Home & Garden

6 Jenis Lem Kayu Yang Wajib Anda Diketahui

Memperbaiki perabotan yang rusak, khususnya berbahan kayu memang bukan hal sulit. Akan tetapi harus menemukan formula atau lem yang tepat mengingat ada banyak sekali jenis lem yang tersedia di pasaran. Kesalahan menemukan jenis lem akan membuat perabotan Anda menjadi kurang sempurna.

Di antara perekat yang recommended untuk memperbaiki jenis perabotan kayu adalah lem kayu. Lem kayu umumnya dibuat dengan bahan sintesis dan alami. Maka dari itu, pastikan Anda mengetahui manfaat dan khasiatnya secara jelas supaya tidak menyulitkan Anda di belakang nantinya. Jenis lem kayu sintesis terbagi menjadi dua, pertama adalah jenis lem yang kecepatan keringnya cukup lambat.

Dan kedua adalah jenis lem kayu sintesis yang mampu mengering dengan cepat. Nah, perlu diketahui bahwa lem yang lambat keringnya ternyata lebih awet dibandingkan dengan yang cepat kering. Hal itu dikarenakan ia memiliki waktu untuk meresap ke pori-pori kayu tersebut. nah, di Indonesia sendiri, ada beberapa jenis lem kayu yang bisa dijadikan pilihan. Berikut ulasan selengkapnya.

Jenis Lem Kayu yang Wajib Anda Ketahui

Lem Putih PVAc

Jenis lem kayu pertama yang harus Anda ketahui adalah Lem Putih PVAc. Lem jenis ini dapat Anda gunakan untuk menempelkan jenis kayu, koraltex, kertas, bahkan ampuh juga digunakan sebagai plamir tembok. Biasanya, ketika mendengar istilah lem kayu, maka yang dimaksud adalah PVAc atau lem PVA. Lem jenis ini juga kerap disebut sebagai jenis lem putih atau lem kuning yang bisa dibersihkan dengan memakai air. Akan tetapi, tersedia juga beberapa merk perekat untuk jenis PVA yang tahan terhadap air. Dan penting untuk dicatat bahwa saat Anda merekatkan kayu dengan jenis lem ini, jangan lupa untuk membiarkan terlebih dahulu permukaannya mengering selama jangka waktu 10 menitan sebelum kemudian merekatkan sisi-sisi yang hendak dilem.

Lem Aica Aibon

Selanjutnya adalah jenis Lem Aica Aibon. Lem jenis ini bisa disebut sebagai lem yang serba guna. Anda bisa memakainya untuk merekatkan logam, melamin, papan fiber, beton, kayu, kulit, dan juga karpet. Lem ini juga mengandung sintesis serta pelarut organik. Sementara untuk pemakaiannya yang pertama dilakukan adalah dengan membersihkan kotoran, gemuk, atau minyak pada sisi yang hendak dilem. Kemudian ratakan lem para permukaannya. Jika sudah, biarkan lem tersebut mengering dalam jangka 10 sampai 20 menitan. Sesudah itu, baru rekatkan kedua sisinya.

Lem Dextone Epoxy Adhesives

Anda juga bisa memilih jenis lem kayu satu ini. Orang sering menyebutnya Dextone. Ia memiliki beberapa komponen di dalamnya, di antaranya adalah resin dan pengeras. Akan tetapi, sebelum diaplikasikan pada kayu, Anda perlu mencampurkan terlebih dahulu kedua lem ini. Nah, untuk lem jenis ini sebenarnya memiliki keunggulan, yakni mampu bertahan bahkan dalam temperatur yang tinggi. Di samping sangat cocok untuk mengeraskan besi, ia juga sangat cocok untuk jenis baja, plastik, kayu, tembaga, keramik, serta jenis bahan lainnya.

Lem Ethyl Cyanocrylate

Selain beberapa jenis lem yang sudah disebutkan di atas, Anda juga perlu mengenai jenis lem Lem Ethyl Cyanocrylate ini. Lem ini berasal dari bahan Ethyl Cyanocrylate yang cukup ampuh untuk merekatkan kayu sekalipun. Jenis lem satu ini kerap disebut pula dengan lem Korea. Anda bisa menggunakan jenis lem satu ini untuk merekatkan kayu, plastik, karet, logam, kulit, keramik, dan masih banyak lagi lainnya.

Lem Sealant Silicone Rubber

Selanjutnya adalah lem Sealant yang dikenal sebagai jenis lem dengan daya rekat sangat tinggi. Lem jenis ini sangat ampuh untuk merekatkan karet, kaca, kayu, kanvas, keramik, dan berbagai jenis plastik. Secara umum, lem silikon yang satu ini dipakai untuk pembangunan akuarium. Ia juga memiliki berbagai keunggulan di dalamnya sehingga tidak heran jika peminat lem ini cukup banyak.

Lem Polyurethane

Anda juga harus mengenal jenis lem satu ini. Lem jenis ini bisa Anda gunakan untuk beragam jenis proyek. Tidak kalah berkualitas dibandingkan dengan jenis lem kayu lainnya. Baik itu untuk proyek indoor ataupun proyek outdoor. Namun, sebelum menggunakan lem jenis ini. Anda perlu membasahi permukaan kayu terlebih dahulu dengan jenis lap basah. Sesudah Anda memasang lem tersebut, segera tempelkan kedua sisi yang hendak direkatkan. Jika sudah, biarkan diam selama kurang lebih 24 jam. Lakukan ini dengan sangat hati-hati supaya mendapatkan hasil yang paling maksimal.

Selain beberapa yang sudah disebut di atas, sebenarnya masih banyak jenis lem kayu yang bisa dijadikan pilihan untuk memperbaiki perabotan Anda.

Itu tadi beberapa jenis lem kayu yang harus Anda ketahui jika hendak memperbaiki perabotan. Memilih lem kayu yang tepat adalah keharusan karena hal itu mempengaruhi kualitas dari hasil lemnya. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Leave a Reply