Culinary

10 Perbedaan Kopi Robusta Dan Arabika Yang Wajib Diketahui Pecinta Kopi

Jangan Lupa Share ya

Jika berbicara masalah kopi, arabika dan robusta tidak akan pernah terlewatkan. Arabika dan robusta merupakan dua jenis biji kopi yang menjadi cikal bakal dari beberapa jenis kopi, seperti cappucino, espresso, macchiato dan lain sebagainya. Perbedaan kopi robusta dan arabika terletak ketika sudah diolah.

Kopi sudah menjadi lifestyle

Dewasa ini, kopi sudah menjadi lifestyle bagi beberapa orang khususnya anak muda. Sebagian dari mereka mengunjungi coffee shop bukan benar-benar untuk menikmati kopi, tetapi sebagian juga mengunjungi coffe shop hanya untuk mengikuti tren yang ada. Bahkan, coffe shop hanya digunakan sebagai trend untuk pengambilan foto yang kemudian di posting di sosial media.

Perbedaan antara kopi robusta dan kopi arabian

Untuk membantu menemukan perbedaan kopi  robusta dan arabika, berikut ini terdapat beberapa hal yang bisa menjadi perbandingannya. Penasaran? Mari simak apa saja perbedaan kopi arabika dan robusta berikut ini:

  1. Rasa

Dari segi rasa, kopi arabika mempunyai karakter rasa yang cenderung lebih asam. Arabika lebih kaya akan rasa dan aroma. Sedangkan robusta mempunyai karakter rasa yang cenderung lebih pahit. Karakter rasa dari kopi robusta lebih seperti kacang-kacangan.

  1. Bentuk biji

arabika dan robusta mempunyai perbedaan yang  bisa dilihat dengan mudah. arabika mempunyai bentuk biji yang lonjong, gepeng dan sedikit memanjang, dan kopi robusta mempunyai biji yang berbentuk bulat penuh.

  1. Kandungan kafein

Yang membedakan antara kopi arabika dan robusta yang selanjutnya adalah kandungan kafeinnya. Arabika mempunyai kandungan kafein yang lebih kecil. Kandungan kafeinnya sekitar 0,8% – 1,4%. Hal ini sangat berbeda dengan robusta. robusta mempunyai kandungan kafein yang lebih tinggi dengan kandungan tersebut sekitar 1,7% – 4,0%.

  1. Daerah tempat tumbuh

Perbedaan antara kopi arabika dan kopi robusta yang selanjutnya yaitu daerah tempat tumbuhnya. Arabika tumbuh di daerah dengan dataran kurang lebih 700 meter diatas permukaan laut. Sedangkan kopi robusta tumbuh di dataran  kurang lebih 300-700 meter diatas permukaan laut.

  1. Tinggi pohon

Melihat dari pohonnya, perbedaan kopi arabika dan robusta sangat mudah dikenali. Pohon kopi arabika bisa tumbuh hingga mencapai 3 meter. Sedangkan pohon kopi robusta hanya bisa tumbuh sekitar 1 – 2 meter saja.

  1. Ketahanan terhadap hama dan penyakit

Sama seperti tanaman lainnya, pohon kopi arabika dan robusta juga tidak luput dari serangan penyakit dan hama. Hama dan penyakit ternyata bisa berpengaruh terhadap biji kopi yang akan dihasilkan. Pohon kopi arabika mempunyai ketahanan yang cukup lemah terhadap serangan hama dan penyakit. Tetapi, pohon kopi robusta mempunyai ketahanan yang lebih kuat dari serangan penyakit dan hama.

  1. Harga

Menyinggung masalah harga, kopi arabika lebih mahal jika dibandingkan dengan harga biji kopi robusta. Hal ini dikarenakan perawatan pohon kopi Arabia yang harus ektra karena rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Sebaliknya, robusta mempunyai ketahanan dari serangan hama dan penyakit, sehingga harganya  lebih murah.

  1. Penguasaan pasar

Kopi arabika menguasai 60% pasar kopi di dunia. Hal ini dikarenakan arabika mempunyai karakter rasa yang kaya akan aroma dan rasa yang kuat dan nikmat, sehingga membuat kopi Arabian bisa menguasai pasar dunia. Robusta hanya menguasai 40% pasar kopi di dunia. Hal ini dikarenakan oleh rasa biji kopi robusta yang lebih pahit, sehingga kopi ini lebih digunakan sebagai bahan dasar espresso atau blend.

  1. Jenis penyajian

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa Arabika mempunyai karakter rasa dan aroma yang sangat kuat. Sehingga penikmat kopi bisa merasakan rasa asli dari kopi arabika. Robusta terkenal dengan rasanya yang pahit. Sehingga, robusta lebih cocok disajikan sebagai bahan dasar espresso atau blend.

  1. Peminat

Kopi arabika lebih banyak dipilih oleh orang-orang pecinta kopi. Rasa yang ditimbulkan dari kopi arabika membuat para pencinta kopi ketagihan akan rasanya yang sangat nikmat dan aroma yang khas. Sangat berbeda dengan para pembeli arabika, para pembeli kopi robusta biasanya lebih membeli kopi dalam bentuk cappucino atau blend. Mereka yang memesan kopi jenis ini biasanya kurang mencintai kopi, sehingga mereka lebih memilih kopi yang sudah diolah dengan campuran creamer atau campuran lainnya.

Demikian ulasan mengenai 10 perbedaan kopi robusta dan kopi Arabkia. Nah, setelah mengetahui perbedaan kopi arabika dan robusta, maka sekarang Anda bisa memilih kopi mana yang akan Anda pesan ketika mengunjungi coffee shop. Semua kembali kepada selera masing-masing. Semoga artikel ini bermanfaat.

Jangan Lupa Share ya

Leave a Reply