Hobby

6 Film Korea Terbaik yang Diangkat Dari Kisah Nyata

Belakangan ini wabah Korean pop atau k-pop memang tengah melanda Tahan Air. Tak hanya musiknya, tapi juga drama dan filmnya juga menjadi hidangan yang sangat manis bagi para pecintanya. Tidak heran jika perkembangan industri hiburan di Korea terhitung pesat, dan terus berkembang hingga menghasilkan karya-karya yang patut diacungi jempol.

Di Indonesia sendiri, salah satu yang paling diminati dari industri hiburan Korea adalah filmnya. Meski kualitasnya masih tidak sebagus film Hollywood, namun Korea memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya menarik di mata para pecintanya.

Untuk kamu penggemar film Korea, ada beberapa film yang ternyata di angkat dari kisah nyata. Film-film ini tentu wajib kamu tontoh. Apa saja filmnya? Simak penjelasan di bawah ini:

Film Korea yang Diangkat Dari Kisah Nyata Terbaik

Memories of Murder (2003)

Memories of Murder merupakan film yang menceritakan tersangka pembunuhan berantai oleh detektif lokal Park Doo-man (Song Kang-ho). Park Doo-man tidak bekerja sendiri, dia dibantu oleh rekannya, Cho Yong-koo (Kim Roi-ha). Sebelumnya mereka berdua tidak pernah berhadapan dengan kasus serius, hal ini membuat mereka kewalahan. Kepolisian Hwasong akhirnya mendatangkan detektif Seo Tae-yoon (Kim Sang-kyung) dari Seol untuk membantu.

Kisah nyata yang menginspirasi pembuatan film ini adalah kasus pembunuhan berantai pertama di Korea Selatan. Kasus tersebut terjadi pada tahun 1986-1991 di Hwaseong, Provinsi Gyeonggi. Kasus tersebut selalu menargetkan wanita sebagai korbannya, dari usia 14 hingga 71 tahun. Jasad mereka ditemukan dalam keadaan dibungkam. Totalnya ada 10 wanita yang menjadi korban yang tidak terpecahkan tersebut.

Silenced (2011)

Film yang satu ini diangkat dari novel dengan judul Dokani (2009) karya Kong Ji-young. Novel tersebut bercerita tentang kisah nyata yang diangkat dari penyelidikan seorang guru yang berusaha menguak kasus penyiksaan serta pelecehan seksual yang terjadi pada muridnya. Kasus tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Ironisnya lagi hal itu dilakukan oleh salah satu guru di sekolah itu. Mirisnya lagi, murid-murid yang menjadi korban merupakan murid berkebutuhan khusus yang masih di bawah umur.

As One (2012)

Film dengan tema olahraga ini diangkat dari kisah nyata yang terjadi pada tahun 1991. Pada saat itu Korea Selatan dan Korea Utara mau tidak mau harus bersatu di World Table Tennis Championship yang dilakukan di Chiba, Jepang. Dalam kejuaraan tersebut, para atlet yang berasal dari dua negara itu harus berkolaborasi untuk mendapatkan medali emas.

As One berfokus pada peristiwa dramatis yang melibatkan dua petenis meja, Hyun Jung-wha (Ha Ji-won) yang berasal dari Korea Selatan dan Lee Boon-hee (Bae Doona) yang berasal dari Korea Utara. Sebelum kolaborasi tersebut, keduanya dikenal sebagai musuh bebuyutan. Namun sayangnya mau tidak mau mereka harus saling bekerjasama dalam pertandingan tersebut.

The Attorney (2013)

Film ini diangkat berdasarkan kisah nyata seorang pengacara yang gigih dalam memperjuangkan seorang anak yang tertindas. Di tahun 1981, terjadi Tragedi Burim ketika rezim otoriter berkuasa. Mendadak orang-orang dari perkumpulan sebuah klub buku ditangkap dengan tuduhan palsu. Tuduhan tersebut menyatakan bahwa mereka merupakan simpatisan Korea Utara.

Hingga akhirnya seorang pengacara pajak dari Busan, yaitu Roh Moo-hun membentuk tim kuasa hukum untuk membela orang-orang yang ditangkap tersebut. Aksi heroiknya itu membuatnya menjadi pengacara hak asasi manusia yang paling berpengaruh di era 1980-an. Berkat aksinya itu pula, Moo-hyun menjadi presiden ke sembilan Korea Selatan.

Way Back Home (2013)

Kisah film ini berawal dari Song Jeong-yeon (Joon Do-yeon) yang merupakan seorang ibu rumah tangga. Awalnya kehidupannya biasa saja, bahkan sangat tentram dan damai bersama suami beserta anaknya. Namun tiba-tiba, sang suami, Kim Jong-bae (Go Soo) terlilit utang yang dibebankan oleh sobatnya yang bunuh diri.

Jong-bae tidak memiliki banyak pilihan, hingga akhirnya menerima pekerjaan dari temannya, Seo Moon-do (Choi Min-chul). Tugasnya yaitu membawa perhiasan dari Guyana ke Perancing. Tapi sayangnya pekerjaan itu hanya terbuka untuk wanita, hingga akhirnya Jeong-yeon memutuskan untuk menerima pekerjaan itu.

Film yang satu ini diangkat dari kisah nyata seorang wanita berwarga negara Korea Selatan yang tertangkap basah kepolisian Perancis membawa narkoba pada tahun 2004 silam di Orly Airport, Perancis. Atas perbuatannya tersebut, dia ditahan di sebuah penjara di Perancis selama dua tahun. Film dari kisah ini menimbulkan kontroversi di Korea Selatan. Hal ini karena, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan yang dianggap tidak mampu melindungi warga negaranya di negara lain.

A Taxi Driver (2017)

A Taxi Driver merupakan kisah nyata yang diambil saat kediktatoran milier terjadi di Gwangju pada 1980. Ratusan penduduk dibantai dengan kejam pada 18 – 27 Mei, karena melakukan aksi protes pada pemerintah. Dari kejadian tersebut diperkirakan 600 orang tewas. Bisa dibilang, peristiwa itu merupakan salah satu kisah terkelam dan terpahit sepanjang sejarah di Korea Selatan.

Sesuai judulnya, kisah ini menggunakan kacamata seorang sopir taksi yang bernama Kim Man-seob (Song Kang-ho). Saat itu dirinya membawa penumpang seorang wartawan dari Jerman, Jürgen Hinzpeter (Thomas Kretschmann). Wartawan tersebut baru saja sampai ke Korea Selatan untuk meliput peristiwa pahit yang lebih dikenal dengan nama Pergerakan Demokratisasi Gwangju.

Itulah sejumlah film Korea yang diangkat dari kisah nyata. Banyak sekali pelajaran yang diambil dari kisah-kisah tersebut. Semoga bermanfaat. (elevenia)

Leave a Reply