Home /Food

5 Perbedaan Lemak Dan Minyak yang Wajib Anda Tahu

Manusia memang sangat membutuhkan banyak nutrisi untuk menjadi bahan bakar yang menjadi sebuah energy untuk bisa menjalani semua aktivitas setiap hari. Asupan nutrisi yang di peroleh dari sintesis yang berasal dari dalam tubuh dan makanan maupun minuman yang di konsumsi sehari- hari. Orang yang kekurangan nutrisi mengakibatkan metabolisme tidak seimbang yang menjadikan manusia tidak bisa mejalani harinya secara optimal. Salah satu jenis dari nutrisi yang di butuhkan oleh manusia ialah minyak dan lemak.

Sumber Energi dari Lemak dan Minyak

Lemak dan juga minyak merupakan sumber energy yang memang paling efektif jika di bandingkan dengan karbohidrat dan juga protein. Apabila satu gram lemak maupun minyak yang di konsumsi manusia bisa memperoleh energy sebanyak 9 kkal, sedangkan untuk karbohidrat dan juga protein hanya mendapatkan 4 kkal saja dalam per gramnya. Lemak dan minyak apalagi minyak nabati banyak sekali mengandung asam- asam lemak yang penting di untuk tubuh yang mana tubuh pun sangat membutuhkan karena bisa mencegah penyempitan pembuluh darah yang di sebabkan oleh penumpukan kolestrol yang tinggi. Asam-asam lemak yang ada di dalam lemak dan minyak adalah linolenat, oleat, linoleat dan juga arakidonat.

Manusia memakai minyak dan lemak sebagai media penghantar panas supaya dapat memasak bahan makanan. Bahan makanan yang sudah di panaskan memang sangat mudah di serap semua nutrisi nya. Pemakaian lemak dan minyak juga bisa memperbaiki tekstur dan juga rasa makanan. Namun, perlu Anda tahu jika tidak semua minyak dan lemak bisa di konsumsi. Selain itu, lemak dan minyak ternyata memiliki banyak perbedaan. Apa saja? simak ulasan perbedaan lemak dan minyak berikut ini:

Sumber Lemak dan Minyak Berbeda

Manusia dapat memperoleh asupan lemak dan minyak dari sumber yang pastinya berbeda. Minyak dan lemak ini merupakan golongan dari lipid. Lipid sendiri adalah jenis minyak yang biasanya berasal dari tumbuhan dan dalam bentuk cair. Sementara itu lemak biasanya berasal dari hewan dan terkandung dalam bentuk yang padat. Namun, untuk hewan laut tidak memiliki lemak karena tubuhnya mengandung minyak.

Perbedaan Kejenuhan

Perbedaan lemak dan minyak selanjutnya adalah dari kejenuhan nya. Keadaan jenuh dalam kimia merupakan suatu keadaan dimana banyak partikel yang tidak ada yang bebas dari reaksi tersebut. setiap satu partikelnya mempunyai pasangan dengan yang lainnya. cabang- cabang rangkaian juga harus terisi dengan penuh. Minyak itu memiliki sifat tak jenuh, hal ini di sebabkan minyak mempunyai ikatan rangkap. Sedangkan untuk lemak biasanya akan bersifat jenuh karena semua partikel saling terhubung.

Bentuk Olahan

Lemak dan minyak itu harus di oleh terlebih dahulu sebelum bisa di pakai untuk sehari- hari. Umumnya minyak yang di olah menjadi margarin namun minyaknya berasal dari tumbuhan. Sedangkan mentega adalah yang di olah lemak hewan yang kandungan kolesterol nya juga cukup tinggi. Lemak yang ada di dalam minyak olahan memiliki sifat tak jenuh sedangkan lemak mentega bersifat jenuh.

Perbedaan Ketahanan

Apabila makanan rusak maupun tengik pastinya akan mengalami perubahan rasa dan aroma. Tentu saja hal ini di karena kan adanya beberapa molekul yang ada dalam makanan terlepas ke udara karena adanya paparan udara. Minyak memang lebih cepat rusak karena jika kandungan asam butirat terlepas. Sedangkan lemak memang lebih sulit mengalami kerusakan karena adanya ikatan antara molekul yang kuat dari pada minyak.

Perbedaan Wujud

Perbedaan yang selanjutnya adalah dari wujudnya, umumnya untuk lemak pastinya mempunyai wujud padat. Namun, untuk minyak memiliki wujud cairan. Perbedaan ini di karena kan adanya perbedaan dari wujud asam lemak penyusunnya. Misalnya seperti yang sudah kita ketahui jika asam lemak memiliki sifat jenuk dengan ikatan penuh dan menjadikan lemak mejadi padat. Sedangkan minyak memang tak jenuh sehingga berbentuk cairan.

Perbedaan Titik Leleh

Lemak itu mempunyai titik leleh yang sangat tinggi jika di bandingkan dengan minyak. Titik leleh ini merupakan suhu pada saat lemak dan minyak berubah dari fase padat ke fase yang cair. Titik leleh pada asam lemak memang di pengaruhi dengan adanya pnjang rantai karbon yang ada dari lemak dan minyak. Karena lemak bersifat jenuh maka tingkat lelehnya tinggi, sedangkan minyal memang jauh lebih rendah karena memiliki ikatan rangkap yang jauh lebih banyak.

Itulah beberapa info mengenai perbedaan lemak dan minyak untuk Anda, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply