Religi

Adab dan Doa Menjenguk Orang Sakit

Jangan Lupa Share ya

Sakit merupakan suatu ujian atau cobaan bagi manusia. Ada saat saudara, teman, sahabat, kerabat, atau tetangga kita mengalami musibah sakit. Bagi umat muslim tentu wajib menjenguk saudaranya yang sakit. Seperti halnya terdapat pada  sebuah hadist “Hak Sesama Muslim”:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ:  قَالَ رَسُولُ اللَّهِ  “حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ: إذَا لَقِيْتــَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاك

فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَك  فَانْصَحْهُ،  وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ، وَ إِذاَ  مَرِضَ  فَعُدْهُ، وَإِذاَ  ماَتَ

فاتـْبَعْهُ”.  (رَواهُ مُسلمٌ، بَابُ مِنْ حَقِّ الْمُسْلِمِ لِلْمُسْلِمِ رَدُّ السَّلَامِ برقم 2162)

Terjemah Hadis:

Dari Abu Hurairah t ia berkata: Rasulullah r bersabda:
“Hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam, yaitu: 
(1) jika kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, 
(2) jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya, 
(3) jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah ia nasihat, 
(4) jika ia bersin dan mengucapkan: ‘Alhamdulillah’ maka do’akanlah ia dengan Yarhamukallah (artinya = mudah-mudahan Allah memberikan rahmat kepadamu), 
(5) jika ia sakit maka jenguklah dan 
(6) jika ia meninggal dunia maka iringilah jenazahnya”.
(HR. Muslim, no. 2162).

Dari hadist di atas kita ketahui bahwa menjenguk orang sakit adalah salah satu dari hak seorang muslim kepada muslim lainnya. dalam melaksanakannya terdapat keutamaan serta pahala yang besar. Dengan menjenguk orang sakit maka secara tidak langsung kita telah memberikan dorongan atau semangat agar ia terus bertawakkal dan tidak menyerah akan penyakitnya.

Adab – adab Menjenguk Orang Sakit

Untuk melaksanakan salah satu hak muslim ini Islam memberikan aturan bagaimana tata cara yang baik ketika menjenguk orang yang sakit.

Hal yang perlu diperhatikan saat menjenguk:

  1. Menyenangkan hati orang yang sedang sakit, kamu bisa menyenangkan hatinya dengan mengajak ia berbincang dan sejenak melupakan rasa sakitnya.
  2. Menasihati tentang derita yang ia alami, kamu sebaiknya memberikan nasihat dan motivasi agar ia tetap semangat dalam menghadapi penderitaannya.
  3. Menyuguhkan apa yang diperlukan, saat menjenguk kamu bisa membawakan makanan atau obat yang ia perlukan dan hal lain yang dia perlukan.
  4. Memanjatkan doa, nah hal yang penting adalah memanjatkan doa agar yang sakit dapat segera sembuh dan diberikan banyak kesabaran dalam menghadapi penyakitnya.
  5. Laki – laki boleh menjenguk wanita bukan mahramnya yang sedang sakit. Namun ada beberapa syarat seperti tidak bercampur baur antara laki – laki dan wanita, menutup aurat, dan aman dari fitnah (tidak berduaan).
  6. Menjenguk pada waktu yang tepat. Waktu menjenguk itu kapan saja, namun jangan sampai mengganggu waktu istirahatnya, karena tujuan menjenguk itu sendiri adalah meringankan bebannya bukan malah merepotkannya.
  7. Sebaiknya menjenguk tidak terlalu lama, akan tetapi jika yang sakit malah ingin ditemani, maka kamu sebaiknya tetap menemaninya dan memenuhi keperluannya.
  8. Duduk di dekat kepala orang sakit. Saat menjenguk sebaiknya kita duduk di dekat kepala orang sakit. Hal ini adalah sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dengan beberapa faedah atau manfaat: mengakrabkan dengan orang sakit, memudahkan kita untuk meletakkan tangan pada orang yang kita jenguk, mendoakannya dan meruqyahnya.
  9. Menanyakan kabar atau keadaannya. Hal ini merupakan adab yang baik karena kita menunjukan rasa peduli terhadapnya.

Doa Menjenguk Orang Sakit

Lafal doa menjenguk orang sakit tersebut seperti terdapat dalam HR. Al-Bukhari no. 5743 dan Muslim no. 2191 adalah:

”Allohumma robbannas, adzhibilbaasa wasyfiantasy-syaafii. Laa syifaa-a illa syafa-uka wyifaa-a. Laa yughodziru saqomaa”

Artinya : Ya Allah, Tuhan pemelihara manusia. Hilangkanlah penyakitnya dan sembuhkanlah dia, Engkau-lah Dzat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali hanya kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit kembali.

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

”Allahumma Robbannasi Adzhibilba’sa Isyfi Antasyafi la Syifa-an illa Syifauka Syifa’an La Yughodiru Saqoma”
Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia. (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kessembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi. (HR. Bukhori Muslim).

لا باس طهور ان شاءالله

“la ba`sa thohuuro insyaallah”

Artinya: “Tidak mengapa, semoga sakitmu menghapuskan dosa – dosamu Insya Allah”

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Menjenguk serta mendoakan orang sakit adalah sikap yang sangat mulia, dan terdapat keutamaan serta pahala yang sangat besar di dalamnya.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda:

إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ.

“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sakit), maka (seakan) dia sedang berjalan sambil memetik buah-buahan Surga hingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkanlah kepadanya rahmat dengan sangat deras. Apabila menjenguknya di waktu pagi maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya supaya mendapat rahmat sampai waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di waktu sore, maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya supaya diberikan rahmat sampai waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih). (elevenia)

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply