Elektronik

8 Perbedaan Oven dan Microwave

Jangan Lupa Share ya

Apabila dilihat dari samping, maka bentuk dari microwave tidak jauh berbeda dari bentuk oven konvensional. Selain itu fungsi dari microwave dan oven pun tidak jauh berbeda. Lalu, jika keduanya hampir sama, adakah perbedaan antara keduanya? Pertanyaan tersebut mungkin kerap mampir di kepala kamu karena memang kedua benda yang selalu membantu aktivitas dapur ini memiliki kemiripan.

Microwave merupakan benda sejenis oven yang sudah memanfaatkan teknologi gelombang mirko dalam proses memanaskan makanannya. Nah, gelombang mikro sendiri merupakan sejenis gelombang elektromagnetik yang terdapat di antara gelombang radio dan juga radiasi infra merah di spectrum elektromagnetik.

Sementara untuk oven konvensional sendiri atau yang lebih sering dikenal dengan oven, merupakan alat yang memanfaatkan gas, kayu atau pun listrik sebagai media sumber panasnya. Bisa dikatakan, alat yang satu ini telah dimanfaatkan sejak lama.

Meski sama-sama berfungsi sebagai sebuah oven dalam jajaran alat dapur, microwave dan oven konvensional ini tetap saja merupakan dua alat yang berbeda. Oven biasanya membutuhkan kayu, gas maupun listrik untuk memasak makanan, sementara microwave hanya memanfaatkan gelombang mikro.

Bisa dibilang, microwave merupakan peralatan masak portable yang efesien, mudah digunakan dan simple. Saking simpelnya microwave ini tak memerlukan penyetelan tambahan. Peralatan ini mampu menghemat banyak sekali energy sebab dapat memanaskan makanan lebih singkat dan juga lebih cepat dibanding dengan oven konvensional maupun kompor biasa.

Selain itu, dampak jangka panjang, microwave memiliki nilai ekonomis lebih tinggi dibanding dengan oven konvensional. Itulah alasannya mengapa microwave adalah salah satu dari peralatan dapur yang sangat bagus dan cukup banyak direkomendasikan sebagai salah satu dari alat rumah tangga.

Pada oven konvensional sebenarnya sulit untuk didefinisikan secara utuh, atau dengan kata lain tidak punya pengertian yang tepat untuk menggambarkan oven konvensional secara menyeluruh. Ukuran oven sendiri bermacam-macam, ada yang ukurannya besar dan ada pula yang kecil. Bentuknya sendiri ada yang merupakan unit terpisah, dan ada pula yang langsung diintegrasikan pada sebuah kompo atau standing stove. Penggunaan sumber panasnya menggunakan kayu, gas dan juga listrik, demikian pula tingkat kerumitan oven yang berbeda-beda.

Sebagai salah satu dari sebuah peralatan masak, baik itu microwave atau pun oven konvensional memiliki kelebihan dan juga kekurangannya masing-masing. Supaya lebih mudah saat membandingkan keduanya, ada bebarapa list di bawah ini yang menjabarkan perbedaan di antara keduanya:

Perbedaan Microwave dan Oven Konvensional

Sumber Tenaga

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, sumber tenaga keduanya berbeda. Microwave menggunakan listrik, sementara untuk oven konvensional memiliki beberapa jenis yaitu bisa menggunakan kayu, gas alam (LPG) dan juga listrik. Hal ini tergantung dari jenis oven konvensional yang kita gunakan.

Pemanasan

Bisa dibilang microwave memiliki sistem pemanasan tercepat dari semua oven. Sementara untuk oven konvensional sendiri, sistem pemanasannya tergantung dari jenis ovennya. Oven gas biasanya memiliki waktu pemanasan lebih cepat dibanding dengan oven listrik yang memerlukan sedikit waktu lebih lama untuk pemanasannya.

Waktu Memasak

Hanya perlu waktu singkat untuk kamu memanaskan makanan menggunakan microwave. Bahkan waktu pemanasan tersebut bisa kurang dari 5 menit. Sementara untuk oven konvensional membutuhkan waktu lebih lama untuk waktu memasaknya tergantung dari jenis oven dan juga masakan yang dibuat.

Nilai Ekonomi

Microwave memiliki nilai lebih karena hemat listrik dan tentunya membantu pengeluaran keluarga kamu. Hanya saja, saat memanaskan makanan microwave membutuhkan daya, namun tidak membutuhkan biaya tambahan lain. Sementara untuk nilai ekonomi oven, tergantung pada oven yang digunakan. Oven gas biasanya lebih hemat jika dilihat dalam waktu panjang. Sementara oven listrik biasanya lebih mahal untuk jangka panjang dibandingkan oven gas.

Distribusi Panas

Distribusi panas yang lebih merata akan kamu dapatkan saat menggunakan microwave. Hal ini karena makanan akan menyerap gelombang mikro dan mengubah gelombang tersebut menjadi panas. Sementara oven gas mendistribusi panasnya tidak merata, begitu pun dengan oven listrik. Hanya saja oven listrik lebih baik dalam pendistribusian panas dibanding dengan oven gas.

Media Pembakaran

Kamu tak perlu media pembakaran apabila menggunakan microwave, sementara untuk beberapa jenis oven konvensional, kamu membutuhkan media pembakaran seperti koil, batubara dan kayu.

Kelebihan

Harga microwave sendiri cenderung lebih murah dan mudah digunakan. Selain itu, microwave tidak memerlukan pengaturan yang khusus. Namun oven berbeda, tergantung dari jenis oven itu sendiri. Biasanya oven listrik akan lebih mudah dibersihkan, sementara oven gas lebih mudah panas dan lebih mudah panas, serta lebih murah untuk jangka panjang.

Kekurangan

Microwave hanya diperuntukkan untuk beberapa makanan saja. Microwave juga tidak bisa membuat makanan crispy, dan juga tidak disarankan untuk memanggang. Sementara oven tergantung dari jenisnya. Oven listrik biasanya lebih mahal dalam jangka panjang, ditambah lagi pemanasannya lambat. Beda lagi dengan oven gas yang sulit dibersihkan dan perbaikannya mahal. Tak hanya itu terdapat bahaya jika terjadi kebocoran gas.

Itulah sejumlah perbedaan microwave dan oven konvensional. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu. (elevenia)

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply