Babies /Kids

8 Cara Mengatasi Anak Yang Suka Marah Dan Memukul

Jangan Lupa Share ya

Mendidik sang buah hati tentu saja bukanlah hal yang mudah. Meskipun sebelumnya sudah berpengalaman dengan anak pertama, belum tentu mendidik anak selanjutnya Anda bisa sukses karena merasa berpengalaman mengingat sikap dan kelakuan anak un berbeda-beda. Dalam hal ini ada anak yang baik, menurut dan patuh. Namun, ada juga anak kecil yang bandel dan bertingkah aneh-aneh.

Kadangkala yang paling banyak di temui dan sangat susah untuk di atasi tidak lain adalah sikap anak yang suka marah dan suka memukul. Sebenarnya ada banyak faktor yang bisa melatarbelakangi nya. Namun yang perlu Anda ketahui lebih dalam di sini tidak lain adalah bagaimana cara untuk mengatasinya. Sedangkan untuk lebih jelasnya, langsung saja simak ulasannya berikut .

Tenangkan Anak

Jika Anda sedang menemui sang buah hati yang marah, maka segera tenangkan dia. Nah, jika sikap agresif ini di lakukan nya saat sedang bermain dengan teman-temannya, maka segera bawa dia pergi menjauh dengan cepat. Anda bisa mengajaknya ke tempat yang lebih tenang sehingga emosi sang anak pun lebih stabil dan mudah di kendalikan. Beri juga nasihat padanya bahwasanya marah bukanlah hal yang baik dan dia pun akan semakin mengerti.

Rajin Dengarkan Ceritanya

Kadangkala omongan seorang anak memang tidak logis, atau bahkan tidak penting. Karena alasan tersebut, tentu saja tidak heran jika banyak orang tua yang suka meremehkan apa yang mereka bicarakan. Padahal sebaliknya, sang anak harus sering-sering di dengarkan ceritanya. Hal ini akan membangun ikatan tersendiri untuk mereka. Sebenarnya, ketika Anda tidak menghiraukan apa yang sedang mereka ceritakan, bisa jadi mereka akan merasa tidak penting sehingga memicu emosi yang meningkat. Jika sudah begini, tidak heran pula dengan adanya dampak suka marah dan suka memukul.

Bangun Komunikasi Yang Baik Dengan Sang Buah Hati

Masih sangat berhubungan dengan poin sebelumnya, menjaga komunikasi yang baik termasuk salah satu hal penting yang harus Anda lakukan. Sesering mungkin Anda harus mengajaknya berkomunikasi sehingga dia merasa mendapatkan kasih sayang yang cukup. Hal ini akan sangat berdampak pada perkembangan psikologisnya. Jika dia merasa di sayang kedua orangtua nya, maka dia pun akan tumbuh menjadi pribadi yang penyayang sejak dia kecil.

Peluklah Sesering Mungkin

Bukan hanya terbatas pada komunikasi, perilaku yang baik juga tidak kalah penting untuk senantiasa di terapkan pada sang buah hati. Untuk menghindari sifat buruk yang berasal dari emosi tinggi, mulai sekarang cobalah untuk sering-sering memeluknya. Dengan begitu, sang buah hati akan merasa tetap nyaman dan tenang.

Berikan Sang Buah Hati Contoh Yang Baik

Tidak jarang di katakan bahwasanya kelakuan sang anak sangatlah bergantung dengan bagaimana orang tua mengajarinya. Hal ini ternyata bukan hanya sebatas teori. Anda pun harus mempercayainya dan senantiasa memberikan contoh yang baik. Usahakan untuk tidak marah-marah atau bertengkar dengan orang lain di depan anak. Selain itu, juga jangan terlalu sering memarahinya karena dampaknya pun tidak baik.

Jangan Sekali-Kali Memukul Anak

Sebagaimana teori di atas, anak akan belajar dari apa yang di perbuat oleh orang tuanya. Nah, hisa jadi anak Anda sering memukul karena mereka pun sering merasakan hal yang sama yakni di pukul. Oleh karena itu, untuk menghindarkan sang buah hati dari resiko ini, sebaiknya jangan sampai Anda sekali-kali memukul mereka.

Jangan Bandingkan Anak Dengan Anak Lain Maupun Saudaranya

Berbicara mengenai perbandingan tentu saja Anda sendiri tidak akan suka jika di banding-bandingkan. Nah, dalam hal ini anak pun juga demikian. Jika mereka sering di banding-bandingkan baik dengan anak lain atau bahkan dengan saudaranya, tentu tidak akan merasa nyaman. Hal ini juga akan berdampak pada emosi mereka yang suka meninggi. Jadi, sebaiknya sikap seperti ini Anda hindari.

Hindari Anak Menonton Adegan Kekerasan

Sikap sang anak yang suka memukul bisa jadi karena mereka menirukan tontonan mereka. Karena itulah tidak baik memberikan buah hati tontonan yang berhubungan dengan kekerasan. Sebaiknya tontonan seperti ini di hindarkan karena anak belajar dari apa yang mereka lihat dan apa yang mereka dengarkan.

Demikianlah ulasan mengenai jara mengatasi anak yang suka marah dan suka memukul. Nah, jika putra-putri Anda mengalami hal serupa, beberapa tips tersebut bisa Anda terapkan dengan segera. Pastikan dalam hal ini sikap buruk tersebut tidak berlarut-larut. Semakin cepat Anda mengatasinya maka akan semakin baik.

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply