Hobby

Apa Saja sih yang Termasuk Olahraga Atletik?

Jangan Lupa Share ya

Atletik merupakan cabang olahraga yang mendasari semua cabang olahraga lainnya. Atletik memiliki karakteristik gerakan dasar yang menjadi kebiasaan kita sehari-hari. Misalnya, berjalan, berlari, melempar, dan melompat.

Lari


Lari merupakan olahraga yang paling terkenal sebagai pembakar lemak. Olahraga ini sangat mudah dilakukan di mana saja dan kapan saja, tanpa mengeluarkan biaya.

Manfaat olahraga lari adalah meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Hasil riset juga membuktikan bahwa selain meningkatkan kolesterol, lari juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan fungsi paru-paru, serta membantu mencegah penyakit kekentalan darah.

Dalam atletik, olahraga lari terbagi lagi menjadi beberapa macam, antara lain sebagai berikut.

1. Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek adalah berlari dengan kecepatan penuh sepanjang jarak yang telah ditentukan. Lari jarak pendek terdiri atas lari 100 m, 200 m, dan 400 m.

Meskipun jaraknya berbeda tapi tekniknya tetap sama. Perbedaannya hanya lah pada penghematan penggunaan tenaga, karena jarak yang harus ditempuh berbeda. Semakin jauh jarak larinya, semakin besar pula tenaga yang dibutuhkan.

2. Lari Jarak Menengah

Gerakan lari jarak menengah (antara 800 m- 1500 m) sedikit berbeda dengan gerakan lari jarak pendek. Lari jarak menengah, kaki menapak ball hell –ball. Ball hell-ball disini maksudnya, yaitu menapakkan bobot tubuh pada ujung kaki tumit dan menolak dengan ujung kaki. Tahap start dalam lari jarak menengah dilakukan dengan cara berdiri.

Dalam lari jarak menengah ini diperlukan kecepatan lari, kondisi fisik, dan daya tahan tubuh yang baik. Gerakan dalam lari jarak menengah harus dilakukan dengan sewajarnya, yaitu kaki diayunkan ke depan, panjang langkah tidak perlu terlalu lebar, kecuali ketika menjelang masuk ke garis finish.

3. Lari Jarak Jauh

Lari jarak jauh dilakukan dalam lintasan stadion mulai dari jarak 300 m, 5000 m, sampai dengan 1.000 m. Sementara, untuk lari marathon dan cross-country harus dilakukan di luar stadion.

Bagi pelari jarak jauh, kebutuhan yang paling penting dalam menunjang kemampuannya adalah kesiapan, baik secara fisik maupun mental.

Gerakan dalam lari jarak jauh adalah gerakan ayunan lengan dan kaki yang dilakukan seringan mungkin. Semakin jauh jarak lari yang ditempuh, posisi lutut yang diangkat semakin rendah, dan langkah juga semakin kecil.

4. Lari Halang Rintang

Lari halang rintang (steeple-chase),.termasuk dalam lari jarak jauh dengan melalui berbagai rintangan. Jarak yang ditempuh dalam lari halang rintang ini adalah 3000 m.

Rintangan yang terdapat dalam lari haling rintang terbagi menjadi dua, yaitu rintangan gawang dan rintangan air dengan gawang didepannya (water jump).

Pelari halang rintang harus mempunyai kecepatan berlari, seperti pelari 1500 m.

Selain itu, juga harus mempunyai daya tahan seperti pelari 5000 m, dan diperlukan kemahiran khusus dalam melewati berbagai rintangan yang ada.

5. Lari Estafet

Lari estafet (lari sambung) merupakan salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilakukan secara bergantian. Satu regu lari estafet terdiri atas 4 orang pelari, yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat.

Pada nomor lari sambung diperlukan kemahiran khusus yang tidak bisa dijumpai pada nomor pelari lainnya, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari dengan cepat dari pelari sebelumnya ke pelari berikutnya.

Nomor lari estafet yang sering diperlombakan adalah nomor 4 x 100 m dan nomor 4 x 400 m. Dalam melakukan lari estafet, bukan hanya diperlukan teknik khusus dalam pemberian tongkat, melainkan juga penerimaan tongkat di zona atau daerah pergantian.

Lompat


Baca Juga: MACAM OLAH RAGA TRADISIONAL ASLI DARI INDONESIA

Lompat merupakan suatu gerakan mengangkat tubuh dari suatu titik ke titik lainnya dan bertumpu pada kedua kaki, serta mendarat dengan kedua kaki.

Dalam olahraga, lompat terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu lompat tinggi, lompat galah, dan lompat jauh.

Ada pun penjelasannya adalah sebagai berikut.

1. Lompat Tinggi

Lompat tinggi merupakan salah satu keterampilan untuk melewati mistar yang berada di kedua tiangnya. Ketinggian lompatan yang dicapai oleh seorang pelompat bergantung pada kemampuan dan persiapan bertanding dari masing-masing atlet.

Dalam lompat tinggi juga dikenal gaya straddle, yaitu ketika badan melewati mistar, dengan cepat atlet harus memutar atau membalikan posisinya, sehingga sikap badan di mistar telungkup

Kondisi mengkhawatirkan dalam perlombaan ini adalah ketika atlet harus melompati mistar tanpa membuatnya terjatuh. Apabila tiga kali gagal melompati mistar tersebut, atlet akan didiskualifikasi.

2. Lompat Galah

Lompat galah merupakan olahraga lompat yang menggunakan alat berupa tongkat.

3. Lompat Jauh

Lompat jauh merupakan suatu aktivitas gerakan yang dilakukan dalam lompatan untuk mencapai lompatan dengan jarak sejauh-jauhnya.

Ukuran lapangan lompat jauh untuk jarak awalan lari sampai balok tumpuan adalah 45 m. Balok tumpuannya memiliki ketebalan sekitar 10 cm, panjang 1,72 m, dan lebar 30 cm. Sementara bak lompatan mempunyai ukuran panjang 9m, lebar 2,75 m dan kedalaman sekitar 1 meter.

Gerak lompat jauh merupakan gerakan perpaduan antara kecepatan, kelenturan, daya tahan, dan juga ketepatan.

Para peneliti telah membuktikan bahwa suatu prestasi lompat jauh bergantung pada kecepatan daripada ancang-ancang atau sikap awalan. Oleh karena itu, lari jarak jauh bukan hanya mengharuskan pelompat mempunyai kemampuan kecepatan lari, melainkan juga kemampuan dari tolakan kaki atau tumpuan.

Lempar


Dalam olahraga, lempar terdiri atas dua macam, yaitu lempar lembing dan lempar cakram.

Ada pun penjelasannya adalah sebagai berikut:

1. Lempar Lembing

Dalam lempar ini, lembing yang digunakan terbuat dari logam. Lembing yang digunakan untuk putra beratnya 800 gr dan panjang 2,70 m. Sementara, untuk putri, lembing yang digunakan beratnya 600 gram dan panjang 2,30 m.

2. Lempar Cakram

Lempar cakram merupakan salah satu cabang olahraga atletik. Cakram yang dilempar, memiliki ukuran garis tengah 220 m. Cakram yang dilempar laki-laki beratnya 2 kg, sedangkan untuk perempuan 1 kg.Lempar cakram sudah dilombakan sejak olimpiade 1896 di Athena, Yunani.

Cara melempar cakram, diawali dengan dua kali putaran badan cara memutarkan badan, yaitu:

  • Berdiri membelakangi arah lemparan;
  • Lengan memegang cakram diayunkan ke arah belakang kanan diikuti gerakan badan;
  • Kaki kanan agak ditekuk;
  • Kaki kanan kendur dan tumit diangkat;
  • Lempar cakram 30 derajat lepas dari pegangan;
  • Ayunkan cakram mendahului putaran badan; dan
  • Lepaskan cakram diikuti dengan posisi badan yang condong ke depan.

Tolak Peluru


Tolak peluru merupakan salah satu cabang olahraga atletik. Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat dengan jarak sejauh mungkin.

Tolak peluru merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mencapai lemparan atau tolakan dengan jarak sejauh-jauhnya. Peluru yang digunakan terbuat dari besi berbentuk oval. Berat peluru tersebut mulai dari 2 kg, 4 kg, 5 kg, dan 7 kg, dengan ruang lingkaran lebar 5 x 3 m.

Teknik penting dalam olahraga tolak peluru adalah mendorong peluru ke arah luar dan kecepatan yang maksimal, dengan sudut sekitar 40 derajat.

Posisi untuk menolak harus ditekankan pada kaki. karena kaki adalah bagian yang terkuat dari badan.

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply