi antibiotik yang berguna untuk mengobati virus tersebut. Mengapa mengkonsumsi antibiotik bisa menyebabkan batuk? Jawabannya adalah adanya risiko alergi serta efek samping.

Efek samping itu bisa berupa diare, muntah, infeksi jamur, bahkan mual. Antibiotik yang dikonsumsi tidak semestinya juga bisa membubuh bakteri baik sehingga virus akan mudah menyebar.

Itulah bahasan mengenai batuk. Pola hidup yang sehat tentunya harus diterapkan agar berbagai penyakit tidak bisa mengancam kesehatan mu. Mulailah dari hal-hal yang kecil agar terhindar dari batuk atau penyakit lainnya.

Menjaga kesehatan sebenarnya tidak sulit dan tidak harus yang mahal. Hal paling penting adalah harus rajin minum air putih, itu saja. AIr putih berguna juga untuk mencegah kamu dari batuk ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi mu.

Jangan Lupa Share ya

Putri

SEO Content
"Wherever life plants you, bloom with grace."
Putri

Leave a Reply